Mudik Makin Nyaman, Pemerintah dan Polri Bersinergi Sediakan Rest Area Tambahan

Minggu, 07 April 2024 - 15:56 WIB
loading...
Mudik Makin Nyaman,...
Kondisi Rest Area. (Foto: dok Tangkapan Layar YouTube iNews TV)
A A A
JAKARTA - Salah satu tradisi jelang Hari Raya Idulfitri di Indonesia adalah pulang kampung atau mudik untuk berkumpul dengan sanak saudara. Tradisi yang dilakukan setiap tahun ini tentu menjadi perhatian pemerintah pusat maupun pemerintah daerah untuk terus melakukan perbaikan demi kenyamanan para pemudik.

Pada 2024, diketahui jumlah pemudik naik menjadi 193,6 juta atau meningkat 56 persen. Dengan jumlah yang meningkat cukup tajam ini, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan kenyaman dan keamanan para pemudik yang harus menempuh perjalanan panjang. Salah satu langkah yang dilakukan adalah dengan menyediakan rest area tambahan yang tersebar di beberapa titik jalur pemudik, penambahan fasilitas, dan skema-skema untuk mengurai penumpukan kendaraan di rest area.

Dikatakan Staf Khusus Menteri Perhubungan Bidang SDM dan Kehumasan Adita Irawati, pada mudik 2024 kali ini tersedia 59 rest area tambahan untuk mengurai kepadatan di satu tempat juga meminimalisir pengendara beristirahat di bahu jalan.

“Jadi, khususnya untuk operator-operator jasa marga ini, kami mendapat informasi sudah mempersiapkan 59 rest area, ini adalah tambahan yang memang diutamakan untuk kendaraan beristirahat dan penumpangnya buang air kecil,” kata Adita dalam acara iNews Room yang disiarkan langsung pada Kamis (4/4/2024).

Selain itu, Kemenhub bersama Polri dan stakeholder terkait juga akan membuat rekayasa-rekayasa lalu lintas rest area dan buka tutup untuk menghindari penumpukan kendaraan. Buka tutup rest area ini akan dilakukan melalui pengawasan oleh operator jalan tol menggunakan aplikasi atau tools yang telah tersedia. Dengan begitu, nantinya ‘pagar bagus’ yang menjaga pintu masuk dan keluar rest area dapat memberikan informasi kepada pemudik untuk masuk ke dalam rest area berikutnya.

Adita juga mengatakan, bahwa operator jalan tol ini akan memberikan informasi mengenai situasi dan kondisi rest area yang berada di titik selanjutnya, sehingga para pemudik bisa bersiap dari kilometer sebelumnya. Pemerintah bersama Polri dan stakeholder terkait telah menyediakan berbagai opsi untuk memberikan kenyamanan pemudik selama di perjalanan.

“Disarankan, jika memang penuh tidak memaksakan diri untuk masuk ke rest area yang biasanya ada favoritnya. Nah, diupayakan untuk menuju rest area selanjutnya atau salah satu opsi juga rest area di arteri, jadi keluar dulu dari jalan tol untuk masuk ke arteri yang juga sebenarnya sudah banyak sekali disiapkan oleh pemerintah daerah dan juga oleh pihak pemerintah pusat,” tutur Adita.

Pada periode Mudik Ceria Penuh Makna 2024, rest area memiliki tambahan fasilitas berupa posko kesehatan yang dapat membantu pemudik yang mengalami kelelahan agar bisa kembali prima. Tidak hanya itu, operator dari pihak rest area juga akan menambah toilet portable yang mudah dijangkau sebagai solusi penguraian antrean panjang di toilet yang merupakan permasalahan dari tahun ke tahun.

Kenyamanan para peserta mudik ini turut dirasakan oleh para pengguna kendaraan listrik. Pasalnya, tersedia charging station atau SPKLU yang telah diumumkan titik-titik lokasinya oleh Kemenko Marves bersama stakeholders.

Urai Kepadatan Rest Area dan Lalu Lintas
Pemerintah bersama Polri dan stakeholder telah membuat berbagai skema lalu lintas di dalam rest area yang juga bersifat dinamis, di antaranya buka tutup rest area dan pembatasan waktu beristirahat di rest area. Pihak Kepolisian pun terus mengimbau peraturan-peraturan ini kepada masyarakat luas.
Mudik Makin Nyaman, Pemerintah dan Polri Bersinergi Sediakan Rest Area Tambahan

Live iNews Room bersama Staf Khusus Menteri Perhubungan Bidang SDM dan Kehumasan Adita Irawati dan Dirregident Korlantas Polri Brigjen Pol Yusri Yunus. (Foto: dok Tangkapan Layar YouTube iNews TV)

Untuk menertibkan aturan ini, dikatakan Dirregident Korlantas Polri Brigjen Pol Yusri Yunus, pihaknya telah berkoordinasi dengan asosiasi rest area untuk mengatur waktu istirahat para pemudik.

“Nah, kami sudah berkoordinasi dengan asosiasi rest area untuk kita mengatur kita kasih waktu 30 menit istirahat, kita sampaikan kepada masyarakat bahwa gantian masih ada lagi pemudik-pemudik lain yang akan beristirahat atau buang air kecil lah dan mengisi bahan bakar. Kita sampaikan kepada masyarakat bahwa gantian masih ada lagi pemudik-pemudik lain yang akan beristirahat atau buang air kecil lah dan mengisi bahan bakar,” ujar Yusri.

Dia juga menyarankan kepada para pemudik untuk membawa makanan buka puasa agar tidak harus mencari rest area dengan berbuka puasa di dalam kendaraan.

Selain fokus memberikan kenyamanan pada pengendara melalui adanya rest area tambahan dengan berbagai fasilitasnya, Kemenhub juga menyediakan 30.000 unit bus umum dan bus pariwisata dan 113 terminal di seluruh Indonesia, 214 kapal untuk pelayaran ataupun penyeberangan, 107 kapal perintis, 1.200 kapal swasta, 615 kereta api, dan 420 unit pesawat.

Ada juga penerbitan SKB terkait pembatasan angkutan khususnya sumbu 3 pengecualian untuk sembako, kemudian juga bahan bakar dan sebagainya. Kemudian beberapa rekayasa juga dilakukan contohnya contraflow, one way, dan pembatasan kendaraan ganjil genap, termasuk juga sistem ini rekayasa lalu lintas yang akan menuju ke pelabuhan dan penyiapan buffer zone.

Sebelum melakukan perjalanan mudik, pastikan saldo kartu elektronik telah terisi sesuai dengan kebutuhan, kendaraan dalam kondisi layak jalan, dan tubuh yang prima agar Mudik Ceria Penuh Makna dapat terwujud.
(ars)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Operasi Patuh Bakal...
Operasi Patuh Bakal Digelar Menjelang Nataru
Korlantas Polri Tunda...
Korlantas Polri Tunda Pelaksanaan Operasi Patuh Jaya 2026
Kasus DJKA, KPK Telusuri...
Kasus DJKA, KPK Telusuri Dugaan Penerimaan Gratifikasi di Kemenhub
Korlantas Gelar Operasi...
Korlantas Gelar Operasi Patuh mulai 8 Juni, Pelanggaran Pelat Nomor Bakal Jadi Target
Kasus Korupsi Pengadaan...
Kasus Korupsi Pengadaan Jalur Kereta Api, KPK Panggil 3 ASN Kemenhub
3 Kombes Digeser ke...
3 Kombes Digeser ke Korlantas Polri pada Mutasi Mei 2026, Ada Ka SPN Polda Metro Jaya
Menhub Minta Tambahan...
Menhub Minta Tambahan Anggaran Rp20 Triliun, Buat Apa?
Rupiah Ambles ke Rp17.900,...
Rupiah Ambles ke Rp17.900, Siap-siap! Harga Tiket Pesawat Bakal Naik
Jasa Raharja Sosialisasikan...
Jasa Raharja Sosialisasikan JRKu, Dorong Pelaporan Kecelakaan Lebih Cepat dan Mudah
Rekomendasi
Uruguay Tersingkir,...
Uruguay Tersingkir, Spanyol Juara Grup C dan Tembus Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Babak Pertama: Arab...
Babak Pertama: Arab Saudi vs Cape Verde Imbang Tanpa Gol, Blue Sharks Sementara di Jalur Lolos
Bukan Messi atau Ronaldo,...
Bukan Messi atau Ronaldo, Hanya Kylian Mbappe yang Kenakan Lencana Istimewa di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Hari Bhayangkara ke-80,...
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolri Berangkatkan Umrah Gratis untuk Guru PAUD
Kembali Bertambah, 5...
Kembali Bertambah, 5 Orang Meninggal Dunia saat Latsarmil Calon Manajer KDKMP/KNMP
Kapolri Mutasi Kapolda...
Kapolri Mutasi Kapolda dan Wakapolda pada Akhir Juni 2026, Ini Daftarnya
PP 20 Tahun 2026: Langkah...
PP 20 Tahun 2026: Langkah Besar Menuju Keadilan Pajak bagi UMKM Orang Pribadi
Evita: Kebijakan Bebas...
Evita: Kebijakan Bebas Visa Kunjungan Buka Lapangan Kerja dan Gerakkan UMKM
Mutasi Polri Juni 2026:...
Mutasi Polri Juni 2026: Kombes Aris Supriyono Jabat Kabid Propam Polda Metro Jaya
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved