Uya Kuya Dilaporkan ke Bawaslu, Diduga Kampanye saat Hari Pencoblosan di Malaysia

Selasa, 20 Februari 2024 - 17:25 WIB
loading...
Uya Kuya Dilaporkan...
Uya Kuya dan istri. Foto/Instagram Uya Kuya
A A A
JAKARTA - Calon anggota legislatif (caleg) dari PAN Uya Kuya dilaporkan Migrant Care ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Caleg dari Daerah Pemilihan (Dapil) DKI Jakarta II yang meliputi Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, dan luar negeri ini diduga melakukan kecurangan dalam Pemilu 2024.

Dugaan kecurangan dimaksud adalah saat Uya Kuya hadir di salah satu tempat pemungutan suara (TPS) di Malaysia tepatnya di Gedung WTC ketika hari pencoblosan berlangsung pada Minggi (11/2/2024).

"Kita mendapatkan artis Uya Kuya hadir di sana. Saya melihat jam 10.00 waktu setempat Uya Kuya datang ke Gedung WTC. Di sana banyak WNI yang melakukan pencoblosan. Uya Kuya ada di Gedung WTC lebih dari jam setengah 5 sore masih mondar-mandir sampai sekitar pukul setengah 6 sore," kata staf Migrant Care saat konferensi pers di Media Center Bawaslu, Selasa (20/2/2024).

Uya Kuya Dilaporkan ke Bawaslu, Diduga Kampanye saat Hari Pencoblosan di Malaysia


Baca juga: Temuan Migrant Care: Uya Kuya Kampanye di Hari Pencoblosan



Staf Migrant Care lainnya Trisna Dwi Aresta mengungkapkan alasan mengapa Uya Kuya dilaporkan karena diduga melanggar Undang-Undang Pemilu saat dirinya hadir di TPS di Gedung WTC Malaysia. Dia mengatakan, Uya Kuya melakukan kampanye di luar jadwal yang telah ditentukan.

"Peserta pemilu atas nama Uya Kuya yang sedang dalam kami akan laporkan ke Bawaslu tindak pidana pemilu dalam hal ini melakukan kampanye di luar dari jadwal yang telah ditentukan," kata Trisna di lokasi yang sama.

"Kenapa ketika Uya Kuya datang ke TPS tersebut di Gedung WTC kita bisa bilang itu adalah merupakan sebuah kampanye, karena memang kita harus merujuk pada definisi kampanye yang ada di Undang-Undang Pemilu jelas juga mengungkapkan citra diri juga termasuk dalam kampanye," tambah Trisna.

Trisna memperkuat soal pelaporan Uya Kuya ke Bawaslu bahwa seusai dengan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 48/PUU Tahun 2018. "Mengenai citra diri tidak memisahkan artian citra diri yang ada di dalam secara dramatikal kebahasaan kita yakni sebagai gambaran pribadi, produk atau program peserta pemilu atau visualisasi diri berupa frasa kalimat data atau gambar yang disampaikan," pungkasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Uya Kuya Bikin Sayembara...
Uya Kuya Bikin Sayembara Cari Pelaku Hoaks Dapur MBG, Hadiahnya Rp1 Juta
Uya Kuya dan Adies Kadir...
Uya Kuya dan Adies Kadir Segera Aktif Lagi di DPR, Begini Mekanismenya
Adies Kadir dan Uya...
Adies Kadir dan Uya Kuya Diputus Tidak Melanggar Etik, Kembali Aktif Jadi Anggota DPR
Koordinator Orkestra...
Koordinator Orkestra Beberkan Kronologi Eko Patrio hingga Uya Kuya Joget di Sidang Tahunan MPR
Ahli Strategi AI Lihat...
Ahli Strategi AI Lihat Penjarahan Rumah Sahroni hingga Uya Kuya Akibat dari Disinformasi
MKD Gelar Sidang Etik...
MKD Gelar Sidang Etik Sahroni, Nafa Urbach, Adies Kadir, Uya Kuya, dan Eko Patrio Pekan Depan
Kasus Wanita Disekap...
Kasus Wanita Disekap 3 Tahun di Bandung, Uya Kuya Desak Polisi Tangkap Pelaku
Rumah Dijarah Hingga...
Rumah Dijarah Hingga Kosong, Uya Kuya Tegas Tak Mau Jual karena Nilai Sejarah
Diisukan Punya 750 Dapur...
Diisukan Punya 750 Dapur MBG, Uya Kuya Lapor ke Polda Metro
Rekomendasi
Disambut Antusias! 86...
Disambut Antusias! 86 SD Ikuti Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok
Urgensi Pendekatan Humanis...
Urgensi Pendekatan Humanis dalam Penataan Kota dan Relokasi UMKM
Selamatkan Petani, Peran...
Selamatkan Petani, Peran DSI dalam Tata Niaga Sawit Disebut Perlu Evaluasi Ulang
Berita Terkini
Asfinawati: Ujaran Kebencian...
Asfinawati: Ujaran Kebencian dalam HAM Menyangkut Ras hingga Agama Bukan Orang per Orang
UBK Keluarkan 9 Poin...
UBK Keluarkan 9 Poin Pernyataan usai Ketua BEM FH Abdimaludin Terima Uang Rp20 Juta
Haul Akbar Ploso, Gus...
Haul Akbar Ploso, Gus Muhaimin: Jangan Hanya Menonton, Santri Harus Jadi Solusi Bangsa
Tiyo UGM Dilaporkan...
Tiyo UGM Dilaporkan ke Polisi, Ray Rangkuti: Harusnya Orang Jahat yang Dihukum Bukan yang Berpikir
Berkas Perkara Roy Suryo...
Berkas Perkara Roy Suryo dan Dokter Tifa Dilimpahkan ke PN Jakarta Timur
Berkas Perkara 3 Pejabat...
Berkas Perkara 3 Pejabat Bea Cukai Dilimpahkan ke Pengadilan, Segera Disidang
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved