Kepala BKKBN Dorong Percepatan Penurunan Stunting di Nabire Papua
Jum'at, 05 April 2024 - 11:31 WIB
loading...
A
A
A
"Ini merupakan isu strategis yang perlu diperhatikan. Kondisi ini berkorelasi dengan tingginya angka kelahiran rata-rata oleh ibu-ibu di beberapa wilayah seperti Kabupaten Deiyai 3,34% dan Dogiyai 3,28%," ujar Samuel Rihi.
Samuel mengatakan berbagai upaya akan terus dilakukan merespon kondisi tersebut. Salah satunya dengan meningkatkan akses layanan KB, sehingga masyarakat dapat dengan mudah mengakses layanan tersebut. ”Upaya lain yang dilakukan adalah peningkatan kualitas SDM tenaga kesehatan yang berada di Papua Tengah, serta terus menggalakkan promosi kesehatan,” katanya.
Sementara Wakil Bupati Nabire, Ismail Djamaluddin, mengungkapkan apresiasinya atas kunjungan dokter Hasto dan rombongan di Kabupaten Nabire. “Kehadiran bapak/ibu dan rombongan merupakan wujud nyata dan perhatian dari pemerintah pusat terhadap upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat kami. Terutama dalam menghadapi tantangan stunting yang masih menjadi pekerjaan rumah bagi kita semua,” ujar Ismail Djamaluddin.
Selain menghadiri kegiatan sosialisasi, dokter Hasto juga menghadiri kegiatan pemberian bantuan bagi 50 keluarga risiko stunting, dan pelayanan KB bagi 83 akseptor implan dan satu akseptor IUD.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan deklarasi Kampung KB Wiraska, peresmian Satyagatra (Pusat Pelayanan Keluarga Sejahtera) Wiraska, dan kunjungan ke pameran hasil usaha kelompok UPPKA. Kegiatan ini dihadiri Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah dan jajaran, Kepala OPD KB Kabupaten Nabire beserta jajaran, Kepala Kampung Wiraska beserta jajaran, dan aparat keamanan kampung.
Samuel mengatakan berbagai upaya akan terus dilakukan merespon kondisi tersebut. Salah satunya dengan meningkatkan akses layanan KB, sehingga masyarakat dapat dengan mudah mengakses layanan tersebut. ”Upaya lain yang dilakukan adalah peningkatan kualitas SDM tenaga kesehatan yang berada di Papua Tengah, serta terus menggalakkan promosi kesehatan,” katanya.
Sementara Wakil Bupati Nabire, Ismail Djamaluddin, mengungkapkan apresiasinya atas kunjungan dokter Hasto dan rombongan di Kabupaten Nabire. “Kehadiran bapak/ibu dan rombongan merupakan wujud nyata dan perhatian dari pemerintah pusat terhadap upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat kami. Terutama dalam menghadapi tantangan stunting yang masih menjadi pekerjaan rumah bagi kita semua,” ujar Ismail Djamaluddin.
Selain menghadiri kegiatan sosialisasi, dokter Hasto juga menghadiri kegiatan pemberian bantuan bagi 50 keluarga risiko stunting, dan pelayanan KB bagi 83 akseptor implan dan satu akseptor IUD.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan deklarasi Kampung KB Wiraska, peresmian Satyagatra (Pusat Pelayanan Keluarga Sejahtera) Wiraska, dan kunjungan ke pameran hasil usaha kelompok UPPKA. Kegiatan ini dihadiri Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah dan jajaran, Kepala OPD KB Kabupaten Nabire beserta jajaran, Kepala Kampung Wiraska beserta jajaran, dan aparat keamanan kampung.
(cip)
Lihat Juga :