Wali Kota Semarang Dorong Pengembangan Bawang Merah Varietas Bima Agar Lebih Masif

Sabtu, 02 Maret 2024 - 12:25 WIB
loading...
Wali Kota Semarang Dorong...
Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu panen Bawang Merah bersama Kelompok Tani Sumber Rezeki, kelurahan Purwosari, Kecamatan Mijen, Kota Semarang, Jumat (1/3/2024). (Foto: dok Pemkot Semarang)
A A A
SEMARANG - Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu mendorong agar budi daya pengembangan bawang merah varietas Bima bisa lebih masif. Bahkan, wali kota perempuan pertama di kota Semarang ini optimistis bisa memenuhi kebutuhan bawang merah sendiri, jika penanaman bawang merah dilakukan di beberapa wilayah.

"Sore ini bersama dengan Kelompok Tani Sumber Rezeki, kami panen bawang merah yang berumur 62 hari. Bawangnya gede-gede. Sangat luar biasa," ujar Mbak Ita sapaannya usai panen Bawang Merah Kelompok Tani Sumber Rezeki, kelurahan Purwosari, Kecamatan Mijen, Jumat (1/3/2024).

Menurutnya, dengan hasil tanam yang sangat besar, pengembangan varietas bawang merah ini bisa dikembangkan lebih luas di Kota Semarang.

"Harus bisa dikembangkan, semua harus tau bahwa di Kota Semarang pun bawang merah bisa ditanam dan tumbuh baik," ujarnya.

Sebenarnya, lanjutnya, Pemerintah Kota melalui Dinas Pertanian telah menanam bawang merah varietas ini di Kelurahan Wates, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang. Bahkan, hasil panen bawang merah beberapa waktu lalu sangat memuaskan.

"Bawang merah di Kelurahan Wates, Kecamatan Ngaliyan, juga hasilnya gede-gede. Dan saat ini panen di wilayah Purwosari, Kecamatan Mijen besar-besar juga bawangnya," ucapnya.

Mbak Ita ingin budi daya bawang merah varietas Bima ini dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kota Semarang. Apalagi saat ini sudah mendekati Ramadan dan Idulfitri yang kebutuhan konsumsi bawang tinggi.

"Jika di beberapa wilayah ini bisa ditanam bawang merah, tentu kebutuhan di Kota Semarang bisa terpenuhi dari wilayah sendiri," jelasnya.

Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Sumber Rezeki Marzuqi mengatakan, hasil panen bawang merah varietas Bima ini memang sangat memuaskan.

"Dilihat dari hasil panen ini sangat memuaskan. Perkiraan 19,6 ton per hektare," ujarnya.

Marzuqi mengakui jika dirinya hanya menanam 10 kilogram sebagai bahan edukasi dan penelitian mahasiswa dan pelajar yang ingin mengambil bahan skripsi.

"Kami di kelompok tani, mengedukasi mahasiswa dan pelajar yang ingin mengambil skripsi atau penelitian. Bahkan bawang, merah ini sengaja kita tanam untuk edukasi para mahasiswa," kata Marzuqi.

Dia menjelaskan, budi daya bawang merah miliknya menggunakan sistem semi organik.

"Memang kita masih belum bisa organik penuh, karena bawang merah ini masih butuh pupuk kalium yang sangat tinggi sekali," tuturnya.

Meski demikian, hasil dari satu sampel tanaman bawang merah miliknya bisa menghasilkan 35 rumpun dengan produksi mencapai 19,65 ton/hektare.
(skr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wali Kota Agustina Dukung...
Wali Kota Agustina Dukung lewat Nobar, Celyna Grace Sukses Jadi Jawara Indonesian Idol Season XIV
Wali Kota Agustina Resmi...
Wali Kota Agustina Resmi Lantik Handi Priyanto Sebagai Sekda Kota Semarang
Langkah Nyata Pemkot...
Langkah Nyata Pemkot Semarang Amankan Jalur Silayur dari Risiko Truk Overkapasitas
Wakil Ketua KPK ke Balaikota...
Wakil Ketua KPK ke Balaikota Semarang Beri Tausyiah Ajak ASN dan DPRD Hijrah ke Budaya Antikorupsi
Inflasi Kota Semarang...
Inflasi Kota Semarang Maret 2026 Terkendali di Tengah Tekanan Idul Fitri
Selesaikan Masalah Sampah,...
Selesaikan Masalah Sampah, Pemkot Semarang Pertegas Komitmen melalui PSEL
Wali Kota Semarang,...
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Mitra Kios Warga
KPK Kembali Panggil...
KPK Kembali Panggil Mba Ita dan Suami Terkait Kasus Dugaan Korupsi di Pemkot Semarang
PGN Bersama BRIN dan...
PGN Bersama BRIN dan Pemkot Semarang Garap 20 Hektare Lahan Padi Biosalin
Rekomendasi
Tak Perlu Tunggu Air...
Tak Perlu Tunggu Air Mati, Perumda Bekasi Kini Bisa Deteksi Pipa Bocor Sejak Dini
Pahala Puasa Tasua dan...
Pahala Puasa Tasua dan Asyura: Benarkah Setara 10.000 Malaikat? Ini Penjelasannya
Kasus Wanita Disekap...
Kasus Wanita Disekap 3 Tahun di Bandung, Uya Kuya Desak Polisi Tangkap Pelaku
Berita Terkini
Mahasiswa UBK Desak...
Mahasiswa UBK Desak Pengurus BEM yang Bertemu Gibran Mundur dari Jabatan karena Diduga Terima Uang
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dikabulkan Penangguhan Penahannya, Kubu Jokowi Buka Suara
Penahanan Roy Suryo...
Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangguhkan Kejaksaan, Kapolri: Kewajiban Kami Telah Selesai
37 Organisasi Tolak...
37 Organisasi Tolak Desakan MUI Agar Pelaku dan Pengkampanye LGBT Dipidana
Kasus Tudingan Ijazah...
Kasus Tudingan Ijazah Segera Disidang, Pengacara Pastikan Jokowi Hadir
Qodari: Haji 2026 Lancar,...
Qodari: Haji 2026 Lancar, Masa Tunggu Dipangkas dan Layanan Ditingkatkan
Infografis
26 Miliarder Gagal Cegah...
26 Miliarder Gagal Cegah Zohran Mamdani Jadi Wali Kota Muslim New York
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved