Peneliti CSIPP: Oposisi Penting untuk Check and Balances Pemerintahan Mendatang

Selasa, 27 Februari 2024 - 12:28 WIB
loading...
A A A
Harus diakui, menjadi oposisi kekuasaan tidak mudah. Selain oposisi sendiri tidak dikenal dalam sistem politik Indonesia yang mengedepankan presidensialisme multi partai, menjadi oposisi juga secara otomatis menutup kran dan akses terhadap sumber-sumber kekuasaan dan ekonomi. Hal yang tentu saja bisa berdampak pada modalitas politik dalam pertarungan Pemilu 2029.

"Tetapi, manakala pemerintah yang berkuasa tidak menjalankannya dengan baik, dan tingkat kepuasan rakyat rendah, maka oposisi potensial mendapatkan dukungan rakyat. Dan ini tentu saja cukup menguntungkan untuk kepentingan elektoral ke depan," tandasnya.

Agus mengatakan, dalam sejarah perpolitikan Indonesia pasca-Orde Baru, PDIP merupakan salah satu atau bahkan satu-satunya parpol yang pernah memiliki pengalaman dan mampu menjalankan sikap oposisi atau di luar pemerintah. Yakni saat pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) periode 2004-2009 dan 2009-2014. Baca juga: Pakar Hukum Tata Negara Unpad soal Film Dirty Vote: Demokrasi Sedang Tidak Baik-baik Saja

"Dengan melihat hasil pilpres dan pileg serta perkembangan politik pascapemilu, maka PDI Perjuangan sepertinya akan memilih jalan sunyi kekuasaan berupa oposisi. Kalau ini yang dipilih, maka politik Indonesia lima tahun ke depan akan diwarnai dinamika politik yang sangat menarik dan kaya gagasan," terangnya.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Poltracking Temukan...
Poltracking Temukan PDIP Puas Kinerja Pemerintahan Prabowo-Gibran
Soal Film Pesta Babi,...
Soal Film Pesta Babi, TNI AD: Kami Tak Antikritik, tapi Kritik Harus Berdasarkan Data dan Fakta
Soal Pernyataan Amien...
Soal Pernyataan Amien Rais, Foksi Ingatkan Pentingnya Etika Demokrasi di Ruang Publik
PDIP Tolak Revisi UU...
PDIP Tolak Revisi UU Pemilu Jadi Inisiatif Pemerintah: Sama Saja Menyerahkan Nyawa Parpol
Tanggapi Amien Rais,...
Tanggapi Amien Rais, Gerakan Pemuda Marhaen: Penurunan Kualitas Demokrasi
Lewat Forum IQRO, PKS...
Lewat Forum IQRO, PKS Perkuat Peran Solutif Hadapi Krisis Energi
Aktivis Muda Nasional:...
Aktivis Muda Nasional: Persatuan Bangsa Penting di Tengah Tantangan Global
Sidang Gugatan PPP,...
Sidang Gugatan PPP, Saksi Sebut SK Plt Maluku Cacat Hukum
Forum Kebijakan Kita...
Forum Kebijakan Kita di UGM Dorong Mahasiswa Aktif Kawal Demokrasi dan Pendidikan
Rekomendasi
Kemendagri Percepat...
Kemendagri Percepat Penegasan Batas Desa di Tiga Kabupaten di Sultra
Migrasi Pertamax ke...
Migrasi Pertamax ke Pertalite, Subsidi BBM Terancam Jebol Rp19,5 Triliun
Tak Ingin Bernasib seperti...
Tak Ingin Bernasib seperti Ukraina, Polandia Operasikan Jet Tempur Siluman
Berita Terkini
Mahasiswa Soroti Pemborosan...
Mahasiswa Soroti Pemborosan APBN, Qodari: Prabowo Berhasil Hemat Rp300 Triliun
Polri Gelar Nobar Piala...
Polri Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Pakar Hukum: Mendekatkan Polisi dengan Masyarakat
Ditahan KPK, Asrul Azis...
Ditahan KPK, Asrul Azis Tersangka Baru Kasus Kuota Haji Ajukan Praperadilan ke PN Jaksel
Tepis Ada Pembagian...
Tepis Ada Pembagian Keuntungan Program MBG ke Presiden, Kepala BGN: Hoaks
PP Himmah: Waspada Aksi...
PP Himmah: Waspada Aksi Reformasi Jilid II Dimanfaatkan Hambat Program Pemerintah
Kejagung: Sony Sanjaya...
Kejagung: Sony Sanjaya Tak Bisa Jadi Justice Collaborator Jika Menjadi Pelaku Utama
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved