Timnas AMIN Klaim Nasdem, PKB, dan PKS Tak Masuk Angin Terkait Hak Angket
Selasa, 12 Maret 2024 - 20:12 WIB
loading...
Tiga sekretaris jenderal (sekjen) partai politik (parpol) Koalisi Perubahan atau pendukung Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar saat ngumpul di Nasdem Tower, Kamis (22/2/2024). Foto/Achmad Al Fiqri
A
A
A
JAKARTA - Juru Bicara (Jubir) Tim Nasional Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (Timnas AMIN) Iwan Tarigan mengklaim bahwa partai pengusung pasangan calon (paslon) nomor urut 1 Anies-Muhaimin yakni Nasdem, PKB, dan PKS solid. Dia memastikan tidak ada yang masuk angin terkait wacana digulirkannya hak angket DPR guna menyelidiki dugaan kecurangan Pemilu 2024.
“Tidak ada yang masuk angin, masih sangat solid partai pengusung 01 sampai saat ini (untuk menggulirkan hak angket),” kata Iwan saat dikonfirmasi, Selasa (12/3/2024).
Iwan menilai kans hak angket sangat terbuka dan parpol pengusung AMIN sudah komitmen menggulirkan hak angket. Terkait interupsi saat Sidang Paripurna DPR pada 5 Maret 2024, menurutnya dipengaruhi pimpinan sidang yang kala itu Wakil Ketua DPR dari Fraksi Gerindra Sufmi Dasco Ahmad yang tidak menghiraukan interupsi sejumlah anggota soal hak angket.
Baca juga: Hak Angket Tak Kunjung Digulirkan, Anies: Pengumuman KPU Aja Belum
"Masih sangat terbuka karena partai 01 sangat mendukung hak angket di gulirkan, mengenai interupsi tanggal 5 Maret sangat dipengaruhi oleh ketua sidang dari Gerindra yang tidak menghiraukan interupsi anggota DPR," ungkapnya.
Sebelumnya, calon presiden (capres) nomor urut 1 Anies Baswedan bicara soal wacana hak angket di DPR terkait dugaan kecurangan Pilpres 2024. Anies menilai tidak perlu terburu-buru, lantaran proses penghitungan suara di KPU masih berlangsung.
“Tidak ada yang masuk angin, masih sangat solid partai pengusung 01 sampai saat ini (untuk menggulirkan hak angket),” kata Iwan saat dikonfirmasi, Selasa (12/3/2024).
Iwan menilai kans hak angket sangat terbuka dan parpol pengusung AMIN sudah komitmen menggulirkan hak angket. Terkait interupsi saat Sidang Paripurna DPR pada 5 Maret 2024, menurutnya dipengaruhi pimpinan sidang yang kala itu Wakil Ketua DPR dari Fraksi Gerindra Sufmi Dasco Ahmad yang tidak menghiraukan interupsi sejumlah anggota soal hak angket.
Baca juga: Hak Angket Tak Kunjung Digulirkan, Anies: Pengumuman KPU Aja Belum
"Masih sangat terbuka karena partai 01 sangat mendukung hak angket di gulirkan, mengenai interupsi tanggal 5 Maret sangat dipengaruhi oleh ketua sidang dari Gerindra yang tidak menghiraukan interupsi anggota DPR," ungkapnya.
Sebelumnya, calon presiden (capres) nomor urut 1 Anies Baswedan bicara soal wacana hak angket di DPR terkait dugaan kecurangan Pilpres 2024. Anies menilai tidak perlu terburu-buru, lantaran proses penghitungan suara di KPU masih berlangsung.
Lihat Juga :