Bandara Juanda dan Adi Sumarmo Siap Terapkan Layanan Fast Track untuk Jemaah Haji 2024

Sabtu, 02 Maret 2024 - 18:08 WIB
loading...
Bandara Juanda dan Adi...
Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Hilman Latief mengatakan, Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Juanda, dan Adi Sumarmo siap menerapkan layanan fast track untuk jemaah haji 2024. Foto/istimewa
A A A
JAKARTA - Bandara Juanda Surabaya dan Adi Sumarmo Solo siap menerapkan layanan Macca Road atau fast track untuk jemaah pada penyelenggaraan haji 1445 H/2024 M.

Hal itu disampaikan Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama (Kemenag) Hilman Latief terkait dengan persiapan haji 1445 H/2024 M seusai melaksanakan rapat akhir dengan delegasi Kementerian Haji Arab Saudi yang hadir di Indonesia dalam rangka menilik kesiapan Macca Road.

Selain Bandara Soekarno Hatta Tangerang Banten, kata Hilman, Bandara Juanda dan Adi Sumarmo juga siap menerapkan layanan tersebut. Artinya, jika tidak ada kendala, maka ada sekitar 120.000 jemaah haji Indonesia yang akan menikmati layanan fast track.

Baca juga: 200.601 Jemaah Lunasi Biaya Haji 2024 Tahap Pertama

"Kita mempersiapkam layanan yang bisa didapat oleh jemaah untuk Macca Road atau thariq makkah. Alhamdulillah hasil kunjungan ini positif. Tiga bandara tersebut siap digunakan untuk Macca Road," ujar Dirjen PHU Hilman Latief di Jakarta, Kamis (29/2/2024).

Menurut Hilman, delegasi Kementerian Haji Arab Saudi yang dipimpin Wakil Menteri Haji Bidang Ziarah Muhammad Abdulrahman M. Al Bejawi mengapresiasi persiapan yang dilakukan Indonesia. Namun, Hilman tidak menampik bahwa ada beberapa hal yang secara detil harus disiapkan lebih lanjut.

Baca juga: Letkol Inf Nur Wahyudi Dilantik Menjadi Dansat-81 Kopassus

"Terutama dengan mitra-mitra kami untuk layanan Macca Road baik di Surabaya maupun di Solo yang baru pertama kali akan memanfaatkan layanan ini," imbuhnya.

Hilman juga menyebutkan selain untuk 120.000 jemaah haji reguler, layanan Macca Road tahun ini juga akan diuji coba untuk jemaah haji khusus. "Jadi dari berbagai diskusi dengan Kemenhaj Arab Saudi, mereka juga sudah mendorong layanan Macca Road ini kepada haji khusus," jelas Hilmam.

"Jadi nanti akan kita uji coba juga kemungkinannya untuk beberapa kloter di haji khusus yang bisa mendapat layanan Macca Road," sambungnya.

Senada, Wakil Menteri Haji Bidang Ziarah Muhammad Abdulrahman M. Al Bejawi berharap Macca Road dapat sukses dan lancar dilaksanakan di Indonesia. Ia menuturkan, layanan fast track yang diperkenalkan di Indonesia sejak lima tahun lalu di Bandara Soetta selalu menunjukkan hasil yang baik.

Al Bejawi berharap praktik baik ini juga dapat dilakukan di Bandara Juanda Surabaya dan Adi Sumarmo Solo. Ada beberapa catatan kecil sebelum pemerintah Arab Saudi mengeluarkan izin fast track.

"Mohon semua catatan yang sudah didiskusikan dipenuhi. Jika semua sudah dipenuhi maka kami akan keluarkan persetujuan fast track. Kesuksesan program fast track ini berkat kerjasama yang sangat baik antara dua negara. Indonesia selalu memberikan yang kami butuhkan," tutur Al Bejawi.

Sementara itu, Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Kemenag Saiful Mujab menyampaikan jika operasional fast track dilakukan di tiga bandara, maka Indonesia menjadi negara dengan jemaah terbanyak yang akan menikmati layanan tersebut.

"Insyaallah jadi Indonesia jadi negara terbanyak yang menggunakan fasilitas Macca Road. Jika 120.000 lebih yang dilayani jalur fast track, artinya ada sekitar 50% jemaah haji kita yang menikmati Macca Road," jelas Mujab.

Mujab mengungkapkan jemaah haji akan memperoleh keuntungan dengan adanya jalur ini. Antara lain, jemaah akan terlayani dengan cepat. Terutama saat tiba di Jeddah dan Madinah, jemaah bisa langsung menuju bis untuk melanjutkan perjalanan darat dan beristirahat.

"Tidak perlu lama lagi menunggu proses imigrasi di bandara, karena prosesnya sudah diselesaikan di Indonesia," papar Mujab.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
DPR Dorong Penguatan...
DPR Dorong Penguatan BPKH untuk Optimalkan Investasi Dana Haji
135.872 Jemaah Haji...
135.872 Jemaah Haji dan Petugas Telah Kembali ke Tanah Air
Kepulangan Haji Capai...
Kepulangan Haji Capai 55 Persen, Kemenhaj Puji Kedisiplinan Jemaah Haji Indonesia
Gelombang I Berakhir,...
Gelombang I Berakhir, 245 Kloter Jemaah Haji Telah Diberangkatkan ke Tanah Air
Wamenhaj: Transparansi...
Wamenhaj: Transparansi jadi Kunci Berantas Kartel Haji
Kemenhaj: 76.829 Jemaah...
Kemenhaj: 76.829 Jemaah Haji dari 195 Kloter Telah Tiba di Indonesia
Penting, Ini Jadwal...
Penting, Ini Jadwal Simulasi dan Tes AKAP Beasiswa Indonesia Bangkit Kemenag 2026
PMB Madrasah Jakarta...
PMB Madrasah Jakarta Jalur Tahfiz 2026 Dibuka, Cek Syarat dan Cara Daftarnya
Insentif Guru PAI Tahap...
Insentif Guru PAI Tahap II 2026 Cair, Berikut Besaran dan Jumlah Penerimanya
Rekomendasi
Era Baru Gim Blockbuster:...
Era Baru Gim Blockbuster: GTA VI Cetak Rekor Global, Indonesia Ikut Demam
Investasi Tepat Sasaran,...
Investasi Tepat Sasaran, Pertamina NRE Raup Dividen dari CREC Filipina
Bukan Gelora E, Bukan...
Bukan Gelora E, Bukan Seres: E5 Plus Jadi Taruhan Terbesar DFSK Sepanjang Sejarah
Berita Terkini
Uya Kuya Jadi Ketua...
Uya Kuya Jadi Ketua DPW DKI Jakarta Gantikan Eko Patrio, PAN Ungkap Alasannya
Pekan Raya Jakarta 2026...
Pekan Raya Jakarta 2026 Belum Humanis bagi Pengunjungnya
Ahmad Ali Beberkan Alasan...
Ahmad Ali Beberkan Alasan Jokowi Turun Langsung Keliling Daerah
Lima Korban SPPI dan...
Lima Korban SPPI dan Momentum Membenahi Program Bela Negara bagi Sipil
Pilihan Praperadilan...
Pilihan Praperadilan untuk Roy Suryo dan Sidang untuk dr Tifa dalam Polemik Ijazah Jokowi
DPR: Kasus Chromebook...
DPR: Kasus Chromebook Adalah The New White Collar Crime Terbaik Tanpa Kriminalisasi
Infografis
India Gunakan S-400...
India Gunakan S-400 Rusia dan Drone Israel untuk Lawan Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved