Mahfud MD Sebut Simulasi Makan Siang Gratis Tidak Etis
Jum'at, 01 Maret 2024 - 19:27 WIB
loading...
Cawapres Mahfud MD memberikan keterangan kepada media di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jumat (1/3/2024). FOTO/MPI/MUHAMMAD FARHAN
A
A
A
JAKARTA - Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 3, Mahfud MD menyindir simulasi makan siang gratis yang dihadiri Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto di SMP Negeri 2 Curug, Tangerang, Banten. Mahfud menilai simulasi makan siang gratis tersebut tidak etis karena menjadi program capres-cawapres lain tapi diimplementasikan sebelum pelantikan presiden baru setelah 20 Oktober mendatang.
"Seharusnya program itu tidak dibicarakan sekarang, menunggu presiden baru dilantik, apakah Anies, Prabowo, dan Ganjar yang memenangkan Pilpres," katanya di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jumat (1/3/2024).
Mantan Menteri Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) itu juga menyindir situasi perbedaan pernyataan antara presiden dan menteri. Ia mengatakan, Presiden Jokowi membantah membahas program makan siang gratis, sementara menteri membenarkan.
"Sekarang bicaranya beda-beda, presiden bilang tidak bicarakan itu, sementara menterinya bilang iya. Sekarang mulai tidak terkoordinasi isunya," ujar Mahfud.
"Seharusnya program itu tidak dibicarakan sekarang, menunggu presiden baru dilantik, apakah Anies, Prabowo, dan Ganjar yang memenangkan Pilpres," katanya di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jumat (1/3/2024).
Mantan Menteri Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) itu juga menyindir situasi perbedaan pernyataan antara presiden dan menteri. Ia mengatakan, Presiden Jokowi membantah membahas program makan siang gratis, sementara menteri membenarkan.
"Sekarang bicaranya beda-beda, presiden bilang tidak bicarakan itu, sementara menterinya bilang iya. Sekarang mulai tidak terkoordinasi isunya," ujar Mahfud.
Lihat Juga :