Tak Ikut Kampanye, Presiden Jokowi Dinilai Jaga Iklim Demokrasi

Jum'at, 09 Februari 2024 - 14:14 WIB
loading...
Tak Ikut Kampanye, Presiden...
Koordinator Sahabat DPR Indonesa Bintang Wahyu Saputra mengapresiasi Presiden Jokowi yang tidak ikut berkampanye meski aturan membolehkannya. Foto: Ist
A A A
JAKARTA - Koordinator Sahabat DPR Indonesa Bintang Wahyu Saputra mengapresiasi Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang tidak ikut berkampanye meski aturan membolehkannya. Ini membuktikan Jokowi mempunyai political will yang baik dalam menjaga demokrasi.

"Jika yang disangkakan sebagian kecil masyarakat benar bahwa Jokowi membangun dinasti harusnya beliau turun kampanye untuk putra sulungnya Gibran Rakabuming Raka. Tapi, itu tidak dilakukan," ujar Bintang, belum lama ini.

Baca juga: Didampingi Prabowo, Jokowi: Presiden Itu Boleh Kampanye dan Memihak

"Tidak ada keraguan, Presiden Jokowi adalah negarawan yang mengutamakan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi atau keluarganya," sambungnya.

Dia mengajak masyarakat kembali merefleksikan pembangunan dan keberhasilan Jokowi dalam memajukan Indonesia selama 10 tahun jadi pemimpin di republik ini.

Bintang mengimbau masyarakat melek politik. Kemudian, tidak termakan isu ataupun opini yang merendahkan marwah presiden, merusak persatuan dan kesatuan bangsa serta negara.

"Buka mata dan pikiran kita, lihat secara objektif apa yang sudah diberikan Presiden Jokowi bagi bangsa," ucapnya.

Sahabat DPR Indonesia akan melakukan deklarasi Barisan Penjaga Legacy Presiden sebagai bentuk penghargaan dan penghormatan bagi para mantan presiden khususnya Jokowi .

Tak lupa, dia mengajak masyarakat ikut berpartisipasi aktif hadir ke TPS pada 14 Februari 2024 dan menyerukan masyarakat untuk menjaga keutuhan berbangsa dan bernegara.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pengamat: Penegakan...
Pengamat: Penegakan Hukum Jadi Cermin Kualitas Demokrasi
Demokrasi Belum Utuh...
Demokrasi Belum Utuh Jika Perempuan Masih Minim Keterwakilan
Menata Demokrasi Produktif...
Menata Demokrasi Produktif untuk Kesejahteraan Lintas Generasi
28 Tahun Reformasi 1998:...
28 Tahun Reformasi 1998: Demokrasi Tumbuh, Oligarki Menguat, Keadilan Sosial Masih Diperebutkan
Peristiwa Bersejarah...
Peristiwa Bersejarah 21 Mei 1998, Soeharto Berhenti dari Jabatan Presiden
Kebangkitan Nasional...
Kebangkitan Nasional dengan Meningkatkan Kohesi Sosial
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Profil Abelardo De La...
Profil Abelardo De La Espriella, Pengacara Berjam Tangan Mewah yang Jadi Presiden Baru Kolombia
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
Rekomendasi
WOSPAC Siapkan Fondasi...
WOSPAC Siapkan Fondasi Talenta Muda, Jaga Asa Indonesia Menuju Piala Dunia
Harapan Pramono Anung...
Harapan Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Warga Hidupnya Nyaman, Gampang, Bahagia, dan Mudah
Inggris Juara Grup L,...
Inggris Juara Grup L, Kroasia Susah Payah Kalahkan Ghana
Berita Terkini
29 Brigjen Pol Dimutasi...
29 Brigjen Pol Dimutasi Kapolri pada Juni 2026, Ini Nama-namanya
Jokowi Pakai Baju Berlogo...
Jokowi Pakai Baju Berlogo PSI: Artinya Tahu Sendiri
Bangun Integrasi Hukum...
Bangun Integrasi Hukum dan Seni Lewat Pustaka Nada
Kemhan Beberkan Materi...
Kemhan Beberkan Materi Latihan Fisik Calon Manajer Kopdes: Baris-berbaris hingga Hormat Militer
Boni Hargens: Peningkatan...
Boni Hargens: Peningkatan Kepercayaan Publik kepada Polri Perkuat Stabilitas Demokrasi
DPR Desak Latsarmil...
DPR Desak Latsarmil Peserta SPPI Disetop: Nyawa Jangan Dianggap Enteng!
Infografis
UU DKJ Diteken Jokowi,...
UU DKJ Diteken Jokowi, Jakarta Tak Lagi Jadi Ibu Kota Negara
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved