Grafik Sirekap KPU Hilang, Roy Suryo Dorong Segera Diaudit Forensik
Rabu, 06 Maret 2024 - 17:06 WIB
loading...
A
A
A
Roy menyesalkan adanya penghilangan grafik Sirekap yang sebelumnya menyajikan data-data perolehan suara secara pilpres ataupun pileg secara real count. “Saya sangat menyesalkan penghilangan data-data dan perhitungan yang selama ini ada di Sirekap, maka datanya diperbaiki bukan dihilangkan,” katanya.
Dia mengingatkan jangan sampai ada salah satu partai yang perolehan suara sebelumnya tidak lolos ambang batas parlemen atau parliamentary threshold bisa melonjak, yang akhirnya melebihi 4% suara.
“Cuman ini yang saya pesan ini, moga-moga prediksi saya tidak tidak benar ya, gitu. Besok jangan sampai angkanya terus tiba-tiba melonjak. Ada partai tiba-tiba masuk threshold, karena angkanya demikian kemudian menjadi demikian,” ujarnya.
Roy mengatakan saat ini selama hampir 1x24 jam, publik tidak tahu perolehan suara yang masuk di Sirekap. “Nah, kan kita blank selama 1 kali 24 jam. Jadi nanti bisa saja ada gradual angka, angka tambahan yang tidak bisa dimonitor tahu-tahu satu hasil sudah melonjak, satu hasil sudah hilang.”
“Kalau kemarin kan bisa dimonitor, kita bisa merekam. Jadi publik punya data dari Sirekap, nah kalau sekarang kan tidak. Ini bahaya,” pungkasnya.
Dia mengingatkan jangan sampai ada salah satu partai yang perolehan suara sebelumnya tidak lolos ambang batas parlemen atau parliamentary threshold bisa melonjak, yang akhirnya melebihi 4% suara.
“Cuman ini yang saya pesan ini, moga-moga prediksi saya tidak tidak benar ya, gitu. Besok jangan sampai angkanya terus tiba-tiba melonjak. Ada partai tiba-tiba masuk threshold, karena angkanya demikian kemudian menjadi demikian,” ujarnya.
Roy mengatakan saat ini selama hampir 1x24 jam, publik tidak tahu perolehan suara yang masuk di Sirekap. “Nah, kan kita blank selama 1 kali 24 jam. Jadi nanti bisa saja ada gradual angka, angka tambahan yang tidak bisa dimonitor tahu-tahu satu hasil sudah melonjak, satu hasil sudah hilang.”
“Kalau kemarin kan bisa dimonitor, kita bisa merekam. Jadi publik punya data dari Sirekap, nah kalau sekarang kan tidak. Ini bahaya,” pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :