Pentingnya Mengenal Literasi Digital Sejak Dini
Selasa, 19 Maret 2024 - 16:25 WIB
loading...
A
A
A
manfaat ekonomi dalam kegiatan literasi digital, seperti peningkatan kompetensi tenaga kerja dan partisipasi masyarakat dalam kegiatan berbasis ekonomi digital. Menkominfo juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berpartisipasi secara aktif dalam berbagai kegiatan literasi digital, untuk mewujudkan Indonesia terkoneksi dan semakin maju.
Kegiatan Nobar ini bertujuan memberi edukasi mengenai literasi digital dengan cara yang mudah diterima siswa. Sesi Nobar dimulai dengan pemutaran video animasi berjudul “4 Jurus Literasi Digital”. 4 jurus yang dimaksud adalah Interaksi, Partisipasi, Kolaborasi dan Kontrol diri agar para peserta didik #MakinCakapDigital.
Penjelasan mengenai literasi digital kemudian disampaikan oleh tiga orang narasumber. Paparan pertama disampaikan oleh praktisi pendidikan, Imam Wicaksono, yang menekankan peran penting pengenalan cakap digital sejak dini. Kecakapan digital terutama bagi anak, dapat dicapai melalui tiga faktor utama, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, menumbuhkan rasa keingintahuan akan ilmu pengetahuan, serta membentuk pribadi yang kreatif, inovatif dan senantiasa berfikir kritis. Imam menambahkan peran dan bimbingn orang tua dalam memberasamai anak saat menggunakan gadget juga sangat berperan penting.
”Perlu keteladanan, pengorbanan hingga sikap positif dan bijaksana yang konsisten diusahakan. Hendaknya orang tua paham bahwa ranah dunia maya pun juga ranah mencari laba. Jangan sampai generasi bangsa terlindas bahkan tidak berdaya karena kesibukan oleh hal-hal yang remeh dan sia-sia,” tutur Imam.
Sementara narasumber kedua pada kegiatan ini, Shinta K Syam (Key Opinion Leader) menyampaikan bahwa pengguna internet harus bisa memahami dan memanfaatkan internet dengan sebaik mungkin. Hal ini dapat didukung dengan memahami terlebih dahulu mengenai perangkat lunak dan keras yang digunakan setiap hari. Manfaatkan mesin pencari seperti Google untuk mengakses informasi yang bermanfaat, dari sumber yang terpercaya, tak kalah penting akses informasi yang sesuai dengan batasan umur.
“Jadi buat adik-adik, saya harap semuanya di sini bisa lebih bijak lagi (dalam mengakses internet -red). Media sosial ini memang lebih mudah memberikan informasi, tapi kita harus tetap berhati-hati karena ada hal negatif di dalam nya. Saya harap adik – adik di sini kelak bisa menjadi pemimpin yang bisa menjadikan negara kita lebih maju lagi,” tutur Shinta.
Kegiatan Nobar ini bertujuan memberi edukasi mengenai literasi digital dengan cara yang mudah diterima siswa. Sesi Nobar dimulai dengan pemutaran video animasi berjudul “4 Jurus Literasi Digital”. 4 jurus yang dimaksud adalah Interaksi, Partisipasi, Kolaborasi dan Kontrol diri agar para peserta didik #MakinCakapDigital.
Penjelasan mengenai literasi digital kemudian disampaikan oleh tiga orang narasumber. Paparan pertama disampaikan oleh praktisi pendidikan, Imam Wicaksono, yang menekankan peran penting pengenalan cakap digital sejak dini. Kecakapan digital terutama bagi anak, dapat dicapai melalui tiga faktor utama, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, menumbuhkan rasa keingintahuan akan ilmu pengetahuan, serta membentuk pribadi yang kreatif, inovatif dan senantiasa berfikir kritis. Imam menambahkan peran dan bimbingn orang tua dalam memberasamai anak saat menggunakan gadget juga sangat berperan penting.
”Perlu keteladanan, pengorbanan hingga sikap positif dan bijaksana yang konsisten diusahakan. Hendaknya orang tua paham bahwa ranah dunia maya pun juga ranah mencari laba. Jangan sampai generasi bangsa terlindas bahkan tidak berdaya karena kesibukan oleh hal-hal yang remeh dan sia-sia,” tutur Imam.
Sementara narasumber kedua pada kegiatan ini, Shinta K Syam (Key Opinion Leader) menyampaikan bahwa pengguna internet harus bisa memahami dan memanfaatkan internet dengan sebaik mungkin. Hal ini dapat didukung dengan memahami terlebih dahulu mengenai perangkat lunak dan keras yang digunakan setiap hari. Manfaatkan mesin pencari seperti Google untuk mengakses informasi yang bermanfaat, dari sumber yang terpercaya, tak kalah penting akses informasi yang sesuai dengan batasan umur.
“Jadi buat adik-adik, saya harap semuanya di sini bisa lebih bijak lagi (dalam mengakses internet -red). Media sosial ini memang lebih mudah memberikan informasi, tapi kita harus tetap berhati-hati karena ada hal negatif di dalam nya. Saya harap adik – adik di sini kelak bisa menjadi pemimpin yang bisa menjadikan negara kita lebih maju lagi,” tutur Shinta.
Lihat Juga :