Mahfud MD Dengar Isu Suara Paslon Nomor 3 Terkunci, KPU: Kami Tak Pernah Mematok

Minggu, 10 Maret 2024 - 07:15 WIB
loading...
Mahfud MD Dengar Isu...
Ketua KPU Hasyim Asyari menegaskan tidak pernah mengontrol dan mematok perolehan suara paslon tertentu. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asy'ari menepis isu mengenai dikuncinya suara pasangan calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo-Mahfud MD.

"KPU tidak dapat memprediksi atau mengontrol, apalagi kemudian mengontrol perolehan suara. Mengontrol dalam arti sudah mematok sudah menentukan sejak awal pasangan calon nomor 1 sekian, nomor 2 sekian, nomor 3 sekian," kata Hasyim, Sabtu (9/3/2024).

Hasyim memastikan rekapitulasi yang sempat terpampang itu merupakan murni hasil penghitungan suara. Adapun penghitungan suara itu dilakukan dengan metode penghitungan berjenjang di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Baca juga: Pemungutan Suara Ulang di Malaysia Digelar Hari Ini, Pakai Metode TPS dan KSK

"Jadi perolehan suara baik serupa suara maupun kalau dikonversi jadi persentase itu adalah semuanya berasal dari penghitungan suara berjenjang dari TPS," jelasnya.

KPU, memastikan memegang asas pemilu yang sifatnya langsung. Artinya, KPU mempersilakan pemilih untuk menggunakan hak pilihnya. Hasyim lantas menyebut KPU tidak bisa mengontrol berapa jumlah pemilih yang hadir di TPS.

Baca juga: Grafik Sirekap KPU Dihapus, Perindo: Perlihatkan Buruknya Pemilu 2024

"Langsung artinya yang menentukan perolehan suara adalah suaranya pemilih yang menggunakan hak pilih pada hari pemungutan suara untuk di luar negeri yang dalam negeri tanggal 14 Februari 2024," kata Hasyim.

"Berapa jumlah pemilih yang hadir saja KPU tidak bisa mengontrol, KPU tidak bisa menentukan berapa sih pemilih, katakanlah dari DPT, DPTb, DPK di dalam negeri itu berapa yang akan hadir itu," sambungnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Rekomendasi
Kisah Yasin Ayari dan...
Kisah Yasin Ayari dan Gol Perdana Swedia di Piala Dunia Setelah 2.893 Hari
Ruben Onsu Curhat, Konflik...
Ruben Onsu Curhat, Konflik dengan Sarwendah Bikin Lelah Fisik dan Mental
Titik-titik Demo di...
Titik-titik Demo di Jakarta Hari Ini, Masyarakat Diimbau Cari Jalur Alternatif
Berita Terkini
Jaksa Agung Serahkan...
Jaksa Agung Serahkan Hasil Pemulihan Aset Rp1,22 Triliun ke Purbaya
Pangdivif 2 Kostrad...
Pangdivif 2 Kostrad Mayjen TNI Primadi Pimpin Sertijab Jabatan Strategis, Ini Namanya
Tarian Tradisional Sambut...
Tarian Tradisional Sambut Kedatangan Presiden Jerman Steinmeier di Halim
Kasus Kuota Haji, KPK...
Kasus Kuota Haji, KPK Panggil Bos Maktour Hari Ini
Presiden Jerman Steinmeier...
Presiden Jerman Steinmeier Tiba di Indonesia, Berikut Agenda Lengkapnya
Nama Dirjen Bea Cukai...
Nama Dirjen Bea Cukai Disebut di Persidangan, Siapa Layak Jadi Penggantinya?
Infografis
3 Proyek Kereta Cepat...
3 Proyek Kereta Cepat Termahal di Dunia, Whoosh Tak Masuk Hitungan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved