Mayoritas Penerima Bansos Pilih Prabowo-Gibran, Timnas AMIN: Sulit Bedakan Kebijakan untuk Rakyat atau Anak

Senin, 26 Februari 2024 - 23:59 WIB
loading...
Mayoritas Penerima Bansos...
Capres nomor urut 2 Prabowo Subianto memeluk pasangannya di Pilpres 2024 Gibran Rakabuming Raka usai debat cawapres, Minggu (21/1/2024). Foto/Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Juru Bicara Tim Pemenangan Nasional Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Nomor Urut 1 Anies Baswedan - Muhaimin Iskandar (Timnas AMIN) Iwan Tarigan buka suara menanggapi mayoritas penerima bantuan sosial (bansos) memilih pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Iwan sepakat dengan hasil survei terbaru Lembaga Survei Indonesia (LSI) tersebut.

Sebab, diakuinya bahwa sangat sulit membedakan antara kebijakan untuk kepentingan rakyat atau kepentingan anak. Diketahui putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) Gibran ikut dalam kontestasi tersebut.

"Ya kami sependapat dengan LSI oleh karena itu dari awal kami sangat mengkritisi dan menentang politik bansos yang digelontorkan oleh Pemerintahan Jokowi karena akan sulit membedakan antara kebijakan untuk kepentingan rakyat atau untuk kepentingan anaknya yang ikut kontestasi pilpres," ucap Iwan saat dikonfirmasi, Senin (26/2/2024).

Baca juga: Mayoritas Penerima Bansos Pilih Prabowo-Gibran

Iwan menegaskan dana bansos ratusan triliun dapat diindikasikan sebagai politik uang yang bersumber dari APBN untuk memenangkan Gibran Rakabuming Raka.

"Dana Bansos Rp496 triliun yang sangat besar tentunya bisa diindikasikan sebagai politik uang untuk memenangkan anaknya, Gibran menjadi cawapres dan tentunya ini lebih jahat lagi karena politik uang menggunakan APBN yang dibungkus dengan kebijakan bansos," ungkapnya.

Lebih lanjut, Iwan menekankan bahwa Koalisi Perubahan pengusung AMIN mendukung adanya hak angket DPR untuk menyelidiki dugaan penyalahgunaan kekuasaan atau abuse of power. "Oleh karena itu kami sangat mendukung hak angket agar DPR menyelidiki penyalahgunaan kekuasaan abuse of power untuk kepentingan anak dan keluarganya," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, mayoritas penerima bantuan sosial (bansos) memilih pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Hal itu berdasarkan hasil survei terbaru Lembaga Survei Indonesia (LSI) yang diumumkan pada hari ini.

Dari hasil survei yang dilakukan pada 19-21 Februari 2024 itu, memotret ada 24 persen responden yang menerima bansos. Kemudian, ada 74,4 persen responden yang tidak terima bansos.

Dari total yang menerima bansos, sebagian besar responden memilih Prabowo-Gibran pada Pilpres 2024. Adapun responden penerima bansos yang memilih paslon nomot urut 1 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar sekitar 17,6 persen.

Lalu, responden yang memilih paslon nomor urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud MD sekitar 13,1 persen. "Di kalangan yang menerima bansos yang 24% tadi, 69% mendukung 02. Hampir sama tuh, 17,6% dan 17,8% mendukung pasangan 01 dan pasangan 03. Jadi di kalangan penerima bansos, itu dukungannya paling banyak cenderung ada di 02," kata Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan saat memaparkan hasil survei secara daring, Minggu (25/2/2024).
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jokowi Minta PSI Dukung...
Jokowi Minta PSI Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode, AHY: Pemilu 2029 Masih Lama
Prabowo Instruksikan...
Prabowo Instruksikan Sinkronisasi Data Bansos, 88 Daerah Jadi Prioritas Pengentasan Kemiskinan
49 Pendamping PKH Diberhentikan...
49 Pendamping PKH Diberhentikan Akibat Pelanggaran Penyaluran Bansos
Selewengkan Bansos,...
Selewengkan Bansos, 49 Pendamping PKH Dipecat dan 500 Oknum Disanksi
Beredar Kabar Bansos...
Beredar Kabar Bansos Dipotong, Mensos: Itu Hoaks dan Menyesatkan
Selly PDIP: Benahi Data...
Selly PDIP: Benahi Data Penerima Bansos agar Tak Jadi Bancakan Pihak Tertentu
Digitalisasi Bansos...
Digitalisasi Bansos Diperluas ke 42 Daerah Mulai Juni 2026, Begini Penjelasan Komdigi
Belanja Pemerintah per...
Belanja Pemerintah per Januari 2026 Tembus Rp227,4 Triliun, Buat Apa?
DPC Garda Satu se-Malang...
DPC Garda Satu se-Malang Raya Resmi Dikukuhkan, Tegaskan Dukung Program Prabowo-Gibran
Rekomendasi
Pramono Bakal Bangun...
Pramono Bakal Bangun 11 Rusun Baru Pakai APBD, Ini Lokasinya
Insentif Kendaraan Listrik...
Insentif Kendaraan Listrik Mundur Jauh, Begini Kata Purbaya
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Berita Terkini
Rakor dengan Pimpinan...
Rakor dengan Pimpinan BGN, Dasco Tegaskan DPR Awasi Ketat Program MBG agar Tepat Sasaran
Besok Komisi I DPR Tetapkan...
Besok Komisi I DPR Tetapkan 7 Anggota KIP 2026-2030
5 Calon Manajer Kopdes...
5 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal, Kemhan Ganti Nama Latsarmil
Politikus PDIP Ungkap...
Politikus PDIP Ungkap Anggaran Pelatihan SPPI Lebih Besar untuk Latsarmil ketimbang Substansi Koperasi
Implementasi B50 Perkuat...
Implementasi B50 Perkuat Ketahanan Energi dan Tingkatkan Nilai Tambah Sawit
Wamensesneg: Presiden...
Wamensesneg: Presiden Sangat Paham dan Menghargai Kebebasan Akademik di Kampus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved