Bawaslu: Pilkada 2020 Berpotensi Kurangi Kampanye di Luar Jadwal

Rabu, 12 Agustus 2020 - 19:54 WIB
loading...
Bawaslu: Pilkada 2020...
Ketua Bawaslu Abhan menyampaikan Pilkada 2020 peserta mendapatkan masa kampanye lebih panjang dari tahun sebelumnya, yakni selama 71 hari. FOTO/DOK.SINDOphoto
A A A
JAKARTA - Badan Pengawas Pemilu ( Bawaslu ) menyebut kampanye di luar jadwal pada tahapan Pilkada 2020 berpotensi berkurang. Sebab, pada Pilkada kali ini peserta mendapatkan masa kampanye lebih panjang dari tahun sebelumnya, yakni selama 71 hari.

Ketua Bawaslu Abhan menyampaikan bahwa pada Pemilu di tahun-tahun sebelumnya, jadwal kampanye di media massa dilakukan pada 14 hari terakhir menjelang tahapan kampanye berakhir. "Kalau lihat masa kampanye yang dimulai sama dengan masa kampanye bentuk (metode) lainnya, ini sedikit mengurangi persoalan adanya istilah kampanye di luar jadwal," kata Abhan di Gedung Bawaslu, Jakarta Pusat, Rabu (12/8/2020).

Lebih lanjut dia menjelaskan, pada Pilkada 2020 jarak waktu antara penetapan pasangan calon kepala daerah dengan dimulainya masa kampanye hanya berjarak 3 hari. Di mana, penetapan paslon digelar pada 23 September 2020, sedangkan masa kampanye dimulai 26 September hingga 5 Desember 2020.(Baca juga: Syarat Jalur Independen Perlu Diperlonggar untuk Mengurangi Calon Tunggal )

Abhan menceritakan, di pemilu sebelumnya setelah penetapan, paslon berlomba-lomba untuk melakukan sosialisasi lewat media massa. Padahal, tahapan kampanye media massa belum dimulai. Abhan berharap jarak yang singkat ini bisa menekan potensi terjadinya kampanye di luar jadwal.

"Kampanye di luar jadwal itu mungkin tidak ada karena memang ya sudah ketika penetapan pasangan calon, 3 hari setelah itu bisa melakukan kegiatan kampanye melalui media massa, cetak, elektronik maupun daring," ujarnya.

Kendati potensi kampanye di luar jadwal menjadi berkurang, hal ini akan menjadi tantangan bagi lembaganya untuk harus lebih ekstra dalam mengawasi masa kampanye yang lebih panjang. "Dengan menambah masa (kampanye) yang begitu lama, 71 hari, artinya memang kerja ekstra keras bagi kita lebih," katanya.(Baca juga: Demokrat dan PPP Sepakat Koalisi di 23 Daerah Pilkada 2020 )
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
PKB: Jangan Justru saat...
PKB: Jangan Justru saat Terjadi Politik Uang, Bawaslunya Malah Hilang
Bawaslu Usul Blacklist...
Bawaslu Usul Blacklist Pelaku Money Politics dalam Pemilu, Golkar: Bisa Jadi Alternatif Penegakan Hukum
MK Diminta Larang Keluarga...
MK Diminta Larang Keluarga Presiden dan Wapres Ikut Pilpres, PKS: Bagus juga untuk Pilkada
Wacana Pilkada lewat...
Wacana Pilkada lewat DPRD, Pengamat: Akibat Biaya Politik Tinggi
Tahapan Pemilu 2029...
Tahapan Pemilu 2029 Dimulai Tahun Depan, DPR Targetkan RUU Pilkada Rampung 2026
Upaya Minimalkan Politik...
Upaya Minimalkan Politik Uang, Bawaslu Kaji Sistem Transaksi Nontunai
KPU dan Bawaslu Bahas...
KPU dan Bawaslu Bahas Tantangan Digitalisasi Pemilu Menuju Indonesia Emas
Demo Rusuh Guncang Georgia,...
Demo Rusuh Guncang Georgia, Massa Serbu Istana Presiden
Rekomendasi
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Catat Ekspansi Signifikan,...
Catat Ekspansi Signifikan, Dyputu Studio Bekasi Jadi Subjek Penelitian Akademis
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
Berita Terkini
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
KPK Ungkap Tahapan yang...
KPK Ungkap Tahapan yang Harus Dilalui untuk Ekstradisi Tersangka E-KTP Paulus Tannos
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Prediksi Ada Reshuffle,...
Prediksi Ada Reshuffle, Pengamat: Prabowo Butuh Menteri Eksekutor dan Komunikator Ulung
Revisi UU Pemilu Belum...
Revisi UU Pemilu Belum Dibahas, Golkar Usul Prabowo Kumpulkan Ketum Parpol
Infografis
Jadwal Contraflow Arus...
Jadwal Contraflow Arus Mudik dan Balik Lebaran di Tol Jakarta-Cikampek
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved