PT KAI Siagakan Petugas di Daerah Rawan Longsor dan Banjir saat Mudik Lebaran 2024

Rabu, 27 Maret 2024 - 07:22 WIB
loading...
PT KAI Siagakan Petugas...
PT KAI menyiapkan petugas di titik-titik rawan terjadinya bencana longsor hingga banjir selama masa angkutan Lebaran 2024. Foto/MPI/lukman hakim
A A A
JAKARTA - PT KAI telah memitigasi puluhan titik potensi terjadinya bencana longsor hingga banjir selama masa angkutan Lebaran 2024. Sebagai antisipasi, PT KAI akan menempatkan penjaga di daerah rawan bencana mulai dari Jakarta sampai dengan Surabaya, Jawa Timur.

"Ya memang kita memitigasi terutama daerah rawan, jadi daerah-daerah rawan bencana itu ada yang namanya longsor, amblas. Kalau longsor itu turun dari atas ke bawah itu, kalau amblas tanah yang ada di bawah bantalan rel turun ke bawah. Ada juga potensi banjir," kata VP Public Relations PT KAI, Joni Martinus, Rabu (27/3/2024).

"Nah kita memang sudah memitigasi beberapa titik longsor yang memang perlu perhatian maka kami di masa angkutan Lebaran ini menambah tenaga ekstra yang namanya penjaga daerah rawan ada puluhan titik yang kami mitigasi yang tersebar mulai dari Jakarta sampai dengan Surabaya itu," imbuhnya.

Baca juga: Tiket Kereta Lebaran 2024 Sudah Terjual 56 Persen

Joni mengatakan titik potensi rawan bencana longsor berada di Daop 2 Bandung wilayah Purwakarta dan Bumiwaluya hingga Semarang yang berpotensi terjadi bencana banjir.

"Misalnya beberapa titik di wilayah Daop 2 Bandung ada di wilayah Purwakarta, kemudian di Semarang rawan banjir, wilayah Bumiwaluya, Tasikmalaya itu juga kami mitigasi rawan longsor dan amblas," ujarnya.

Baca juga: 125 Ribu Pemudik Telah Beli Tiket, KAI Prediksi Puncak Arus Mudik H-4 Lebaran

Joni menegaskan KAI memitigasi bencana selama masa angkutan Lebaran dengan menyiagakan petugas mobile selama 1x24 jam secara bergantian. Menurutnya petugas jaga nantinya dibekali alat komunikasi dan alat ukur penurunan tanah.

"Itu semua kita mitigasi dan kita tempatkan petugas daerah rawan di lokasi tersebut. Nantinya petugas itu mobile menjaga tempat tersebut 1x24 jam secara bergantian. Mereka dilengkapi alat komunikasi sehingga ketika mereka mengetahui adanya potensi bencana di situ baik amblas atau indikasi longsor mereka bisa menghubungi stasiun kanan-kiri stasiun terdekat. Mereka juga diberikan alat ukur penurunan tanah," ungkapnya.

Sebagai informasi, KAI menetapkan masa angkutan Lebaran 2024 mulai 31 Maret-22 April 2024. Sementara puncak arus mudik menggunakan moda transportasi kereta api diprediksi terjadi H-4 Lebaran.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Libur Panjang Kenaikan...
Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus, Daop 1 Jakarta Tambah 9 Perjalanan Kereta Jarak Jauh
Sukses Amankan Mudik...
Sukses Amankan Mudik Lebaran 2026, Kepercayaan Publik ke Polri Melesat ke Peringkat 4 Besar
Survei Indikator: Beragam...
Survei Indikator: Beragam Program Pemerintah Sukses Kawal Mudik 2026
Kemenag Sebut Masyarakat...
Kemenag Sebut Masyarakat Penerima Manfaat Masjid Ramah Pemudik Naik Signifikan
Momen Menteri Ara dan...
Momen Menteri Ara dan Hercules GRIB Debat Soal Penguasaan Lahan di Tanah Abang
Jalur Kereta Sumbar,...
Jalur Kereta Sumbar, Penghubung Sejarah, Wisata, dan Kehidupan
KA PSO Layani 7,88 Juta...
KA PSO Layani 7,88 Juta Pelanggan, Mobilitas Terjangkau Kian Meluas
KAI Perkuat Transformasi...
KAI Perkuat Transformasi Energi Lewat Biodiesel B50
Rekomendasi
Piala Dunia 2026 Masuk...
Piala Dunia 2026 Masuk Zona Bahaya
Indo Build Tech 2026,...
Indo Build Tech 2026, AMBPI Bawa Sejumlah Inovasi Baru
Mengenal Terapi Regeneratif,...
Mengenal Terapi Regeneratif, Pendekatan Medis untuk Peremajaan dan Pemulihan Jaringan
Berita Terkini
Din Syamsuddin Sebut...
Din Syamsuddin Sebut Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Dipaksakan: Kezaliman yang Nyata
Periksa Silmy Karim,...
Periksa Silmy Karim, KPK Telusuri Asal-usul Aset
Ziarah ke Makam Soekarno...
Ziarah ke Makam Soekarno di Blitar, Kapolri: Menyerap Nilai Pemimpin Bangsa
Garda Bangsa Dukung...
Garda Bangsa Dukung Penuh Program Pemerintahan Prabowo
Kantor Imigrasi Denpasar...
Kantor Imigrasi Denpasar dan 2 Lokasi Lainnya Digeledah KPK, Bukti Elektronik hingga Dokumen Disita
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditahan, Din Syamsuddin Siap Jadi Penjamin
Infografis
Jadwal One Way, Contra...
Jadwal One Way, Contra Flow, dan Ganjil-Genap Mudik Lebaran 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved