Kaesang Sebut Penghapusan Kartu Tani Jadi Aspirasi Terbanyak yang Diterima
Jum'at, 09 Februari 2024 - 14:05 WIB
loading...
Kaesang Pangarep saat kampanye di Lokajaya Stadium, Tuban, Jawa Timur, Jumat (9/2/2024). Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Penghapusan Kartu Tani menjadi aspirasi terbanyak yang diterima Kaesang Pangarep saat bertemu warga Tuban, Jawa Timur, Jumat (9/2/2024). Pandangan ini dikemukakan Ketua Umum DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ini ketika kampanye di Lokajaya Stadium, Tuban.
"Kemarin, salah satu yang saya rasa di mana-mana banyak banget (disampaikan masyarakat), khususnya di Jawa Tengah, ya yang minta (kartu tani) untuk dihilangkan. Itu sih salah satunya," kata Kaesang di Lokajaya Stadium, Tuban.
Hal itu dia sampaikan untuk menanggapi pertanyaan mengenai hal yang paling sering disampaikan masyarakat kepada PSI selama mereka berkampanye.
Lebih lanjut Kaesang menjelaskan, masyarakat terutama yang bekerja sebagai petani menginginkan kebijakan kartu tani dihapus karena mereka merasa, keberadaan kartu itu mempersulit petani dalam mendapatkan pupuk bersubsidi.
Adapun kartu tani adalah kartu yang dirancang secara khusus oleh pemerintah untuk mengalokasikan pupuk bersubsidi kepada kaum petani. Program kartu tani pertama kali mulai berlaku di Pulau Jawa pada 2018.
Persoalan tersebut pun merupakan salah satu masalah yang disoroti oleh Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming, pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut dua yang didukung PSI agar memenangi Pilpres 2024.
Menjamin ketersediaan pupuk, benih, dan pestisida langsung ke petani merupakan salah satu program prioritas yang akan dijalankan oleh Prabowo-Gibran apabila mereka memenangi Pilpres 2024.
"Kemarin, salah satu yang saya rasa di mana-mana banyak banget (disampaikan masyarakat), khususnya di Jawa Tengah, ya yang minta (kartu tani) untuk dihilangkan. Itu sih salah satunya," kata Kaesang di Lokajaya Stadium, Tuban.
Hal itu dia sampaikan untuk menanggapi pertanyaan mengenai hal yang paling sering disampaikan masyarakat kepada PSI selama mereka berkampanye.
Lebih lanjut Kaesang menjelaskan, masyarakat terutama yang bekerja sebagai petani menginginkan kebijakan kartu tani dihapus karena mereka merasa, keberadaan kartu itu mempersulit petani dalam mendapatkan pupuk bersubsidi.
Adapun kartu tani adalah kartu yang dirancang secara khusus oleh pemerintah untuk mengalokasikan pupuk bersubsidi kepada kaum petani. Program kartu tani pertama kali mulai berlaku di Pulau Jawa pada 2018.
Persoalan tersebut pun merupakan salah satu masalah yang disoroti oleh Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming, pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut dua yang didukung PSI agar memenangi Pilpres 2024.
Menjamin ketersediaan pupuk, benih, dan pestisida langsung ke petani merupakan salah satu program prioritas yang akan dijalankan oleh Prabowo-Gibran apabila mereka memenangi Pilpres 2024.
Lihat Juga :