Pandemi Covid-19, Wakil Ketua MPR Minta Kesehatan Jiwa Warga Diperhatikan

Rabu, 12 Agustus 2020 - 19:48 WIB
loading...
Pandemi Covid-19, Wakil...
Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat saat menghadiri diskusi daring bertema Mengantisipasi Rawan Kesehatan Jiwa Selama Pandemi, Rabu (12/8/2020). FOTO/SINDOnews/Abdul Rochim
A A A
JAKARTA - Penanganan pandemi Covid-19 harus dilakukan secara holistik. Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat mengatakan, pendekatan kemanusiaan dalam menangani pandemi harus melalui perlindungan terhadap kesehatan fisik, juga kesehatan mental , dan jiwa dari setiap warga negara.

"Pendiri bangsa kita mencita-citakan Indonesia Raya dapat dicapai lewat membangun jiwa dan membangun badan atau raga. Pesan yang kuat bahwa tidak bisa dipisah antara jiwa dan raga sebagai satu kesatuan yang utuh," kata Lestari Moerdijat saat menjadi pembicara kunci dalam diskusi daring bertema “Mengantisipasi Rawan Kesehatan Jiwa Selama Pandemi”, Rabu (12/8/2020). (Baca juga: Update Kasus Corona: 130.718 Positif, 85.798 Sembuh, 5.903 Meninggal)

Karena itu, jelas Rerie-sapaan akrab Lestari, Covid-19 harus dilihat sebagai pandemi yang memiliki dampak multidimensi. Bukan hanya menyangkut keselamatan nyawa warga negara, tetapi juga memiliki dimensi psikososial.

Tekanan ekonomi keluarga sebagai dampak dari kebijakan pengendalian Covid-19, menurut Rerie, seringkali mengganggu kesehatan jiwa dan bisa berujung pada upaya percobaan bunuh diri. "Berdasarkan kenyataan itu, dampak krisis pada kesehatan bukan masalah individu yang harus dihadapi sendiri, tetapi menjadi tanggung jawab bersama. Sehingga negara harus hadir sebagai penyedia solusi atas masalah kejiwaan yang dialami warga negara," ujar Rerie. (Baca juga: Soal Uji Vaksin, Fahira Idris Minta Penanganan Covid-19 Jangan Kendur)

Menurut legislator Partai NasDem itu, kesehatan mental dan jiwa warga negara merupakan bagian dari pertahanan negara. "Semakin baik tingkat kesehatan jiwa sebuah bangsa akan memperkuat pertahanan negara itu. Sebaliknya, rendahnya tingkat kesehatan jiwa sebuah bangsa akan membuat pertahanan negara itu rapuh," tandasnya.

Direktur Kesehatan Jiwa dan Napza Kementerian Kesehatan Fidiansyah mengungkapkan, pemerintah sudah menyiapkan layanan hotline 119 ext 8 untuk mengakomodasi keluhan-keluhan terkait kesehatan jiwa yang terjadi sebagai dampak dari pandemi Covid-19.

Fidiansyah berharap, masyarakat bisa meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan jiwa di masa pandemi ini. "Semakin banyak yang peduli, saya berharap dukungan terhadap upaya meningkatkan kesehatan jiwa semakin luas," ujarnya.

Sekretaris Jenderal Asian Federation of Psychiatric Association dan Inisiator UU Kesehatan Jiwa Nova Riyanti Yusuf mengungkapkan, masa pandemi Covid-19 ini menyebabkan negara-negara dunia, termasuk Indonesia mengalami perubahan ekstrem psikologis terbesar.

Untuk mengantisipasi kondisi itu, menurut Nova, pemerintah perlu mempersiapkan strategi layanan dan intervensi kesehatan jiwa pada saat dan pascapandemi Covid-19.

Namun, tegas Nova, sangat disayangkan masalah kesehatan jiwa belum masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN). Sehingga, menurut dia, percepatan penyelesaian peraturan-peraturan turunan UU No 18 tahun 2014 tentang Kesehatan Jiwa, harus menjadi prioritas.

Diskusi yang dimoderatori Ketua DPP Partai NasDem Bidang Kesehatan Okky Asokawati itu digelar Forum Diskusi Denpasar12 bekerja sama dengan DPP Partai NasDem Koordinator Bidang Kebijakan Publik dan Issue Strategis. Ikut dalam webinar Dosen Fak Psikologi Universitas Airlangga Nurul Hartini dan Dosen Fakultas Psikologi UI Latifah Hanum, serta panelis Siswantini Suryandari (Award Winning Journalist/Wartawan Bidang Kesehatan Media Indonesia).
(nbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Program Titian Psikolog...
Program Titian Psikolog Klinis: Upaya Menjembatani Kebutuhan Tenaga Kesehatan Jiwa Indonesia
Covid-19 di Asia Naik,...
Covid-19 di Asia Naik, Mantan Komandan Satgas RS Wisma Atlet Imbau Masyarakat Waspada
Alumni Relawan RSDC...
Alumni Relawan RSDC Wisma Atlet Hadiri Reuni dan Halalbihalal di Markas Marinir
Mitigasi Inklusif Kolaboratif...
Mitigasi Inklusif Kolaboratif Organisasi Jadi Model Ideal Hadapi Bencana Non Alam Pandemi
Ansor dan Basada Kunjungi...
Ansor dan Basada Kunjungi PKJN, Bahas Kerja Sama Penanganan Kesehatan Mental
3 Orang Jadi Tersangka,...
3 Orang Jadi Tersangka, Kasus Pengadaan APD Covid-19 Rugikan Negara Rp319 Miliar
2 Juta Warga Israel...
2 Juta Warga Israel Hadapi Krisis Kesehatan Mental setelah 2 Tahun Perang di Gaza
Waspada! Narsis Berlebihan...
Waspada! Narsis Berlebihan Bisa Jadi Tanda Gangguan Jiwa
Mengenal Self-Harm,...
Mengenal Self-Harm, Masalah Kesehatan Mental yang Membuat Seseorang Menyakiti Diri Sendiri
Rekomendasi
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Harga Emas Malas Bergerak...
Harga Emas Malas Bergerak di Posisi Rp2.668.000 per Gram, Intip Daftar Lengkapnya
Apple Setuju Berkolaborasi...
Apple Setuju Berkolaborasi dengan Intel untuk Merancang dan Memproduksi Chip
Berita Terkini
Momen Pelimpahan Roy...
Momen Pelimpahan Roy Suryo ke Kejaksaan, Sempat Adu Mulut Tolak Pakai Baju Tahanan
5.000 Jembatan Gantung...
5.000 Jembatan Gantung Dibangun, Prabowo Ingin Percepat Konektivitas Pelosok
Keluarga Roy Suryo dan...
Keluarga Roy Suryo dan Dokter Tifa Resmi Ajukan Penangguhan Penahanan
Din Syamsuddin Ungkap...
Din Syamsuddin Ungkap Bung Karno Tokoh Dikagumi Dunia Internasional
Dilimpahkan ke Kejari...
Dilimpahkan ke Kejari Jaksel, Roy Suryo: Allahu Akbar, Terus Semangat!
Keluar dari RS Polri,...
Keluar dari RS Polri, Roy Suryo Kepalkan Tangan, dr tifa Dipegang 2 Polisi
Infografis
Pandemi Covid-19 Usai,...
Pandemi Covid-19 Usai, Kini Muncul Virus Nipah yang Mematikan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved