Mbak Ita Dorong Kolaborasi Lintas Sektor Guna Percepat Semarang Bebas TBC
Senin, 19 Februari 2024 - 19:27 WIB
loading...
Mbak Ita, sapaan akrab Wali Kota Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu, menabuh gong menandai Peluncuran Program USAID Bebas TBC di Hotel Harris Semarang, Senin (19/2/2024).
A
A
A
SEMARANG - Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektoral berikut komitmen dalam menangani masalah TBC. Dengan jumlah kasus TBC mencapai 6.527 pada tahun 2023, masalah TBC di Kota Semarang tidak bisa dianggap remeh.
"Masalah TBC ini bukan hanya masalah kesehatan semata, tetapi juga persoalan ekonomi dan perilaku hidup sehat serta yang kedua adalah sanitasi total berbasis masyarakat," ujar Mbak Ita, sapaan akrab wali kota tersebut, saat menghadiri Peluncuran Program USAID Bebas TBC di Hotel Harris Semarang, Senin (19/2/2024).
Dia juga menekankan perlunya sinergitas dalam upaya penanggulangan TBC. Mbak Ita menegaskan bahwa penanggulangan penyakit ini tidak hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan, tetapi juga membutuhkan partisipasi dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, masyarakat, dunia usaha, akademisi, dan media.
"DKK harus membuat time table. Jangan hari ini ada gerakan peluncuran kegiatan setelah itu selesai. Kita bisa berkolaborasi bersama-sama lintas sektoral," katanya.
"Masalah TBC ini bukan hanya masalah kesehatan semata, tetapi juga persoalan ekonomi dan perilaku hidup sehat serta yang kedua adalah sanitasi total berbasis masyarakat," ujar Mbak Ita, sapaan akrab wali kota tersebut, saat menghadiri Peluncuran Program USAID Bebas TBC di Hotel Harris Semarang, Senin (19/2/2024).
Dia juga menekankan perlunya sinergitas dalam upaya penanggulangan TBC. Mbak Ita menegaskan bahwa penanggulangan penyakit ini tidak hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan, tetapi juga membutuhkan partisipasi dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, masyarakat, dunia usaha, akademisi, dan media.
"DKK harus membuat time table. Jangan hari ini ada gerakan peluncuran kegiatan setelah itu selesai. Kita bisa berkolaborasi bersama-sama lintas sektoral," katanya.

Lihat Juga :