Usulan Hak Angket Terus Bergulir, Jokowi: Itu Urusan DPR
Senin, 04 Maret 2024 - 11:46 WIB
loading...
Presiden Jokowi menyerahkan sepenuhnya kepada DPR terkait wacana hak angket Pemilu 2024. Foto/MPI
A
A
A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menanggapi semakin banyaknya pihak yang gencar mendorong pemimpin partai politik (parpol) untuk menggunakan Hak Angket DPR.
Menurut Jokowi, hak angket tersebut bisa ditanyakan langsung kepada DPR ataupun partai-partai yang bakal mengusulkan. "Itu urusan DPR, silakan tanya ke DPR," kata Jokowi di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin (4/3/2024).
Diketahui, Hak Angket DPR awalnya diusulkan capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo. Mantan Gubernur Jawa Tengah dua periode tersebut mendorong parpol pendukungnya di DPR RI yaitu, PDI Perjuangan dan PPP menggunakan hak angket DPR untuk menyelidiki dugaan kecurangan Pemilu 2024.
Baca juga: Kenapa Hak Angket Begitu Menakutkan bagi Jokowi Ketimbang Penyelesaian Pemilu di MK?
PPP pun merespons usulan tersebut. Melalui Majelis Pertimbangan, Partai berlambang Kakbah itu meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Baswalu) untuk memberi atensi dan tindak lanjut atas kenaikan suara Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Menurut Jokowi, hak angket tersebut bisa ditanyakan langsung kepada DPR ataupun partai-partai yang bakal mengusulkan. "Itu urusan DPR, silakan tanya ke DPR," kata Jokowi di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin (4/3/2024).
Diketahui, Hak Angket DPR awalnya diusulkan capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo. Mantan Gubernur Jawa Tengah dua periode tersebut mendorong parpol pendukungnya di DPR RI yaitu, PDI Perjuangan dan PPP menggunakan hak angket DPR untuk menyelidiki dugaan kecurangan Pemilu 2024.
Baca juga: Kenapa Hak Angket Begitu Menakutkan bagi Jokowi Ketimbang Penyelesaian Pemilu di MK?
PPP pun merespons usulan tersebut. Melalui Majelis Pertimbangan, Partai berlambang Kakbah itu meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Baswalu) untuk memberi atensi dan tindak lanjut atas kenaikan suara Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Lihat Juga :