Prabowo-Gibran Unggul di Quick Count Pilpres 2024, Ini Analisis LSI Denny JA
Jum'at, 16 Februari 2024 - 16:30 WIB
loading...
Hasil perhitungan cepat atau quick count LSI Denny JA pasangan Capres dan Cawapres Nomor Urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka unggul dengan perolehan suara 58,47%. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Hasil perhitungan cepat atau quick count LSI Denny JA pasangan Capres dan Cawapres Nomor Urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka unggul dengan perolehan suara 58,47%. Faktor tingkat pengenalan dan kesukaan total pemilih kepada keduanya menjadi kunci.
Pendiri LSI, Denny JA mengungkapkan pada survei terakhir Februari 2024, tingkat kedikenalan dan kedisukaan Prabowo dan Gibran mencapai puncaknya. Prabowo-Gibran mencapai status variabel elektabilitas kelas premium.
Baca juga: Real Count KPU Luar Negeri 38,50% Suara Masuk: Ganjar 37,77%, Anies 31,56%, Prabowo 30,67%
"Variabel elektabilitas itu terminologi untuk kondisi pembentuk elektabilitas. Yaitu tingkat pengenalan dan tingkat kesukaan. Yang mengenal Prabowo dan Gibran sudah di atas 90% populasi Indonesia. Dan yang menyukai Prabowo dan menyukai Gibran juga di atas 80%," ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (16/2/2024).
Dengan variabel elektabilitas premium itu, menurut Denny, JA tak diperlukan kecurangan yang masif, terstruktur, dan sistematis untuk menang telak satu putaran.
"Mengapa saya yakin pascaelection ini walaupun begitu banyak protes, politik nasional akan baik-baik saja? Tak akan terjadi kerusuhan model 1998? Ini bisa diprediksi cukup dengan dua indikator. Pertama tingkat kepuasan, approval rating publik kepada Jokowi," tuturnya.
Sejak Juni 2023 hingga Februari 2024, approval rating Jokowi, kepuasan publik pada Jokowi berkisar antara 75-82%. "Itu karena mayoritas publik puas pada Jokowi," katanya.
Pendiri LSI, Denny JA mengungkapkan pada survei terakhir Februari 2024, tingkat kedikenalan dan kedisukaan Prabowo dan Gibran mencapai puncaknya. Prabowo-Gibran mencapai status variabel elektabilitas kelas premium.
Baca juga: Real Count KPU Luar Negeri 38,50% Suara Masuk: Ganjar 37,77%, Anies 31,56%, Prabowo 30,67%
"Variabel elektabilitas itu terminologi untuk kondisi pembentuk elektabilitas. Yaitu tingkat pengenalan dan tingkat kesukaan. Yang mengenal Prabowo dan Gibran sudah di atas 90% populasi Indonesia. Dan yang menyukai Prabowo dan menyukai Gibran juga di atas 80%," ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (16/2/2024).
Dengan variabel elektabilitas premium itu, menurut Denny, JA tak diperlukan kecurangan yang masif, terstruktur, dan sistematis untuk menang telak satu putaran.
"Mengapa saya yakin pascaelection ini walaupun begitu banyak protes, politik nasional akan baik-baik saja? Tak akan terjadi kerusuhan model 1998? Ini bisa diprediksi cukup dengan dua indikator. Pertama tingkat kepuasan, approval rating publik kepada Jokowi," tuturnya.
Sejak Juni 2023 hingga Februari 2024, approval rating Jokowi, kepuasan publik pada Jokowi berkisar antara 75-82%. "Itu karena mayoritas publik puas pada Jokowi," katanya.
Lihat Juga :