Jubir TPN Ganjar-Mahfud, Ferry Kurnia Ajak Masyarakat Pilih Pemimpin Berdasarkan Rekam Jejak
Senin, 05 Februari 2024 - 22:10 WIB
loading...
A
A
A
Ferry yang juga Wakil Direktur Eksekutif Bidang Saksi dan Pengamanan Hasil Pemilu TPN ini menjelaskan Ganjar-Mahfud secara tegas menyebutkan rakyat merupakan sumber energi dan harus dimuliakan. Hal itu diturunkan menjadi tiga janji politik Ganjar-Mahfud.
Baca juga: Siti Atikoh Berpesan untuk Pemilih Muda: Lihat Rekam Jejak Calon Pemimpin
"Karena bagi Ganjar-Mahfud, rakyat adalah sumber energi dan harus memuliakan rakyat. Ganjar adalah capres rakyat, yang selalu bersama rakyat dan merasakan denyut nadi dan perih getirnya rakyat. Sehingga tiga hal ini menjadi janji: taat pada Tuhan, menjunjung hukum dan setia pada rakyat," ungkapnya.
Ferry yang juga Wakil Ketua Umum DPP Partai Persatuan Indonesia (Perindo) tersebut menegaskan agar Pemilu 2024 mendatang tidak dicederai dengan praktik mengangkangi konstitusi maupun Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN).
"Pemilu jangan dicederai dengan praktik-praktik mengangkangi konstitusi atau tidak taat pada konstitusi, praktik kolusi, nepotisme, dinasti politik bahkan korupsi," tutur caleg DPR RI Dapil Jawa Barat I (Kota Bandung dan Kota Cimahi) ini.
Diketahui dalam debat kemarin, Ganjar menyinggung pesan Presiden Jokowi saat kontestasi Pilpres 2019. Saat itu, Jokowi berpesan untuk tidak memilih pemimpin yang diktator dan pelanggar Hak Asasi Manusia (HAM).
Baca juga: Siti Atikoh Berpesan untuk Pemilih Muda: Lihat Rekam Jejak Calon Pemimpin
"Karena bagi Ganjar-Mahfud, rakyat adalah sumber energi dan harus memuliakan rakyat. Ganjar adalah capres rakyat, yang selalu bersama rakyat dan merasakan denyut nadi dan perih getirnya rakyat. Sehingga tiga hal ini menjadi janji: taat pada Tuhan, menjunjung hukum dan setia pada rakyat," ungkapnya.
Ferry yang juga Wakil Ketua Umum DPP Partai Persatuan Indonesia (Perindo) tersebut menegaskan agar Pemilu 2024 mendatang tidak dicederai dengan praktik mengangkangi konstitusi maupun Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN).
"Pemilu jangan dicederai dengan praktik-praktik mengangkangi konstitusi atau tidak taat pada konstitusi, praktik kolusi, nepotisme, dinasti politik bahkan korupsi," tutur caleg DPR RI Dapil Jawa Barat I (Kota Bandung dan Kota Cimahi) ini.
Diketahui dalam debat kemarin, Ganjar menyinggung pesan Presiden Jokowi saat kontestasi Pilpres 2019. Saat itu, Jokowi berpesan untuk tidak memilih pemimpin yang diktator dan pelanggar Hak Asasi Manusia (HAM).
Lihat Juga :