Kepala BP2MI Berharap Pekerja Migran Indonesia Tidak Dibebani Biaya Penempatan
Senin, 19 Februari 2024 - 21:26 WIB
loading...
A
A
A
Di hadapan 270 pekerja di sektor manufaktur, dan 120 di sektor pekerja perikanan, Benny mengajak agar para pekerja migran tetap menjadi kebersamaan. Tidak terpengaruh dengan suasana di negara penempatan yang membuat kesadaran dan kecintaan terhadap negara Indonesia menjadi terkikis.
Dia juga menyentil agar pekerja migran tidak dicurigai negara. Termasuk mengingatkan agar pekerja migran ingat terhadap keluarga yang ditinggalkan.
”Jangan curigai Pekerja Migran Indonesia, mereka orang-orang baik. Ingat orang-orang tercinta yang kalian tinggalkan. Bekerja dengan penuh kecintaan pada pekerjaan, rajin menabung. Yang paling penting juga tetaplah menjadi Indonesia. Jangan karena pengaruh pergaulan di Korea Selatan membuat solidaritas kalian sebagai sesama anak Indonesia keropos. Terus menjadi merah putih,’’ tutup Benny.
Deputi Bidang Kependudukan dan Ketenagakerjaan, Kementerian PPN/Bappenas Malik mengungkapkan ratusan pekerja yang diberangkat ke Korea ini adalah yang berkompeten di bidangnya.
"Kami berharap rekan-rekan belajar di Korea dan bisa menerapkan di Indonesia. Sehingga kita bisa keluar dari middle income. Korea Selatan menjadi salah satu benchmark,’’ ujar Malik saat memberikan sambutan motivasi di acara Pelepasan BP2MI.
Dia juga menyentil agar pekerja migran tidak dicurigai negara. Termasuk mengingatkan agar pekerja migran ingat terhadap keluarga yang ditinggalkan.
”Jangan curigai Pekerja Migran Indonesia, mereka orang-orang baik. Ingat orang-orang tercinta yang kalian tinggalkan. Bekerja dengan penuh kecintaan pada pekerjaan, rajin menabung. Yang paling penting juga tetaplah menjadi Indonesia. Jangan karena pengaruh pergaulan di Korea Selatan membuat solidaritas kalian sebagai sesama anak Indonesia keropos. Terus menjadi merah putih,’’ tutup Benny.
Deputi Bidang Kependudukan dan Ketenagakerjaan, Kementerian PPN/Bappenas Malik mengungkapkan ratusan pekerja yang diberangkat ke Korea ini adalah yang berkompeten di bidangnya.
"Kami berharap rekan-rekan belajar di Korea dan bisa menerapkan di Indonesia. Sehingga kita bisa keluar dari middle income. Korea Selatan menjadi salah satu benchmark,’’ ujar Malik saat memberikan sambutan motivasi di acara Pelepasan BP2MI.
(cip)
Lihat Juga :