Riwayat Pendidikan dan Karier Militer Hadi Tjahjanto, Mantan Panglima TNI yang Jadi Menteri Jokowi

Senin, 05 Februari 2024 - 21:59 WIB
loading...
Riwayat Pendidikan dan...
Marsekal TNI (Purn) Hadi Tjahjanto merupakan salah seorang purnawirawan Pati TNI Angkatan Udara. Ia pernah menjabat sebagai KSAU hingga Panglima TNI. FOTO/DOK.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Marsekal TNI (Purn) Hadi Tjahjanto merupakan salah seorang purnawirawan perwira tinggi (Pati) TNI Angkatan Udara. Ia pernah menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) hingga Panglima TNI.

Beberapa waktu setelah pensiun, Hadi Tjanjanto ditunjuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai Menteri Agraria Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN). Ia dilantik di Istana Negara pada 15 Juni 2022 menggantikan Sofyan Djalil.

Lantas siapakah sebenarnya sosok Hadi Tjahjanto ini? Simak ulasan riwayat pendidikan dan karier militernya berikut untuk mengenalnya lebih jauh.

Baca juga: Kapolda yang Aktif Bertugas di Pulau Sumatera, Nomor 3 Peraih Adhi Makayasa Akpol 1992

Riwayat Pendidikan Hadi Tjahjanto

Marsekal TNI (Purn) Dr (HC) Hadi Tjahjanto SIP lahir di Malang, Jawa Timur, 8 November 1963. Saat ini, usianya telah memasuki 60 tahun.

Mengutip laman Kementerian ATR/BPN, Hadi Tjahjanto merupakan anak pasangan Bambang Sudarto dan Nur Sa’adah. Hadi adalah putra pertama dari lima bersaudara.

Dalam riwayatnya, Hadi pernah mengenyam pendidikan umum hingga jenjang perguruan tinggi. Ia lulus SD pada 1976, SMP 1979, SMA 1982, serta kuliah S-1 pada 1997. Tak hanya itu, ia juga mengambil S-2 di Program Pascasarjana Magister Manajemen Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma Tahun Akademik 2017/2018.

Beralih ke militer, Hadi Tjahjanto mengawali pendidikan di Akademi Angkatan Udara (AAU) dan lulus 1986. Setelahnya, ia juga menyelesaikan sejumlah pendidikan lain, seperti Sekolah Penerbangan (1987), Sekolah Komando Kesatuan Angkatan Udara (1995), Sekolah Instruktur Penerbangan (1999), College Interarmes De Defence (Sesko Perancis), Sekolah Staf dan Komando TNI (2009) hingga PPSA Lemhannas RI (2015).

Riwayat Karier Militer Hadi Tjahjanto

Karier Hadi Tjahjanto di militer bermula setelah lulus dari AAU 1986. Waktu itu, ia ditugaskan di Skadron Udara 4 Pangkalan Udara Abdul Rachman Saleh, Malang, Jawa Timur.

Pada 1993, Hadi mendapat tugas baru sebagai Kepala Seksi Latihan Skadron Udara 4 Pangkalan Udara Abdul Rachman Saleh. Beberapa waktu berselang, ia diangkat menjadi Komandan Flight Ops "A" Flightlat Skadron Udara 32 Wing Udara 2 Pangkalan Udara Abdul Rachman Saleh.

Setelah itu, Hadi beberapa kali mendapat kepercayaan untuk mengisi posisi lain. Di antaranya seperti Komandan Flight Skadron Pendidikan 101 Pangkalan Udara Adi Soemarmo (1997), Kepala Seksi Bingadiksis Dispers Lanud Adi Soemarmo (1998), Komandan Batalyon III Menchandra Akademi TNI (1998) hingga Instruktur Penerbangan Lanud Adi Sucipto (1999).

Memasuki 2000, Hadi mendapat kepercayaan menjadi Kepala Seksi Keamanan dan Pertahanan Pangkalan Dinas Operasi Lanud Adi Sucipto. Setelahnya, ia juga sempat ditunjuk menjadi Kepala Departemen Operasi Sekolah Komando Kesatuan Angkatan Udara (2004) hingga Kepala Dinas Personel Pangkalan Udara Abdul Rachman Saleh (2006).

Seiring waktu, karier militer Hadi Tjahjanto semakin mencorong. Pada 2010, ia mendapat promosi menjadi Komandan Pangkalan Udara (Danlanud) Adi Sumarmo.

Setelah itu, Hadi juga mendapat kesempatan untuk bertugas di luar TNI AU. Tercatat, ia pernah menjadi Perwira Bantuan I/Rencana Operasi TNI (2011) dan Sekretaris Militer Kementerian Sekretaris Negara (2011) hingga Direktur Operasi dan Latihan Badan SAR Nasional (2011-2013).

Sekitar 2013, Hadi mendapat tugas baru sebagai Kepala Dinas Penerangan Angkatan Udara (Kadispenau). Sejalan dengan posisi barunya, Hadi pecah bintang satu menjadi Marsekal Pertama (Marsma).

Beberapa waktu menjabat Kadispenau, Hadi mendapat promosi menjadi Danlanud Abdul Rachman Saleh (2015). Namun, posisi tersebut hanya sebentar ditempati karena dirinya mendapat mandat baru sebagai Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres).

Posisi tersebut turut mengerek nama Hadi Tjahjanto dengan kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi. Kali ini, pangkatnya menjadi Marsekal Muda atau Marsda (bintang 2).

Kariernya semakin moncer ketika ditunjuk menjadi Irjen Kemhan pada November 2016. Sejalan dengan tugas barunya ini, Hadi resmi menyandang pangkat Marsekal Madya (Marsdya) atau setara bintang 3.

Pada awal 2017, Hadi mendapat kepercayaan untuk mengisi jabatan KSAU dan naik pangkat menjadi Marsekal (bintang 4). Waktu itu, ia menggantikan Agus Supriatna yang telah masuk masa pensiun.

Puncak karier militer Hadi Tjahjanto didapat ketika diangkat menjadi Panglima TNI. Menggantikan Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, ia menjabat untuk periode 2017-2021.

Setelah pensiun, Hadi juga mendapat kepercayaan menjadi Menteri ATR/BPN. Ia dilantik oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 2022.

Demikianlah ulasan mengenai riwayat pendidikan dan karier militer Marsekal TNI (Purn) Hadi Tjahjanto, eks Panglima TNI yang menjadi Menteri di pemerintahan Presiden Jokowi.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Panglima TNI Lantik...
Panglima TNI Lantik 1.737 Perwira Baru di Akmil Magelang
5 Pangdam Lulusan Akmil...
5 Pangdam Lulusan Akmil 1997 Teman Satu Angkatan Danpaspampres Mayjen Edwin Adrian Sumantha
Kelakar Prabowo soal...
Kelakar Prabowo soal Nama Panglima TNI dan Kapolri: Susah Diganti
5 Jenderal dengan Karier...
5 Jenderal dengan Karier Paling Moncer hingga Menjadi Panglima TNI
Jabat Wakil Kepala BGN,...
Jabat Wakil Kepala BGN, Mayjen Trenggono Ajukan Pensiun Dini dari TNI
Profil Mayjen TNI Trenggono,...
Profil Mayjen TNI Trenggono, Jenderal Jebolan Akmil 1993 yang Kini Jabat Wakil Kepala BGN
PB LEMKARI Gelar Kongres...
PB LEMKARI Gelar Kongres Luar Biasa 2026, Sempurnakan Nama dan Logo Organisasi
Dari Dunia Usaha ke...
Dari Dunia Usaha ke Politik, Jejak Pengabdian Yulius Aho untuk Kalbar
Dari Penyidik KPK hingga...
Dari Penyidik KPK hingga Dirreskrimum Polda NTT, Jejak Karier Kombes Sigit Haryono
Rekomendasi
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Jadi Navigasi Pembangunan Nasional
87 Warga Aceh Tamiang...
87 Warga Aceh Tamiang Dapat Layanan Dokter Spesialis Gratis dalam Milad ke-24 BSMI
Gol Jonathan Tah Dibatalkan,...
Gol Jonathan Tah Dibatalkan, VAR Rampas Mimpi Jerman?
Berita Terkini
Sampaikan Amanah Prabowo,...
Sampaikan Amanah Prabowo, Wamenhaj Salurkan Bantuan untuk Jemaah Haji asal Aceh yang Terlilit Utang
PKS Targetkan 2 Kali...
PKS Targetkan 2 Kali Lipat Legislator Muda di Senayan pada 2029
Histeria Ojol dan Kerentanan...
Histeria Ojol dan Kerentanan Ekstrem Pekerja 'Gig Economy'
Nadiem Makarim Hadapi...
Nadiem Makarim Hadapi Sidang Putusan Kasus Chromebook Hari Ini
MK Putuskan Pembayaran...
MK Putuskan Pembayaran Dana Pensiun Sukarela Bisa Dilakukan Sekaligus atau Berkala
Program Magang Nasional...
Program Magang Nasional 2026 Dibuka, 150 Ribu Lulusan Ikut Magang Bareng Seskab Teddy
Infografis
Profil Djamari Chaniago,...
Profil Djamari Chaniago, Mantan Pangkostrad yang Dilantik Jadi Menko Polkam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved