Koalisi Masyarakat Sipil Sebut Lonjakan Suara PSI Tak Masuk Akal: Pembajakan Pemilu 2024 Nyaris Sempurna
Minggu, 03 Maret 2024 - 07:59 WIB
loading...
A
A
A
"Jika dugaan penggelembungan suara PSI dan fakta-fakta kecurangan ini dibiarkan, maka lengkaplah kekacauan Pemilu 2024 yang dengan sendirinya menghancurkan legitimasi pemilu. Pada saat yang sama, nyaris sempurna lah pembajakan Pemilu 2024 oleh Rezim Despotik ini untuk kepentingan dan ambisi kekuasaan Jokowi, keluarga, dan kroni-kroninya," tegasnya.
Koalisi Masyarakat Sipil meminta kepada para anggota DPR agar menggunakan hak konstitusional untuk membongkar kejahatan pemilu pada Pemilu 2024, khususnya melalui penggunaan hak angket. Masyarakat juga diajak untuk melakukan konsolidasi serta terus memasifkan tekanan publik.
Sejumlah Koalisi Masyarakat Sipil Kawal Pemilu Demokratis adalah PBHI Nasional, Imparsial, WALHI, Perludem, ELSAM, HRWG, Forum for Defacto, SETARA Institute, YLBHI, Migrant Care, IKOHI, Transparency International Indonesia (TII), Indonesian Corruption Watch (ICW), KontraS, Indonesian Parlementary Center (IPC), Jaringan Gusdurian, Jakatarub, DIAN/Interfidei, Koalisi Perempuan Indonesia (KPI), Yayasan Inklusif, Fahmina Institute, Sawit Watch.
Baca juga: Suara PSI di Sirekap Melonjak Jadi Sorotan, Roy Suryo: Sangat Tidak Normal
Selanjutnya, Centra Initiative, Medialink, Perkumpulan HUMA, Koalisi NGO HAM Aceh, Flower Aceh, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pers, Lingkar Madani (LIMA), Desantara, FORMASI Disabilitas (Forum Pemantau Hak-hak Penyandang Disabilitas), SKPKC Jayapura, AMAN Indonesia, Yayasan Budhi Bhakti Pertiwi, Aliansi untuk Demokrasi Papua (ALDP), Public Virtue, Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA), Yayasan Tifa, Serikat Inong Aceh, Yayasan Inong Carong, Eco Bhinneka Muhammadiyah, dan FSBPI.
Koalisi Masyarakat Sipil meminta kepada para anggota DPR agar menggunakan hak konstitusional untuk membongkar kejahatan pemilu pada Pemilu 2024, khususnya melalui penggunaan hak angket. Masyarakat juga diajak untuk melakukan konsolidasi serta terus memasifkan tekanan publik.
Sejumlah Koalisi Masyarakat Sipil Kawal Pemilu Demokratis adalah PBHI Nasional, Imparsial, WALHI, Perludem, ELSAM, HRWG, Forum for Defacto, SETARA Institute, YLBHI, Migrant Care, IKOHI, Transparency International Indonesia (TII), Indonesian Corruption Watch (ICW), KontraS, Indonesian Parlementary Center (IPC), Jaringan Gusdurian, Jakatarub, DIAN/Interfidei, Koalisi Perempuan Indonesia (KPI), Yayasan Inklusif, Fahmina Institute, Sawit Watch.
Baca juga: Suara PSI di Sirekap Melonjak Jadi Sorotan, Roy Suryo: Sangat Tidak Normal
Selanjutnya, Centra Initiative, Medialink, Perkumpulan HUMA, Koalisi NGO HAM Aceh, Flower Aceh, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pers, Lingkar Madani (LIMA), Desantara, FORMASI Disabilitas (Forum Pemantau Hak-hak Penyandang Disabilitas), SKPKC Jayapura, AMAN Indonesia, Yayasan Budhi Bhakti Pertiwi, Aliansi untuk Demokrasi Papua (ALDP), Public Virtue, Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA), Yayasan Tifa, Serikat Inong Aceh, Yayasan Inong Carong, Eco Bhinneka Muhammadiyah, dan FSBPI.
(kri)
Lihat Juga :