Kepala BP2MI Sambut 3 Jenazah Pekerja Migran Korban Kapal Tenggelam di Korsel
Sabtu, 16 Maret 2024 - 22:36 WIB
loading...
A
A
A
Dia mengungkapkan, Pemerintah Korsel tidak hanya memberi perhatian dengan membantu proses evakuasi, tapi juga hubungan kerja sama penempatan pekerja migran Indonesia. “Korea Selatan memberikan jaminan penuh atas hak-hak pekerja kami yang bekerja di Korea Selatan. Kami berterima kasih, penghargaan, dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Korea Selatan,” tuturnya.
Sementara itu, Pemerintah Korsel yang diwakili oleh Duta Besar (Dubes) Korsel untuk Indonesia Lee Sang Deok mengungkapkan bahwa peristiwa ini menjadi perhatian Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol. “Presiden yang memberikan arahan langsung bahwa kita harus berusaha dengan sungguh-sungguh untuk menemukan dan mengembalikan jenazah para pekerja migran Indonesia yang menjadi korban kapal tenggelam di negara kami,” ujar Dubes Lee.
“Kami juga masih mencari keempat korban yang belum ditemukan dan kami mengucapkan terima kasih dengan banyaknya pekerja migran Indonesia yang berkontribusi terhadap perkembangan perekonomian di Korea Selatan dan Saya berharap tidak ada lagi insiden serupa di kemudian hari,” sambung Lee.
Sekadar diketahui, terdapat 7 orang pekerja migran Indonesia di kapal yang tenggelam tersebut dan hingga saat ini Pemerintah Korsel masih dalam proses mencari keempat pekerja migran Indonesia yang masih belum ditemukan. Sementara itu, hadir juga keluarga dari ketiga pahlawan devisa yang menjadi korban kecelakaan kapal tenggelam tersebut di Bandara Soetta.
Selain itu, hadir pula perwakilan dari Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Perhubungan. Kehadiran mereka disebut membuktikan bahwa negara akan tetap hadir memberikan pelindungan kepada rakyatnya, pekerja migran Indonesia, dan juga menangani semua masalah yang dihadapi warga negara Indonesia (WNI) khususnya para pahlawan devisa yang berada di luar negeri.
Sementara itu, Pemerintah Korsel yang diwakili oleh Duta Besar (Dubes) Korsel untuk Indonesia Lee Sang Deok mengungkapkan bahwa peristiwa ini menjadi perhatian Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol. “Presiden yang memberikan arahan langsung bahwa kita harus berusaha dengan sungguh-sungguh untuk menemukan dan mengembalikan jenazah para pekerja migran Indonesia yang menjadi korban kapal tenggelam di negara kami,” ujar Dubes Lee.
“Kami juga masih mencari keempat korban yang belum ditemukan dan kami mengucapkan terima kasih dengan banyaknya pekerja migran Indonesia yang berkontribusi terhadap perkembangan perekonomian di Korea Selatan dan Saya berharap tidak ada lagi insiden serupa di kemudian hari,” sambung Lee.
Sekadar diketahui, terdapat 7 orang pekerja migran Indonesia di kapal yang tenggelam tersebut dan hingga saat ini Pemerintah Korsel masih dalam proses mencari keempat pekerja migran Indonesia yang masih belum ditemukan. Sementara itu, hadir juga keluarga dari ketiga pahlawan devisa yang menjadi korban kecelakaan kapal tenggelam tersebut di Bandara Soetta.
Selain itu, hadir pula perwakilan dari Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Perhubungan. Kehadiran mereka disebut membuktikan bahwa negara akan tetap hadir memberikan pelindungan kepada rakyatnya, pekerja migran Indonesia, dan juga menangani semua masalah yang dihadapi warga negara Indonesia (WNI) khususnya para pahlawan devisa yang berada di luar negeri.
Lihat Juga :