Masyarakat Penegak Konstitusi Lihat Bawaslu Mandul

Rabu, 06 Maret 2024 - 19:25 WIB
loading...
Masyarakat Penegak Konstitusi...
Koordinator Masyarakat Penegak Konstitusi Danang Girindrawardana melihat Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) tak memiliki taring dalam pengawasan Pemilu 2024. Foto/Giffar Rivana
A A A
JAKARTA - Koordinator Masyarakat Penegak Konstitusi Danang Girindrawardana melihat Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) tak memiliki taring dalam pengawasan Pemilu 2024. Danang menegaskan, Bawaslu saat ini tak ada gunanya melihat banyaknya aduan kecurangan Pemilu 2024 yang masuk, namun tak kunjung diindahkan oleh Bawaslu itu sendiri.

"Bawaslu kita lihat apa gunanya dalam situasi seperti ini, ada ribuan laporan dari publik kepada Bawaslu dan tidak ada respons terbuka kepada masyarakat," kata Danang kepada wartawan usai melakukan aksi mosi tidak percaya di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat, Rabu (6/3/2024).

Danang menganggap saat ini Bawaslu menjadi salah satu lembaga yang mandul dalam pengawasan pemilu dan tak memiliki kekuatan yang kuat untuk membasmi dugaan kecurangan yang telah dilaporkan oleh masyarakat.

Baca juga: Perindo Jakarta Pusat Dorong Bawaslu Kawal Terus Kerja KPU

"Saya kita kita setuju bahwa Bawaslu ini menjadi lembaga yang agak mandul. Tidak memiliki kekuatan politik yang besar. Bahkan ketika terjadi beberapa chaos dalam Sirekap dalam perhitungan real count yang diadukan masyarakat kita tidak lihat Bawaslu melakukan apa," tutur Danang.

Selanjutnya, Danang pun mencurigai Bawaslu bisa saja menjadi bagian dari sistematika kecurangan-kecurangan dalam Pemilu 2024. "Bawaslu ini justru bisa berpotensi menjadi bagian dari sistematika kejahatan saat ini, itu yang kita keluhkan," pungkasnya.

Sejumlah masyarakat yang tergabung dalam Masyarakat Penegak Konstitusi melakukan aksi mosi tidak percaya kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat Rabu (6/3/2024).

Menurut Koordinator aksi Danang Girindrawardana, menyebutkan latar belakang Masyarakat Penegak Konstitusi melakukan menyuarakan mosi tidak percaya terhadap Jokowi, yakni karena Jokowi dianggap melakukan skenario sistematis pada pemilu 2024.

"Satu per satu cita-cita reformasi dihancurkan oleh perilaku nepotisme. Korupsi, kolusi demi pelanggengan kekuasaan," kata Danang kepada wartawan.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
PKB: Jangan Justru saat...
PKB: Jangan Justru saat Terjadi Politik Uang, Bawaslunya Malah Hilang
Bawaslu Usul Blacklist...
Bawaslu Usul Blacklist Pelaku Money Politics dalam Pemilu, Golkar: Bisa Jadi Alternatif Penegakan Hukum
Koalisi Masyarakat Sipil...
Koalisi Masyarakat Sipil Tegaskan Pemaksaan Kesaksian Andrie Yunus adalah Bentuk Ancaman
Aksi Koalisi Masyarakat...
Aksi Koalisi Masyarakat Sipil di Depan Istana Mendesak TGPF Kasus Andrie Yunus Dibentuk
Koalisi Masyarakat Sipil...
Koalisi Masyarakat Sipil Desak Pengungkapan Dalang Penyiram Air Keras ke Aktivis KontraS
Upaya Minimalkan Politik...
Upaya Minimalkan Politik Uang, Bawaslu Kaji Sistem Transaksi Nontunai
Presiden Ini Menang...
Presiden Ini Menang Pilpres 7 Kali Berturut-turut, Rival Menuduhnya Curang
Pakar IPB University...
Pakar IPB University Ungkap Mitos Kucing Bikin Mandul, Ini Faktanya
Rekomendasi
Davina Karamoy Dicecar...
Davina Karamoy Dicecar 30 Pertanyaan Terkait Kasus Hanania Travel
Antipasi Lonjakan Pengguna,...
Antipasi Lonjakan Pengguna, Jasa Marga Intensifkan Preservasi Rutin Jalan Tol
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Glory Harimas Sihombing...
Glory Harimas Sihombing Jadi Tersangka Baru Korupsi MBG
Sony Sanjaya Beberkan...
Sony Sanjaya Beberkan Ada Pengadaan Fiktif CCTV dan Sidik Jari Rp300 Miliar di Program MBG
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung 9 Jam, Daftar Nama terkait Jual Beli Titik SPPG Bertambah Jadi 41 Orang
Yusril Dialog dengan...
Yusril Dialog dengan BEM SI, Janji Sampaikan 5 Tuntutan ke Presiden
Soal Rupiah, Tomkur:...
Soal Rupiah, Tomkur: Perlu Koordinasi Kebijakan Lintas Sektor
Soal Pengadaan 21 Ribu...
Soal Pengadaan 21 Ribu Motor Listrik Era Dadan Hindayana, Begini Kata BGN
Infografis
Ibu Emir Qatar Tampar...
Ibu Emir Qatar Tampar Dunia karena Diam Lihat Genosida Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved