4 Perbedaan Kopassus Grup 1, Grup 2, dan Grup 3: dari Pembentukan, Peran, hingga Anggota

Kamis, 08 Februari 2024 - 11:48 WIB
loading...
4 Perbedaan Kopassus...
Kopassus Grup 1, Grup 2, dan Grup 3 memiliki sejumlah perbedaan. Masing-masing grup memiliki peran dan anggota yang dibentuk untuk mencapai tujuan Kopassus itu sendiri. FOTO/DOK.TNI
A A A
JAKARTA - Kopassus Grup 1, Grup 2, dan Grup 3 memiliki sejumlah perbedaan. Masing-masing grup memiliki peran dan anggota yang dibentuk untuk mencapai tujuan Kopassus itu sendiri.

Sebagai salah satu pasukan elite milik Tentara Nasional Indonesia (TNI), Komando Pasukan Khusus (Kopassus) memiliki tugas yang berbeda dari pasukan reguler pada umumnya. Pasukan elite ini biasanya melakukan tugas penyusupan, pengintaian, penyerbuan, anti terorisme dan berbagai jenis perang nonkonvensional lainnya.

Dalam menjalankan tugasnya, Kopassus membagi satuan mereka ke dalam tiga grup, yakni Grup 1, Grup 2, dan Grup 3. Lalu apa saja perbedaannya?

Baca juga: 3 Pangdam Termuda di Pulau Jawa pada Awal 2024, Nomor 2 Eks Danjen Kopassus

Berikut ini 4 Perbedaan Kopassus Grup 1, Grup 2 dan Grup 3

1. Tahun Pembentukan

Grup 1 Kopassus terbentuk pada 23 Maret 1963. Pembentukan Grup 1 Kopassus yang saat itu bernama RPKAD dipimpin oleh Kolonel Inf Moeng Parhadimulyo dalam sebuah upacara di Lapangan IKADA sekarang Monas.

Sedangkan Grup 2 Kopassus terbentuk lebih dulu pada 1962. Pembentukan grup ini tidak lepas dari peristiwa bersejarah, saat negara menghadapi banyaknya pemberontakan bersenjata di antaranya DI/TII, Republik Maluku Selatan (RMS) di Ambon, kemudian PRRI/Permesta, Operasi Trikora di Irian Barat dan G30S/PKI.

Sedangkan Kopassus Grup 3 menjadi yang termuda, karena baru didirikan pada 24 Juli 1967. Grup ini biasa disebut Sandi Yudha yang memiliki spesialisasi intelijen.

2. Lokasi Markas

Markas Grup 1 Kopassus awalnya berada di Cijantung, Jakarta Timur. Namun karena wilayah Cijantung diperkirakan bakal ramai dan padat, sehingga menyulitkan Kopassus melakukan latihan dan penempatan pasukan, akhirnya dipindah ke Serang, Banten.

Markas Grup 2 berada di Yogyakarta, tepatnya di Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Sedangkan untuk markas grup 3 terletak di Mako Cijantung, Jakarta Timur.

3. Peran

Grup 1 dan Grup 2 memiliki peran yang sama, yakni Para Komando (Parako). Dalam penugasannya, mereka bisa diterjunkan di mana saja. Mulai dari operasi lintas udara, hingga penyerbuan amfibi dari laut.

Sedangkan untuk Grup 3/Sandhi Yudha memiliki peran untuk menjalankan tugas rahasia "Clandestine Operation", membuat mereka harus punya kemampuan dalam intelijen tempur atau combat intel,dan counter insurgency (kontra pemberontakan).

4. Anggota dan Jumlah Prajurit

Grup 1 membawahi 3.274 personel yang terbagi ke dalam empat Batalyon Tempur, yaitu:

- Batalyon 11/Atulo Sena Baladhika
- Batalyon 12/Asabha Sena Baladhika
- Batalyon 13/Thikkaviro Sena Baladhika
- Batalyon 14/Bhadrika Sena Baladika

Grup 2 membawahi 1.459 personel yang terbagi ke dalam tiga Batalyon Tempur, yaitu:

- Batalyon 21/Buhpala Yudha
- Batalyon 22/Manggala Yudha
- Batalyon 23/Dhanuja Yudha

Sedangkan untuk Grup 3, jumlah anggotanya ini terbilang masih rahasia. Namun mereka dibagi menjadi :

- Batalyon 31/Eka Sandhi Yudha Utama
- Batalyon 32/Apta Sandhi Prayudha Utama
- Batalyon 33/Wira Sandhi Yudha Sakti

Itulah beberapa perbedaan dari Kopassus Grup 1, 2, dan 3. Dari penjelasan tersebut, Grup 3 Kopassus bisa dibilang sebagai grup khusus, yang para anggotanya merupakan yang telah berhasil menyelesaikan seleksi super ketat.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Komisi I Bangga TNI...
Komisi I Bangga TNI Ikut Urus Pertanian, Dave Laksono: Ini Bukan Kembali ke Dwifungsi
Perkuat Nasionalisme,...
Perkuat Nasionalisme, TNI Gelar Nobar Kebangsaan Piala Dunia 2026 di 1.500 Lokasi
PPM sebagai Solusi Ketahanan...
PPM sebagai Solusi Ketahanan Nasional di Bawah Naungan Bacadnas
Kolonel Inf Achmad Fikri...
Kolonel Inf Achmad Fikri Dalimunthe, Prajurit TNI Pertama yang Lulus National Defence College Yordania
Harumkan Nama Bangsa,...
Harumkan Nama Bangsa, Kolonel Cpn Jimmy Sirait Raih Gelar Master di US Army War College
Pangdivif 1 Kostrad...
Pangdivif 1 Kostrad Mayjen TNI Fikri Musmar Pimpin Sertijab Danyonkav 1 Kostrad
Gandeng TNI, Kemendikdasmen...
Gandeng TNI, Kemendikdasmen Percepat Rekonstruksi Sekolah Terdampak Bencana di Aceh
Anggota Polri dan TNI...
Anggota Polri dan TNI Gugur saat Selamatkan Anak Tenggelam di Pantai Maluku Tenggara
Eksekusi Hotel Sultan...
Eksekusi Hotel Sultan Ricuh, Simpatisan Lempari Polisi dan TNI dengan Batu
Rekomendasi
Microdrama China The...
Microdrama China The Little Lucky Star Tayang di V+Short, Ini Sinopsisnya
Tak Lagi Sekadar Hiburan,...
Tak Lagi Sekadar Hiburan, Industri Entertainment Kini Jadi Ladang Investasi Baru
Nekat Melenceng dari...
Nekat Melenceng dari Jalur Bakal Disikat! Iran Ultimatum Keras soal Selat Hormuz
Berita Terkini
MNC Digital Entertainment...
MNC Digital Entertainment Raih Penghargaan Bisnis Indonesia Awards 2026 Kategori Media dan Hiburan
Kuasa Hukum Dokter Tifa...
Kuasa Hukum Dokter Tifa Tuding Dakwaan JPU Diskriminatif dan Ada Rekayasa Prosedur
Tim Hotman 911 Laporkan...
Tim Hotman 911 Laporkan Oknum Aparat yang Siksa Perempuan ke Bareskrim
Roy Suryo Ajukan Praperadilan...
Roy Suryo Ajukan Praperadilan di PN Jaksel, Kubu Jokowi Sebut Mengulur Waktu
HUT ke-80 Bhayangkara...
HUT ke-80 Bhayangkara Momentum Perkuat Transformasi dan Pelayanan Masyarakat
Pakar Hukum Tegaskan...
Pakar Hukum Tegaskan Karya Jurnalistik Tak Bisa Dijadikan Barang Bukti Persidangan Dokter Tifa
Infografis
Hasil Drawing Babak...
Hasil Drawing Babak 4: Timnas Indonesia Satu Grup dengan Irak dan Arab Saudi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved