Ada Demo Jelang Penetapan Hasil Pemilu 2024, KPU: Itu Normal Saja

Senin, 18 Maret 2024 - 20:55 WIB
loading...
Ada Demo Jelang Penetapan...
KPU buka suara merespons demo yang terjadi dalam menolak Pemilu 2024 curang dari kalangan masyarakat, Senin (18/3/2024). Foto/Ismet Humaedi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) buka suara merespons demo menolak Pemilu 2024 curang dari kalangan masyarakat. KPU menyebut, demo dari masyarakat merupakan hal yang normal.

"Kalau tudingan ke KPU termasuk unjuk rasa kan sudah ada kalau dilihat Pemilu sebelumnya sama proses-proses rekapitulasi menjelang penetapan kan pasti ada unjuk rasa. Tapi itu bagian yang normal saja," kata Anggota KPU August Mellaz, Senin (18/3/2024).

Mellaz juga mengklaim. KPU telah bekerja transparan pada setiap penyelenggaraan Pemilu. Bahkan tambah dia, publik bisa mengakses setiap dinamika yang telah terjadi.

"Kalau KPU tidak mau membantah polemik-polemik itu ya dan tidak masuk ke polemik. Tapi yang jelas publik bisa menyaksikan sendiri terjadinya proses ini diselenggarakan oleh KPU dan kemudian dinamikanya juga diketahui dan kemudian jika ada catatan itu bisa ditelusuri," jelasnya.

Mellaz kemudian kembali menegaskan, setiap Pemilu selalu tak terlepas dari unjuk rasa yang ada.Baca juga: Demo di Depan Kantor KPU, Baliho Jokowi Berhidung Pinokio Dibakar

"Kalau unjuk rasa ya unjuk rasa, biasa itu, maksud saya, saya juga tidak mengecilkan, tidak membesarkan aspirasi yang berkembang ya di luar gedung KPU," tandasnya.

Sebelumnya, Aksi nasional Masyarakat Sipil Selamatkan Demokrasi Indonesia menggelar demonstrasi menolak Pemilu curang di depan Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Menteng, Jakarta Pusat, Senin (18/3/2024).

Dalam aksinya mereka meminta Ketua KPU Hasyim Asyari dan jajarannya ditangkap lantaran dianggap melanggar Undang-Undang.

Berdasarkan pantauan di lokasi, aksi demonstrasi dilakukan sejak pukul 13.00 WIB. Massa aksi terlihat membawa sejumlah spanduk yang isinya menolak adanya penyelenggaraan Pemilu curang.

Mereka juga terlihat mengibarkan bendera merah putih Indonesia. Bahkan aksi itu juga diwarnai pembakaran ban untuk menandakan berkobarnya semangat mereka.

Salah satu tuntutan dalam aksi itu yakni meminta agar Ketua KPU Hasyim Asyari beserta jajaran komisoner dipecat dan ditangkap. Mereka menganggap Hasyim dan jajarannya gagal menjalankan amanat Undang-Undang.

"Tangkap, adili, penjarakan!" tegas orator dari mobil komando.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Terbukti Selingkuh dan...
Terbukti Selingkuh dan Pungli, Anggota KPU OKU Timur Dipecat
KPU Ingatkan PPP Tetap...
KPU Ingatkan PPP Tetap Mengacu UU Pemilu dan Parpol saat Daftar Peserta Pemilu
Ibunda Delpedro Menangis...
Ibunda Delpedro Menangis setelah Anaknya Divonis Bebas
Delpedro Marhaen Cs...
Delpedro Marhaen Cs Divonis Tak Bersalah dan Langsung Dibebaskan
Roy Suryo Tuding Format...
Roy Suryo Tuding Format Ukuran Ijazah Jokowi Berbeda, Ketum Jokman: Ini Sesuatu Hal yang Enggak Masuk Akal
Bonatua Sebut KPU Bakal...
Bonatua Sebut KPU Bakal Buka Ijazah Jokowi ke Publik Pekan Depan
Pengamat Apresiasi Pendekatan...
Pengamat Apresiasi Pendekatan Humanis Polri dalam Mengawal Aksi Demonstrasi Mahasiswa
15 Mahasiswa Diterima...
15 Mahasiswa Diterima di Istana Wapres Gibran usai Demo di Jalan Medan Merdeka
Demo Mahasiswa Berlanjut!...
Demo Mahasiswa Berlanjut! BEM Universitas Bung Karno Bawa 6 Tuntutan
Rekomendasi
MNC University Bahas...
MNC University Bahas Masa Depan Produksi Iklan di Era AI melalui Talkshow KRUFEST
Besok Eksekusi Lahan...
Besok Eksekusi Lahan Hotel Sultan, Sejumlah Akses Menuju GBK Ditutup
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Hak Dasar Investor di Pasar Modal
Berita Terkini
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
Kejagung Segel Gudang...
Kejagung Segel Gudang Motor Listrik Milik BGN di Bogor
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
Dharma Pongrekun Gugat...
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan, Berharap Hakim MK 'Diketuk Hatinya oleh Tuhan'
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan...
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Catatan Ini untuk Tahun Depan
Infografis
4 Tim Lolos Perempat...
4 Tim Lolos Perempat Final Euro 2024, Ada Jerman dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved