Netralitas Jokowi Disorot di Sidang Komite HAM PBB, Airlangga Bilang Begini
Selasa, 19 Maret 2024 - 17:41 WIB
loading...
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menanggapi netralitas Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Pilpres 2024 yang dipertanyakan dalam sidang Komite HAM di Jenewa, Swiss pada Selasa, 12 Maret 2024. Foto/Raka Dwi Novianto
A
A
A
JAKARTA - Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menanggapi netralitas Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Pilpres 2024 yang dipertanyakan dalam sidang Komite HAM di Jenewa, Swiss pada Selasa, 12 Maret 2024. Airlangga menilai semua presiden memiliki partai politik.
Dirinya mengatakan apa yang dilakukan Presiden Jokowi merupakan hal yang biasa dilakukan kepala negara lainnya. “Semua, hampir semua presiden punya partai. Lee Kwan Yew punya PAP (Partai Aksi Rakyat), Joe Biden dari Demokrat. Jadi itu biasa," kata Airlangga di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (19/3/2024).
"Pak Jokowi partainya beda," sambung Menteri Koordinator Bidang Perekonomian ini.
Baca juga: Netralitas Jokowi Disorot di Sidang Komite HAM PBB, Kemlu Buka Suara
Dirinya mengatakan apa yang dilakukan Presiden Jokowi merupakan hal yang biasa dilakukan kepala negara lainnya. “Semua, hampir semua presiden punya partai. Lee Kwan Yew punya PAP (Partai Aksi Rakyat), Joe Biden dari Demokrat. Jadi itu biasa," kata Airlangga di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (19/3/2024).
"Pak Jokowi partainya beda," sambung Menteri Koordinator Bidang Perekonomian ini.
Baca juga: Netralitas Jokowi Disorot di Sidang Komite HAM PBB, Kemlu Buka Suara
Lihat Juga :