Beri Motivasi, Atikoh Ceritakan Momen Haru Sang Ibunda Wafat saat Tahajud
Rabu, 07 Februari 2024 - 19:30 WIB
loading...
A
A
A
"Waktu itu kan alhamdulillah sampai beliau meninggal itu tidak pernah lepas tahajud, jam 4 kok belum keluar Salat Tahajud. Ini sudah mau Subuh, ternyata beliau sudah meninggal di kamar," cerita Atikoh.
Baca juga: Momen Atikoh Ganjar Bermalam di Ponpes Syifaul Qulub Serang Banten
"54 hari kemudian kakak sulung saya yang saat itu satu-satunya sudah bekerja juga meninggal. Dan beberapa bulan kemudian Bapak saya meninggal. Bapak saya meninggal sementara anak-anaknya itu masih sekolah semua. Dua kakak saya masih kuliah, saya masih kuliah, dan adik saya masih sekolah SMP," sambungnya.
Mantan wartawati ini mengatakan jika memakai nalar manusia, kondisi keluarganya saat itu sudah dalam keadaan kolaps dan sudah tidak bisa apa-apa. Tetapi, Atikoh sangat meyakini keimanan tentang ketakwaan.
"Ketika kita memiliki yang bisa kita sadarkan apa pun masalah kita selalu ada Allah SWT yang membantu kita. Mungkin bisa tangan saudara, tetangga. Alhamdulillah kami berempat bisa melanjutkan kuliah sampai selesai," ujar Atikoh.
Baca juga: Momen Atikoh Ganjar Bermalam di Ponpes Syifaul Qulub Serang Banten
"54 hari kemudian kakak sulung saya yang saat itu satu-satunya sudah bekerja juga meninggal. Dan beberapa bulan kemudian Bapak saya meninggal. Bapak saya meninggal sementara anak-anaknya itu masih sekolah semua. Dua kakak saya masih kuliah, saya masih kuliah, dan adik saya masih sekolah SMP," sambungnya.
Mantan wartawati ini mengatakan jika memakai nalar manusia, kondisi keluarganya saat itu sudah dalam keadaan kolaps dan sudah tidak bisa apa-apa. Tetapi, Atikoh sangat meyakini keimanan tentang ketakwaan.
"Ketika kita memiliki yang bisa kita sadarkan apa pun masalah kita selalu ada Allah SWT yang membantu kita. Mungkin bisa tangan saudara, tetangga. Alhamdulillah kami berempat bisa melanjutkan kuliah sampai selesai," ujar Atikoh.
Lihat Juga :