8 Jenderal dan Komjen Polisi di Lingkungan Polri, Nomor 3 dan 5 Peraih Adhi Makayasa
Senin, 01 April 2024 - 05:16 WIB
loading...
Sebanyak delapan Perwira Tinggi (Pati) di lingkungan Polri berpangkat Jenderal Polisi dan Komjen Polisi. FOTO/DOK.HUMAS POLRI
A
A
A
JAKARTA - Sebanyak delapan Perwira Tinggi (Pati) di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) berpangkat Jenderal Polisi dan Komjen Polisi . Dua di antaranya merupakan peraih Adhi Makayasa sebagai lulusan terbaik Akademi Kepolisian (Akpol).
Jenderal Polisi merupakan golongan pangkat tertinggi bagi Pati Polri yang disimbolkan dengan tanda bintang empat di pundak seragamnya. Penyandang pangkat ini adalah Pati Polri yang menjabat sebagai Kapolri.
Sementara Komjen Polisi merupakan pangkat setingkat di bawah Jenderal Polisi yang disimbolkan dengan tanda bintang 3. Saat ini ada 15 Pati Polri yang berpangkat Komjen Pol. Tujuh komjen bertugas di lingkungan Polri, dan sisanya bertugas di luar organisasi Polri.
![8 Jenderal dan Komjen Polisi di Lingkungan Polri, Nomor 3 dan 5 Peraih Adhi Makayasa]()
FOTO/IST
Jenderal Listyo Sigit Prabowo merupakan Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) yang sedang menjabat saat ini. Sebelum menjadi seorang Kapolri, Listyo Sigit sempat menduduki beberapa posisi penting dalam kepolisian. Kariernya beranjak ketika diangkat menjadi Kapolres Pati pada tahun 2009 silam.
Sempat dimutasi untuk bertugas di Sukoharjo sebagai Kapolres pada 2010, Listyo Sigit kemudian dipindahtugaskan untuk menjadi Wakapolrestabes Semarang di tahun yang sama. Setahun berselang, dia kembali ditunjuk sebagai Kapolres, kini untuk wilayah Surakarta.
Tak lama setelah itu, dia kembali mendapat surat pemindahan tugas untuk menjadi Kasubdit II Dittipidum Bareskrim Polri di tahun 2012, lalu Dirreskrimum Polda Sulawesi Tenggara pada 2013. Pada tahun 2014, Listyo Sigit mendapat kepercayaan untuk menjadi Ajudan Presiden Joko Widodo sebelum akhirnya menjabat sebagai Kapolda Banten di tahun 2016.
Kariernya melejit ketika telah berpangkat Irjen di tahun 2018, kala itu dirinya tengah menjabat sebagai Kadiv Propam Polri. Hanya butuh waktu setahun bagi Listyo Sigit untuk naik pangkat menjadi Komjen, setelah ditunjuk sebagai Kabareskrim Polri di tahun 2019. Ketika menjadi Kabareskrim, dia sempat memecahkan beberapa kasus besar, salah satunya adalah penangkapan buron penyiram air keras pada Novel Baswedan.
Sampai pada puncaknya terjadi di tahun 2021, ketika Listyo Sigit Prabowo dilantik menjadi Kapolri oleh Presiden Joko Widodo untuk menggantikan Jenderal Polisi Idham Azis.
![8 Jenderal dan Komjen Polisi di Lingkungan Polri, Nomor 3 dan 5 Peraih Adhi Makayasa]()
FOTO/IST
Komjen Pol Agus Andrianto diangkat menjadi Wakil Kapolri (Wakapolri) menggantikan Komjen Pol Gatot Eddy Pramono. Kenaikan jabatan Agus itu tertuang dalam surat telegram Nomor:ST/1393/VI/KEP./2023 tertanggal 24 Juni 2023 yang ditandatangani oleh Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo.
Jenderal polisi bintang tiga itu sebelumnya menjabat Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri. Komjen Agus Andrianto bertugas sebagai Kabareskrim Polri sejak 24 Fabuari 2021 menggantikan posisi Komjen Listyo Sigit Prabowo yang ditunjuk Presiden menjadi Kapolri.
Komjen Agus Andrianto merupakan pria kelahiran Blora, Jawa Tengah, 16 Februari 1967. Sebelumnya ia pernah menduduk jabatan Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri sejak 6 Desember 2019 hingga 2021. Ia juga pernah menjabat sebagai Kapolda Sumatera Utara. Agus merupakan lulusan Akpol 1989 yang memiliki segudang pengalaman di bidang reserse. Kariernya dimulai ketika dia menerima tugas di wilayah hukum Polda Sumut.
Pada tahun 1992 Agus ditunjuk sebagai Kapolsek Sumbul. Setahun kemudian menjadi Kapolsek Parapat pada 1993 serta Kapolsek Percut Seituan pada tahun 1995. Agus kemudian melanjutkan pendidikan di Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian. Dari situ kariernya mulai melejit. Dimulai pada tahun 1997, Agus dipercaya menjabat Kapuskodalops Polres Lampung Selatan, Kasat Serse Poltabes Medan 1999, Kasubag Binops Bag Serse Ek Polda Jatim 2001, Kasubag Binops Bag Serse Um Polda Jatim 2001, Wakapolres KP3 Tanjungperak 2003, Pamen Polda Jatim 2005, serta Kasat I/Dit Reskrimsus Polda Metro Jaya 2006.
Agus juga merasakan kursi Dir Psikotropika dan Prekursor Deputi Bid Pemberantasan BNN pada 2015, Dirtipidum Bareskrim Polri 2016, Wakapolda Sumatera Utara 2017, dan Kapolda Sumatera Utara 2018-2019. Selanjutnya, Agus menjabat sebagai Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri pada 2016, yang juga menangani kasus penistaan agama yang melibatkan Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok. Saat menjabat Kabaharkam Polri, Agus juga dipercaya menjadi Kepala Operasi Terpusat (Kaopspus) Kontinjensi Aman Nusa II-Penanganan Covid-19.
Jenderal Polisi merupakan golongan pangkat tertinggi bagi Pati Polri yang disimbolkan dengan tanda bintang empat di pundak seragamnya. Penyandang pangkat ini adalah Pati Polri yang menjabat sebagai Kapolri.
Sementara Komjen Polisi merupakan pangkat setingkat di bawah Jenderal Polisi yang disimbolkan dengan tanda bintang 3. Saat ini ada 15 Pati Polri yang berpangkat Komjen Pol. Tujuh komjen bertugas di lingkungan Polri, dan sisanya bertugas di luar organisasi Polri.
8 Jenderal bintang 4 dan bintang 3 yang bertugas di Polri:
1. Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo

FOTO/IST
Jenderal Listyo Sigit Prabowo merupakan Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) yang sedang menjabat saat ini. Sebelum menjadi seorang Kapolri, Listyo Sigit sempat menduduki beberapa posisi penting dalam kepolisian. Kariernya beranjak ketika diangkat menjadi Kapolres Pati pada tahun 2009 silam.
Sempat dimutasi untuk bertugas di Sukoharjo sebagai Kapolres pada 2010, Listyo Sigit kemudian dipindahtugaskan untuk menjadi Wakapolrestabes Semarang di tahun yang sama. Setahun berselang, dia kembali ditunjuk sebagai Kapolres, kini untuk wilayah Surakarta.
Tak lama setelah itu, dia kembali mendapat surat pemindahan tugas untuk menjadi Kasubdit II Dittipidum Bareskrim Polri di tahun 2012, lalu Dirreskrimum Polda Sulawesi Tenggara pada 2013. Pada tahun 2014, Listyo Sigit mendapat kepercayaan untuk menjadi Ajudan Presiden Joko Widodo sebelum akhirnya menjabat sebagai Kapolda Banten di tahun 2016.
Kariernya melejit ketika telah berpangkat Irjen di tahun 2018, kala itu dirinya tengah menjabat sebagai Kadiv Propam Polri. Hanya butuh waktu setahun bagi Listyo Sigit untuk naik pangkat menjadi Komjen, setelah ditunjuk sebagai Kabareskrim Polri di tahun 2019. Ketika menjadi Kabareskrim, dia sempat memecahkan beberapa kasus besar, salah satunya adalah penangkapan buron penyiram air keras pada Novel Baswedan.
Sampai pada puncaknya terjadi di tahun 2021, ketika Listyo Sigit Prabowo dilantik menjadi Kapolri oleh Presiden Joko Widodo untuk menggantikan Jenderal Polisi Idham Azis.
2. Komjen Pol Agus Andrianto

FOTO/IST
Komjen Pol Agus Andrianto diangkat menjadi Wakil Kapolri (Wakapolri) menggantikan Komjen Pol Gatot Eddy Pramono. Kenaikan jabatan Agus itu tertuang dalam surat telegram Nomor:ST/1393/VI/KEP./2023 tertanggal 24 Juni 2023 yang ditandatangani oleh Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo.
Jenderal polisi bintang tiga itu sebelumnya menjabat Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri. Komjen Agus Andrianto bertugas sebagai Kabareskrim Polri sejak 24 Fabuari 2021 menggantikan posisi Komjen Listyo Sigit Prabowo yang ditunjuk Presiden menjadi Kapolri.
Komjen Agus Andrianto merupakan pria kelahiran Blora, Jawa Tengah, 16 Februari 1967. Sebelumnya ia pernah menduduk jabatan Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri sejak 6 Desember 2019 hingga 2021. Ia juga pernah menjabat sebagai Kapolda Sumatera Utara. Agus merupakan lulusan Akpol 1989 yang memiliki segudang pengalaman di bidang reserse. Kariernya dimulai ketika dia menerima tugas di wilayah hukum Polda Sumut.
Pada tahun 1992 Agus ditunjuk sebagai Kapolsek Sumbul. Setahun kemudian menjadi Kapolsek Parapat pada 1993 serta Kapolsek Percut Seituan pada tahun 1995. Agus kemudian melanjutkan pendidikan di Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian. Dari situ kariernya mulai melejit. Dimulai pada tahun 1997, Agus dipercaya menjabat Kapuskodalops Polres Lampung Selatan, Kasat Serse Poltabes Medan 1999, Kasubag Binops Bag Serse Ek Polda Jatim 2001, Kasubag Binops Bag Serse Um Polda Jatim 2001, Wakapolres KP3 Tanjungperak 2003, Pamen Polda Jatim 2005, serta Kasat I/Dit Reskrimsus Polda Metro Jaya 2006.
Agus juga merasakan kursi Dir Psikotropika dan Prekursor Deputi Bid Pemberantasan BNN pada 2015, Dirtipidum Bareskrim Polri 2016, Wakapolda Sumatera Utara 2017, dan Kapolda Sumatera Utara 2018-2019. Selanjutnya, Agus menjabat sebagai Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri pada 2016, yang juga menangani kasus penistaan agama yang melibatkan Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok. Saat menjabat Kabaharkam Polri, Agus juga dipercaya menjadi Kepala Operasi Terpusat (Kaopspus) Kontinjensi Aman Nusa II-Penanganan Covid-19.
Lihat Juga :