Mbak Ita Dorong Kolaborasi Lintas Sektor Guna Percepat Semarang Bebas TBC
Senin, 19 Februari 2024 - 19:27 WIB
loading...
A
A
A
Melalui sejumlah kerja sama antar pihak seperti Forkopimda, OPD Pemkot Semarang, Instansi lintas sektor dan NGO, dirinya pun berharap ada satu komitmen bersama untuk melawan penyakit mematikan dan ini menuju langkah awal bebas dari TBC dan menuju Generasi Emas 2045.
“Membutuhkan sinergitas intervensi yang melibatkan multi-sektor serta peningkatan pemberdayaan masyarakat. Dan sebagai bentuk komitmen Pemkot Semarang untuk menuju Eliminasi TBC tahun 2028, adalah dengan adanya Peraturan Wali kota Nomor 39 tahun 2017 tentang Rencana Aksi Daerah (RAD) Penanggulangan TBC,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Mochamad Abdul Hakam, menyoroti pentingnya keterlibatan semua pihak dalam upaya penanggulangan TBC. Menurutnya, tidak cukup hanya mengandalkan Dinas Kesehatan atau rumah sakit dalam penanganan masalah ini.
"Tetapi semua unsur yang terlibat di dalamnya adalah termasuk teman-teman dari kecamatan, kelurahan, OPD seluruhnya termasuk akademisi dan NGO. Karena sekali lagi kalau semuanya terlibat, Insyaa Allah 2028 nanti bisa kita capai," ujar Hakam.
Sementara itu, Provincial Manager USAID Bebas TB Jawa Tengah, Endang Nuraini mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada jajaran Pemkot Semarang yang telah berkomitmen bersama-sama menuntaskan angka TBC. Pihaknya memastikan bakal intens melakukan koordinasi untuk mewujudkan Kota Semarang zero TBC di tahun 2028.
“Membutuhkan sinergitas intervensi yang melibatkan multi-sektor serta peningkatan pemberdayaan masyarakat. Dan sebagai bentuk komitmen Pemkot Semarang untuk menuju Eliminasi TBC tahun 2028, adalah dengan adanya Peraturan Wali kota Nomor 39 tahun 2017 tentang Rencana Aksi Daerah (RAD) Penanggulangan TBC,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Mochamad Abdul Hakam, menyoroti pentingnya keterlibatan semua pihak dalam upaya penanggulangan TBC. Menurutnya, tidak cukup hanya mengandalkan Dinas Kesehatan atau rumah sakit dalam penanganan masalah ini.
"Tetapi semua unsur yang terlibat di dalamnya adalah termasuk teman-teman dari kecamatan, kelurahan, OPD seluruhnya termasuk akademisi dan NGO. Karena sekali lagi kalau semuanya terlibat, Insyaa Allah 2028 nanti bisa kita capai," ujar Hakam.
Sementara itu, Provincial Manager USAID Bebas TB Jawa Tengah, Endang Nuraini mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada jajaran Pemkot Semarang yang telah berkomitmen bersama-sama menuntaskan angka TBC. Pihaknya memastikan bakal intens melakukan koordinasi untuk mewujudkan Kota Semarang zero TBC di tahun 2028.
Lihat Juga :