59 Rumah Rusak Akibat Rentetan Gempa Tuban
Jum'at, 22 Maret 2024 - 22:14 WIB
loading...
BNPB melaporkan sebanyak 59 rumah rusak ringan hingga berat akibat rentetan gempa yang mengguncang Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Jumat (22/3/2024). FOTO/DOK.BNPB
A
A
A
JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan sebanyak 59 rumah rusak ringan hingga berat akibat rentetan gempa yang mengguncang Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Jumat (22/3/2024).
Sebelumnya, gempa kembali mengguncang Tuban pukul 15.52 WIB. Gempa susulan kali ini berkekuatan M6,5 atau lebih besar dari sebelumnya yakni M6,0. Guncangan juga meluas hingga dirasakan di Kota Surabaya.
BNPB mencatat data terakhir hingga pukul 18.00 WIB, total ada 12 Kepala Keluarga (KK) terdampak akibat gempa ini dan dua orang mengalami luka ringan akibat tertimpa reruntuhan bangunan.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari melaporkan 59 unit rumah rusak ringan hingga berat itu dengan rincian 4 unit rumah rusak berat, 13 unit rumah rusak ringan, 42 unit rumah rusak ringan.
"Selain itu, 1 unit balai desa rusak berat, 4 unit fasilitas kesehatan rusak ringan, 2 unit Sarana Pendidikan rusak ringan, 1 unit Sarana Pendidikan (Ponpes) rusak sedang, 2 unit Fasilitas Perkantoran rusak ringan, dan merusak dua unit sarana ibadah," ujar Aam, sapaan Abdul Muhari.
Gempa ini berpusat di laut dengan titik episentrum 5.74 LS dan 112.32 BT dengan kedalaman 10 Km. Laporan yang diterima menunjukkan rincian gempa susulan yang terjadi di Kabupaten Tuban, Pulau Bawean, Kabupaten Gresik dan Kota Surabaya ini telah terjadi sebanyak 58 kali.
Sebelumnya, gempa kembali mengguncang Tuban pukul 15.52 WIB. Gempa susulan kali ini berkekuatan M6,5 atau lebih besar dari sebelumnya yakni M6,0. Guncangan juga meluas hingga dirasakan di Kota Surabaya.
BNPB mencatat data terakhir hingga pukul 18.00 WIB, total ada 12 Kepala Keluarga (KK) terdampak akibat gempa ini dan dua orang mengalami luka ringan akibat tertimpa reruntuhan bangunan.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari melaporkan 59 unit rumah rusak ringan hingga berat itu dengan rincian 4 unit rumah rusak berat, 13 unit rumah rusak ringan, 42 unit rumah rusak ringan.
"Selain itu, 1 unit balai desa rusak berat, 4 unit fasilitas kesehatan rusak ringan, 2 unit Sarana Pendidikan rusak ringan, 1 unit Sarana Pendidikan (Ponpes) rusak sedang, 2 unit Fasilitas Perkantoran rusak ringan, dan merusak dua unit sarana ibadah," ujar Aam, sapaan Abdul Muhari.
Gempa ini berpusat di laut dengan titik episentrum 5.74 LS dan 112.32 BT dengan kedalaman 10 Km. Laporan yang diterima menunjukkan rincian gempa susulan yang terjadi di Kabupaten Tuban, Pulau Bawean, Kabupaten Gresik dan Kota Surabaya ini telah terjadi sebanyak 58 kali.
Lihat Juga :