Rembug Warga NU dan Muhammadiyah, Sampaikan Keprihatinan atas Pudarnya Etika

Sabtu, 10 Februari 2024 - 22:13 WIB
loading...
Rembug Warga NU dan...
Warga NU (Nahdlatul Ulama) dan Muhammadiyah di Kabupaten Gresik, Jawa Timur menggelar acara rembug bersama, Sabtu (10/2/2024). Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Warga NU (Nahdlatul Ulama) dan Muhammadiyah di Kabupaten Gresik, Jawa Timur menggelar acara rembug bersama, Sabtu (10/2/2024). Rembug bersama digelar untuk menyikapi perkembangan terakhir politik nasional sekaligus sebagai wujud keprihatinan atas memudarnya etika berbangsa dan bernegara yang dilakukan oleh sejumlah elite yang semuanya bersumber dari dalam Istana Kepresidenan.

Inisiator rembug warga NU dan Muhammadiyah, Muhammad Nur Rahman menyatakan bahwa Pemilu 2024 menghadapi ancaman serius dari kekuatan anti reformasi yang ingin membunuh demokrasi, dengan segala bentuk pelanggaran etika dan penyalahgunaan kekuasaan.

“Kami mengambil tema ‘Indonesia Lebih Baik Tanpa 02’, karena kami menganggap pasangan Prabowo dan Gibran dalam Pilpres 2024 ini adalah representasi dari bersatunya kekuatan anti reformasi dan anti demokrasi yang ingin melanggengkan kekuasaan dan politik dinasti,” terang Nur Rahman yang juga kader muda NU ini.

Menurut Muhammad Nur Rahman, rembug ini didasarkan kepada keyakinan bahwa NU dan Muhammadiyah adalah pilar dan penjaga gawang tegaknya demokrasi karena NU dan Muhammadiyah berpegang teguh pada nilai dan prinsip adiluhung yang bersumber dari ajaran agamanya dalam usaha membangun kehidupan berbangsa dan bernegara menuju “Baldatun Thayyibatun wa Rabbun Ghafur”.

“Kami meyakini, ajaran dan prinsip adiluhung NU dan Muhammadiyah akan menolak segala bentuk upaya pelemahan demokrasi dan reformasi. Sebagai warganya yang juga warga negara Indonesia, kami bersepakat untuk tidak tinggal diam. Kami bersikap dan kami bergerak!” tegas Muhammad Nur Rahman, aktivis PMII Gresik ini.
Menurut Nur Rahman, inisiasi Rembug Warga NU dan Muhammadiyah ini diharapkan dapat diikuti secara serentak oleh warga NU dan Muhammadiyah di daerah-daerah lainnya untuk menyuarakan pemilu bermartabat dan semoga dapat membendung upaya pemenangan politik dinasti.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kolaborasi CLIK-Muhammadiyah...
Kolaborasi CLIK-Muhammadiyah Perkuat Literasi Data dan Keuangan untuk Dorong Kesejahteraan Masyarakat
Menlu dan Ketua MPR...
Menlu dan Ketua MPR Bawa Delegasi PBNU-Muhammadiyah ke Pemakaman Ali Khamenei
Pertajam DIM RUU Pemilu,...
Pertajam DIM RUU Pemilu, DPR Buka Peluang Kunjungi NU, Muhammadiyah, hingga Walubi
Jokowi Minta PSI Dukung...
Jokowi Minta PSI Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode, AHY: Pemilu 2029 Masih Lama
Kader Muhammadiyah Uji...
Kader Muhammadiyah Uji Penetapan Awal Bulan Hijriah oleh Menag ke MK
Muktamar XIX Pemuda...
Muktamar XIX Pemuda Muhammadiyah, Affandi Komitmen Tingkatkan Kapasitas Intelektual
Motivasi 2.000 Pelajar...
Motivasi 2.000 Pelajar Muhammadiyah, Mentan Amran: Struggle Now, Enjoy Your Life-Enjoy Now, Struggle for Life
Pramono Sebut Modernisasi...
Pramono Sebut Modernisasi Halalbihalal Dilakukan oleh Muhammadiyah
Gubernur Pramono Ungkap...
Gubernur Pramono Ungkap Modernisasi Halal Bihalal oleh Muhammadiyah
Rekomendasi
Wali Kota Tangsel Paparkan...
Wali Kota Tangsel Paparkan Penanganan Kekeringan, Kebakaran, hingga PSEL
Ilmu Komunikasi UNPAM...
Ilmu Komunikasi UNPAM Gelar Webinar Strategi Portofolio dan LinkedIn bagi Mahasiswa
Bandung Jadi Tuan Rumah...
Bandung Jadi Tuan Rumah Perdana Erafone Run 2026, Targetkan 2.000 Peserta
Berita Terkini
Apresiasi Kejagung Tegas...
Apresiasi Kejagung Tegas Panggil Eks Jampidsus, Sahroni: Bukti Kejaksaan Tidak Main-main!
Program Magang Nasional,...
Program Magang Nasional, Strategi Pemerintah Tekan Angka Pengangguran
Febrie Adriansyah Hadir...
Febrie Adriansyah Hadir Diperiksa Kejagung, Kehadirannya Tak Tertangkap Awak Media
Eksepsi/Perlawanan Dokter...
Eksepsi/Perlawanan Dokter Tifa Dikabulkan Hakim: Bagaimana Nasib Perkara Ijazah Jokowi?
Kejagung Pastikan Proses...
Kejagung Pastikan Proses Etik Febrie Adriansyah Tunggu Perkara Pidana Inkrah
Dari Mimbar ke Layar,...
Dari Mimbar ke Layar, Ketika Algoritma Jadi Guru Agama
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved