Obat Corona Unair, Fraksi PAN Sebut Semoga Segera Akhiri Pandemi
Senin, 17 Agustus 2020 - 07:03 WIB
loading...
A
A
A
"Jangan ada kendala birokrasi yang menghambat. Sudah sepatutnya semua pihak ambil bagian dalam keberhasilan ini," tegasnya.
Saleh juga mendengar kabar bahwa obat ini diklaim sebagai obat Covid-19 pertama di dunia. Tentu ini sangat membanggakan. Karena itu, selain diproduksi untuk kebutuhan dalam negeri, Indonesia juga boleh berbagi dengan negara-negara lain jika memang di dalam negeri sudah tercukupi.
"Sebelum vaksin ditemukan, obat ini adalah solusi yang bisa ditawarkan. Setidaknya, ini diharapkan dapat menurunkan angka kematian akibat virus Corona," harap mantan Ketua Umum PP Pemuda Muhamamdiyah ini.
Saleh menambahkan, jika izin produksi dan izin edar sudah dikeluarkan, Satgas Penanganan Covid-19 diminta untuk segera mendistribusikan obat tersebut ke seluruh rumah sakit yang merawat pasien Covid-19.
"Per hari ini, ada 40.296 pasien Covid yang sedang dirawat di berbagai rumah sakit di seluruh Indonesia. Obat ini harus diberikan kepada seluruh pasien tersebut," pungkas legislator Dapil Sumatera Utara (Sumut) II ini.
Saleh juga mendengar kabar bahwa obat ini diklaim sebagai obat Covid-19 pertama di dunia. Tentu ini sangat membanggakan. Karena itu, selain diproduksi untuk kebutuhan dalam negeri, Indonesia juga boleh berbagi dengan negara-negara lain jika memang di dalam negeri sudah tercukupi.
"Sebelum vaksin ditemukan, obat ini adalah solusi yang bisa ditawarkan. Setidaknya, ini diharapkan dapat menurunkan angka kematian akibat virus Corona," harap mantan Ketua Umum PP Pemuda Muhamamdiyah ini.
Saleh menambahkan, jika izin produksi dan izin edar sudah dikeluarkan, Satgas Penanganan Covid-19 diminta untuk segera mendistribusikan obat tersebut ke seluruh rumah sakit yang merawat pasien Covid-19.
"Per hari ini, ada 40.296 pasien Covid yang sedang dirawat di berbagai rumah sakit di seluruh Indonesia. Obat ini harus diberikan kepada seluruh pasien tersebut," pungkas legislator Dapil Sumatera Utara (Sumut) II ini.
(maf)
Lihat Juga :