Rawat Persatuan Pasca Pemilu, BEM Nusantara Jatim Dorong Rekonsiliasi Nasional
Kamis, 28 Maret 2024 - 17:40 WIB
loading...
A
A
A
“Persis pada titik itu, pemuda, milenial, dan mahasiswa memiliki peran urgent untuk menjadi perekat keakraban berwarganegara, utamanya sesudah Pemilu 2024. Ruang publik dan ruang digital tak sedikit yang mewartakan narasi perpecahan akibat dukungan politik, pemuda harus tampil untuk meng-counter itu,” sambung Daming.
Menurut Daming, polarisasi di masyarakat bawah akibat imbas dari konflik politik kalangan elite atas. Setelah KPU secara resmi mengumumkan hasil rekapitulasi manual, narasi-narasi propaganda terus muncul di ruang-ruang publik hingga maya.
“Meski KPU sebagai lembaga paling legitimate telah resmi mengumumkan hasil rekapitulasi manual, tetapi ketegangan politik justru makin menjadi. Hingga kini sengketa Pemilu 2024 dalam proses sidang di MK. Masyarakat dan elite mestinya berusaha mendinginkan suasana politik dengan cara menyampaikan narasi menyejukkan,” tutur dia.
“Gugatan sengketa pemilu di MK tentu sesuai dengan prosedur konstitusi. Problemnya, perdebatan tidak produktif dan cenderung agitatif tak perlu terus diproduksi. Proses Pemilu 2024 yang cukup melelahkan selama dua tahun terakhir mestinya didinginkan dengan narasi keceriaan, penerimaan, dan keharmonisan dari para elite,” imbuhnya.
Sebab itu, Daming menilai rekonsiliasi kebangsaan harus menjadi isu utama yang harus terus disampaikan hari ini. Rekonsiliasi, kata dia, berusaha menempatkan persatuan dan integritas bangsa di atas kepentingan politik lima tahunan.
Menurut Daming, polarisasi di masyarakat bawah akibat imbas dari konflik politik kalangan elite atas. Setelah KPU secara resmi mengumumkan hasil rekapitulasi manual, narasi-narasi propaganda terus muncul di ruang-ruang publik hingga maya.
“Meski KPU sebagai lembaga paling legitimate telah resmi mengumumkan hasil rekapitulasi manual, tetapi ketegangan politik justru makin menjadi. Hingga kini sengketa Pemilu 2024 dalam proses sidang di MK. Masyarakat dan elite mestinya berusaha mendinginkan suasana politik dengan cara menyampaikan narasi menyejukkan,” tutur dia.
“Gugatan sengketa pemilu di MK tentu sesuai dengan prosedur konstitusi. Problemnya, perdebatan tidak produktif dan cenderung agitatif tak perlu terus diproduksi. Proses Pemilu 2024 yang cukup melelahkan selama dua tahun terakhir mestinya didinginkan dengan narasi keceriaan, penerimaan, dan keharmonisan dari para elite,” imbuhnya.
Sebab itu, Daming menilai rekonsiliasi kebangsaan harus menjadi isu utama yang harus terus disampaikan hari ini. Rekonsiliasi, kata dia, berusaha menempatkan persatuan dan integritas bangsa di atas kepentingan politik lima tahunan.
Lihat Juga :