Daftar 5 Jenderal Kopassus yang Paling Disegani, Salah Satunya Pahlawan Nasional

Selasa, 27 Februari 2024 - 17:51 WIB
loading...
Daftar 5 Jenderal Kopassus...
Jenderal Kopassus telah menjadi salah satu posisi yang disegani dalam militer Indonesia dan ada beberapa sosok terkemuka yang tersohor, Selasa (27/2/2024). Foto/Dok/Pen Kopassus
A A A
JAKARTA - Jenderal Kopassus telah menjadi salah satu posisi yang disegani dalam militer Indonesia. Namun dari seluruh prajurit yang pernah menduduki posisi petinggi Kopassus, ada beberapa sosok terkemuka yang tersohor.

Komando Pasukan Khusus atau biasa disingkat Kopassus merupakan bagian dari Komando Utama Tempur yang dimiliki oleh TNI Angkatan Darat. Komando ini juga kerap disebut sebagai pasukan elite milik TNI, Selasa (27/2/2024).

Membuat prajurit yang tergabung dalam Kopassus adalah mereka yang punya pengalaman dan terlatih untuk bertempur. Tak heran jika petinggi satuan ini kerap disegani oleh semua orang.

5 Jenderal Kopassus yang Paling Disegani

1. Letjen TNI (Purn) Prabowo Subianto


Prabowo Subianto telah tergabung sebagai prajurit Kopassus pada tahun 1976 hingga 1985, kala itu dirinya bertugas di Komando Pasukan Sandi Yudha (Kopassandha). Pria kelahiran 17 Oktober 1951 ini juga sempat mengisi posisi komandan Grup 3/Sandhi Yudha, salah satu komando kontra-insurjensi Kopassus.

Baca juga: Cinta Jenderal Kopassus Ini Tertambat di Atas Vespa Biru

Hingga pada Desember 1995, Prabowo diangkat sebagai komandan jenderal Kopassus dengan pangkat mayor jenderal. Salah satu operasi terkenal yang dijalankan oleh Prabowo saat itu adalah keberhasilan operasi pembebasan sandera untuk menyelamatkan penumpang Garuda DC-9 Woyla di Bangkok pada 1981.

Meski harus ada insiden penembakan komandan Sat-81 oleh anak buahnya sendiri, operasi ini dianggap berhasil menyelamatkan nyawa para peneliti yang berkebangsaan Indonesia, Inggris, Belanda, dan Jerman.

2. Jenderal TNI (Purn) Benny Moerdani


Sebelum menjabat sebagai Pangkostrad, Benny Moerdani sempat ditunjuk sebagai anggota RPKAD (nama pasukan sebelum menjadi Kopassus) yang kala itu ditugaskan untuk menekan Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia (PRRI).

Moerdani juga sempat ditugaskan sebagai pelatih pasukan terjun payung yang akan mengambil alih Irian Barat di tahun 1961. Lalu pada tahun 1964, Moerdani dan Batalyon RPKAD dikirim ke Kalimantan untuk bertempur dalam perang gerilya melawan tentara Malaysia dan Inggris sebagai bagian dari konfrontasi Indonesia-Malaysia.

Pria yang lahir pada 2 Oktober 1932 ini merupakan sosok prajurit yang misterius karena banyak berkecimpung di dunia intelijen. Bahkan dirinya adalah penyandang julukan bapak intelijen Indonesia. Kariernya di militer yang cemerlang berhasil membuat Benny diangkat sebagai Panglima ABRI pada 28 Maret 1983.

3. Letkol (Purn) Muhammad Idjon Djanbi


Pria yang punya nama asli Rodes Barendrecht "Rokus" Visser merupakan salah satu sosok yang membentuk Kopassus pada masa kemerdekaan Indonesia. Tidak hanya itu, prajurit asal Belanda ini juga ditunjuk menjadi komandan jenderal Kopassus yang pertama.

Sebelum bergabung dengan militer Indonesia, Idjon Djanbi merupakan mantan anggota Korps Speciale Troepen KNIL.

Pengalaman Idjon Djanbi sebagai anggota pasukan komando pada Perang Dunia II telah menarik perhatian Kolonel AE Kawilarang untuk membantu merintis pasukan komando di Indonesia.

4. Jenderal TNI (HOR) (Purn) Sarwo Edhie Wibowo


Tokoh militer Indonesia yang lahir pada 25 Juli 1925 ini merupakan ayah dari Kristiani Herrawati, istri dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Sarwo Edhie pernah menjabat sebagai Komandan RPKAD ketika Gerakan 30 September terjadi.

Dari situlah sosok Sarwo Edhie menjadi orang yang bertanggung jawab atas pemberantasan G30S. Setelah sekian lama berkutat di RPKAD, Sarwo akhirnya dipindah tugaskan untuk menjadi Panglima Kodam II/Bukit Barisan pada 1967.

Sebelum pensiun dari militer pada 1974, Sarwo sempat menjabat sebagai Gubernur AKABRI pada tahun 1970, dan Pangdam XVII/Cenderawasih di tahun 1968.

5. Brigjen (Anumerta) Slamet Riyadi


Jenderal Kopassus paling disegani yang terakhir ini adalah penerima tanda kehormatan secara anumerta pada tahun 1961, dan ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional Indonesia pada tanggal 9 November 2007.

Slamet Riyadi merupakan salah satu sosok pencetus terbentuknya Kopassus meski baru direalisasikan oleh Alex Kawilarang.

Pada masa Agresi Militer Belanda, Slamet sempat memimpin pasukan Indonesia di beberapa daerah di Jawa Tengah, termasuk Ambarawa dan Semarang, dan pasukan penyisir di sepanjang Gunung Merapi dan Merbabu.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perkuat Nasionalisme,...
Perkuat Nasionalisme, TNI Gelar Nobar Kebangsaan Piala Dunia 2026 di 1.500 Lokasi
PPM sebagai Solusi Ketahanan...
PPM sebagai Solusi Ketahanan Nasional di Bawah Naungan Bacadnas
Ditegur Delegasi Belanda...
Ditegur Delegasi Belanda karena Merokok saat KMB, Jawaban Agus Salim Ini Membuat Mereka Terdiam
Kolonel Inf Achmad Fikri...
Kolonel Inf Achmad Fikri Dalimunthe, Prajurit TNI Pertama yang Lulus National Defence College Yordania
Harumkan Nama Bangsa,...
Harumkan Nama Bangsa, Kolonel Cpn Jimmy Sirait Raih Gelar Master di US Army War College
5 Jenderal dengan Karier...
5 Jenderal dengan Karier Paling Moncer hingga Menjadi Panglima TNI
Anggota Polri dan TNI...
Anggota Polri dan TNI Gugur saat Selamatkan Anak Tenggelam di Pantai Maluku Tenggara
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
Rekomendasi
Kemenko PM Gelar Global...
Kemenko PM Gelar Global Talent Day, Buka Akses Kerja ke Jepang-Jerman
Persaingan Ketat! 86...
Persaingan Ketat! 86 Peserta Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok Berebut Tiket ke Jakarta
Disambut Antusias! 86...
Disambut Antusias! 86 SD Ikuti Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok
Berita Terkini
Asfinawati: Ujaran Kebencian...
Asfinawati: Ujaran Kebencian dalam HAM Menyangkut Ras hingga Agama Bukan Orang per Orang
UBK Keluarkan 9 Poin...
UBK Keluarkan 9 Poin Pernyataan usai Ketua BEM FH Abdimaludin Terima Uang Rp20 Juta
Haul Akbar Ploso, Gus...
Haul Akbar Ploso, Gus Muhaimin: Jangan Hanya Menonton, Santri Harus Jadi Solusi Bangsa
Tiyo UGM Dilaporkan...
Tiyo UGM Dilaporkan ke Polisi, Ray Rangkuti: Harusnya Orang Jahat yang Dihukum Bukan yang Berpikir
Berkas Perkara Roy Suryo...
Berkas Perkara Roy Suryo dan Dokter Tifa Dilimpahkan ke PN Jakarta Timur
Berkas Perkara 3 Pejabat...
Berkas Perkara 3 Pejabat Bea Cukai Dilimpahkan ke Pengadilan, Segera Disidang
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved