Kota Surabaya Sabet 5 Penghargaan Bergengsi di Bidang Lingkungan Hidup

Kamis, 07 Maret 2024 - 14:20 WIB
loading...
Kota Surabaya Sabet...
Kota Surabaya berhasil meraih Adipura Kencana kategori Kota Metropolitan Tahun 2023 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK). (Foto: Pemkot Surabaya)
A A A
SURABAYA - Kota Surabaya berhasil meraih Adipura Kencana kategori Kota Metropolitan Tahun 2023 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK). Ajang penghargaan tertinggi bagi kabupaten/kota di Indonesia pada bidang pengelolaan lingkungan hidup tersebut, diserahkan oleh Kementerian LHK RI di Jakarta, Selasa (5/3/2024).

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyampaikan bahwa Adipura Kencana ini berhasil diraih berkat dukungan dan kerja keras seluruh stakeholder. Mulai dari perangkat daerah, lembaga swadaya masyarakat, institusi pendidikan, pelaku usaha, serta seluruh warga Kota Surabaya.

"Alhamdulillah kita bisa meraih Adipura Kencana yang kedelapan kalinya berturut. Matur nuwun (terima kasih), ini semua berkat dukungan njenengan (anda) semuanya," kata Wali Kota Eri Cahyadi, Kamis (7/3/2024).

Kota Surabaya Sabet 5 Penghargaan Bergengsi di Bidang Lingkungan Hidup

(Foto: dok Pemkot Surabaya)

Tidak hanya Adipura Kencana, pada 2023, Kota Surabaya juga menerima empat penghargaan lain di bidang lingkungan hidup. Keempat penghargaan itu adalah ProKlim (Program Iklim Kampung) 2023, Adiwiyata Mandiri Tahun 2023 dan Adiwiyata Nasional Tahun 2023 dan Green Leadership Nirwasita Tantra Tahun 2022.

"Semoga penghargaan ini memberikan semangat kepada kita dan menunjukan kepada kita, bahwa Kota Surabaya dibangun dengan rasa kekeluargaan dan kebersamaan," ujar Wali Kota Eri.

Penghargaan Adiwiyata Mandiri dan Adiwiyata Nasional merupakan bentuk penilaian dari tingginya kesadaran lingkungan oleh seluruh siswa SD-SMP Surabaya. Sehingga tercipta Perilaku Ramah Lingkungan Hidup (PRLH) di lingkungan sekolah. Sebanyak satu sekolah menerima penghargaan Adiwiyata Mandiri dan 9 sekolah meraih Adiwiyata Nasional.

Selain Adiwiyata, masyarakat dan Wali Kota Surabaya berhasil meraih penghargaan Proklim (Program Kampung Iklim). Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi kepada masyarakat yang melakukan upaya mitigasi dan adaptasi terhadap dampak perubahan iklim di wilayahnya.

Sebanyak 1 RW di Kota Surabaya mendapatkan penghargaan Proklim Lestari dan 10 RW meraih penghargaan Proklim Utama. Sementara Wali Kota Surabaya, menerima penghargaan pembina ProKlim tingkat kabupaten/kota.

Kota Surabaya Sabet 5 Penghargaan Bergengsi di Bidang Lingkungan Hidup

(Foto: dok Pemkot Surabaya)
Penghargaan yang tak kalah bergengsi lain adalah Green Leadership Nirwasita Tantra. Penghargaan ini diberikan Kementerian LHK kepada kepala daerah dan pemerintah daerah atas keberhasilan dalam merumuskan serta menerapkan kebijakan sesuai prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan. Nirwasita Tantra Tahun 2022 yang diserahkan pada 2023 ini merupakan penghargaan yang diraih selama delapan kali berturut oleh Kota Surabaya.

Sebagai wujud syukur dan terima kasih Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kepada seluruh stakeholder, piala Adipura Kencana itu diarak dari Jalan Ahmad Yani menuju Taman Surya Balai Kota Surabaya, Rabu (6/3/2024).

Dengan mengendarai mobil jeep, Wali Kota Eri Cahyadi didampingi Ketua TP PKK Surabaya, Rini Indriyani, memimpin arak-arakan Adipura Kencana bersama sejumlah penghargaan lain di bidang lingkungan hidup.

Di sepanjang rute pawai, masyarakat bersama ratusan pelajar SMP hingga Kader Surabaya Hebat (KSH), tampak antusias menyambut beberapa penghargaan yang berhasil diraih Kota Surabaya. Bahkan, di Balai Kota Surabaya, pemkot secara khusus menggelar pesta rakyat dengan menyediakan panggung hiburan dan makanan untuk para petugas kebersihan, pelajar, KSH serta masyarakat.

"Kita bisa ditunjukkan bahwa kita sebagai manusia, punya derajat, harkat dan martabat yang sama dalam membangun kota ini. Matur nuwun (terima kasih) untuk semuanya," tutur Wali Kota Eri.

Wali Kota Eri menyatakan bahwa pada 2024, pihaknya berkomitmen mempertahankan Adipura Kencana. Untuk bisa mempertahankan penghargaan itu, maka harus ada hal baru yang dilakukan Kota Surabaya. Seperti di tahun 2023, pemkot mendirikan Bank Sampah tingkat kota dan menambah jumlah Tempat Pengolahan Sampah (TPS) 3R (reduce, reuse dan recycle).

"TPS 3R tahun ini sudah nambah, tapi tahun depan akan nambah lagi. Karena TPS 3R ini salah satu faktor yang memisahkan ketika (sampah) dari rumah menuju Bank Sampah Kota. Maka yang bisa dihancurkan di TPS 3R menjadi pupuk dan kompos kita lakukan di sana. Sisanya baru kita bawa ke Bank Sampah Kota seperti botol plastik dan lainnya," paparnya.

Wali Kota Eri menegaskan bahwa pada 2024, Pemkot Surabaya akan berfokus pada pemilahan sampah di setiap lingkungan RW. Pemilahan sampah di tingkat RW ini bahkan akan dimasukkan ke dalam indikator penilaian Kampung Surabaya Hebat yang sebelumnya bernama Surabaya Smart City (SSC).

"Jadi pada waktu lomba Surabaya Smart City, maka di RW nanti yang dinilai adalah kilogramnya sampah di RW itu berapa. Apabila semakin kecil (sampah), maka dialah yang menjadi terbaik," ungkap dia.

Di samping pemilahan sampah di tingkat RW, pada tahun 2024-2025, Pemkot Surabaya juga fokus terhadap pengelolaan kebersihan di pasar tradisional. Untuk mendukung upaya tersebut, pemkot akan menerbitkan standar pedoman kebersihan di lingkungan pasar.

"Sehingga kita mensyaratkan standar bagaimana pasar itu sesuai dengan kebersihan yang kita inginkan," katanya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto menerangkan, bahwa kebersihan dan pengelolaan sampah di pasar juga menjadi salah satu indikator penilaian Adipura Kencana. Dalam penilaian yang dilakukan Kementerian LHK, setiap pasar diminta dapat menyediakan tempat pengolahan sampah.

"Seperti yang dinilai kemarin itu di Pasar Pucang, Pasar Keputran dan Pasar Wonokromo," kata Dedik.

Menurut Dedik, dewan penilai Adipura Kencana berharap, ke depan setiap pasar tradisional di Kota Surabaya dapat dilengkapi tempat pengolahan sampah. Makanya pihaknya memastikan ke depan juga akan berfokus pada pengelolaan sampah di pasar-pasar tradisional.

"Dewan penilai Adipura Kencana maunya agar di pasar, (sampah) harus sekaligus diolah, ada pengolahan komposnya. Pastinya ke depan (kita lakukan), supaya kita bisa mempertahankan Adipura Kencana," pungkasnya.
(skr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mendagri dan Menteri...
Mendagri dan Menteri PKP Tinjau MPP Kota Surabaya, Pastikan Pelayanan Berjalan Optimal
Surabaya Deklarasikan...
Surabaya Deklarasikan Sekolah Ramah Anak Sejak 2019, Terapkan Pendidikan Karakter dan Anti-Bullying
Pemkot Surabaya Raih...
Pemkot Surabaya Raih Penghargaan Badan Publik Informatif dalam KI Jatim Awards 2024
Komitmen Berkelanjutan,...
Komitmen Berkelanjutan, Pemkot Surabaya Wujudkan Pemerataan Akses Layanan Kesehatan
Manfaatkan Sistem Informasi...
Manfaatkan Sistem Informasi Geospasial, Pemkot Surabaya Raih Predikat Emas dari BIG
Wali Kota Eri Cahyadi...
Wali Kota Eri Cahyadi Terima Penghargaan Tertinggi Bintang LVRI dari Legiun Veteran RI
Pemkot Surabaya Dukung...
Pemkot Surabaya Dukung Pordi Jatim Bikin Turnamen Domino Lebih Besar
Bertemu Komisi B DPRD...
Bertemu Komisi B DPRD Surabaya, Unicomindo Curhat Tagih Utang Pemkot Rp104 Miliar
DPRD Surabaya Akan Gelar...
DPRD Surabaya Akan Gelar Rapat Sengketa Sampah Pemkot dengan Swasta
Rekomendasi
Meidra Idol Ternyata...
Meidra Idol Ternyata Tomboy dan Belum Pernah Pacaran
Perkuat Kerja Sama Perbatasan...
Perkuat Kerja Sama Perbatasan RI-Malaysia, Ditjen Bina Adwil Kenalkan Bridge System
Rayakan 70 Juta Streaming...
Rayakan 70 Juta Streaming ‘Masa Ini, Nanti, dan Masa Indah Lainnya’, Nuca Adakan '[LAGI] Sama Nuca’
Berita Terkini
ASEAN Diminta Jaga Sentralitas...
ASEAN Diminta Jaga Sentralitas di Tengah Tarik-Menarik Kepentingan Laut China Selatan
Lelang Jabatan Sekda,...
Lelang Jabatan Sekda, Bupati Kuansing Minta Mobil Land Cruiser
Fuad Hasan Mangkir dari...
Fuad Hasan Mangkir dari Panggilan Penyidik, KPK: Sedang di Luar Negeri
Wali Kota Agustina Dorong...
Wali Kota Agustina Dorong Gerakan Nasional Penyelamatan Heritage Kota Maritim
HUT ke-118, Ikatan Notaris...
HUT ke-118, Ikatan Notaris Indonesia Dorong Penegakan Etik dan Adaptasi Digital
PN Jaktim Izinkan Siaran...
PN Jaktim Izinkan Siaran Langsung Sidang Dokter Tifa kecuali Tahap Pembuktian
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved