UBK Ajak Perguruan Tinggi Kawal Pemilu 2024 yang Adil dan Bermartabat

Senin, 05 Februari 2024 - 21:22 WIB
loading...
UBK Ajak Perguruan Tinggi...
Sivitas akademika Universitas Bung Karno (UBK) mengeluarkan petisi yang menyerukan pelaksanaan Pemilu 2024 adil, jujur, dan bermartabat. Foto: Ist
A A A
JAKARTA - Sivitas akademika Universitas Bung Karno (UBK) mengeluarkan petisi yang menyerukan pelaksanaan Pemilu 2024 adil, jujur, dan bermartabat.

Dalam petisi yang dikeluarkan pada Senin, 5 Februari 2024, UBK mengkritik demokrasi liberal yang menurut mereka merusak tatanan berbangsa dan bernegara serta menggerus nilai-nilai nasionalisme dan sosio demokrasi.

UBK menilai demokrasi liberal kapitalistik telah melahirkan penindasan politik, ekonomi, sosial, dan budaya. UBK juga menyoroti kedaulatan rakyat tergadaikan dan demokrasi yang tidak berujung pada keadilan, kemakmuran, dan kesejahteraan.

Baca juga: Sivitas Akademika Universitas Padjadjaran Kritik Kualitas Demokrasi Era Jokowi

“Sebagai kampus penyambung lidah rakyat sivitas akademika Universitas Bung Karno mengajak sivitas akademika perguruan tinggi di seluruh tanah air untuk merapatkan barisan guna mengawal pelaksanaan Pemilu 2024 yang adil, jujur, dan bermartabat,” bunyi petisi tersebut.

UBK juga menyampaikan sejumlah tuntutan kepada pemerintah, lembaga negara, penyelenggara pemilu, lembaga peradilan, dan masyarakat Indonesia terkait Pemilu 2024.

UBK menuntut agar pemerintah berjalan demokratis dan tidak menyimpang dari nilai-nilai Pancasila, serta tidak menyalahgunakan kekuasaan dan memanfaatkan sumber daya negara untuk kepentingan politik praktis.

UBK juga menuntut seluruh aparatur negara termasuk Badan Intelijen Negara (BIN), aparat hukum (TNI/Polri), dan birokrasi bersikap netral, jujur, adil, bagi semua kelompok dan golongan.

Kemudian, UBK menuntut DPR dan DPD aktif melakukan fungsi pengawasan dalam proses demokrasi. KPU, Bawaslu, DKPP, serta organ yang berada di bawahnya bersikap independen demi terlaksananya Pemilu 2024 jujur dan adil.

UBK juga menolak praktik politik uang dan sejenisnya dan penyalahgunaan kekuasaan dalam kontestasi Pemilu 2024 serta mengedepankan politik gagasan dan edukasi politik mencerdaskan rakyat.

UBK juga mengajak masyarakat Indonesia untuk terlibat secara partisipatif dalam memastikan pemilihan umum berjalan secara jujur, adil, dan aman serta bermartabat demi terwujudnya pemerintahan yang legitimate.

Rektor UBK Didik Suhariyanto mengatakan, petisi tersebut merupakan bentuk kepedulian UBK terhadap nasib bangsa dan negara. UBK ingin berkontribusi dalam menjaga demokrasi yang sesuai dengan karakteristik Indonesia.

“Kami ingin menyuarakan aspirasi rakyat yang menginginkan Pemilu 2024 adil dan bermartabat. Kami ingin Pemilu 2024 tidak hanya menjadi ajang perebutan kekuasaan, tapi juga menjadi momentum memperbaiki kondisi bangsa dan negara yang saat ini mengalami krisis multidimensi,” ujar Didik, Senin (5/2/2024).

Dia menambahkan UBK siap bekerja sama dengan perguruan tinggi lain yang memiliki visi sama dalam mengawal Pemilu 2024. Dia berharap petisi UBK dapat menjadi inspirasi bagi seluruh elemen bangsa untuk berpartisipasi dalam proses demokrasi.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Indonesia Kompeten 2045,...
Indonesia Kompeten 2045, Wamenaker Dorong Kampus Perkuat Sertifikasi Kompetensi
Refleksikan Cita-cita...
Refleksikan Cita-cita Bung Karno, PDIP Minta Pemerintah Wujudkan Keadilan Hukum dan Ekonomi
Prabowo Kenang Hari...
Prabowo Kenang Hari Lahir Soekarno Lewat Potret Sang Proklamator
Pancasila Lahir Bukan...
Pancasila Lahir Bukan dari Ruang Kosong, Presiden: Sebuah Konsensus Agung
Buku Sejarah Gerakan...
Buku Sejarah Gerakan Mahasiswa Diluncurkan, Rekam Perjuangan Sebelum Reformasi 1998
Prabowo: Bung Karno...
Prabowo: Bung Karno Bukan Milik Satu Partai
President University...
President University Tembus 165 Besar Dunia di WURI 2026
Unika Atma Jaya Luncurkan...
Unika Atma Jaya Luncurkan Ijazah Digital Berbasis Blockchain
Forum Kebijakan Kita...
Forum Kebijakan Kita di UGM Dorong Mahasiswa Aktif Kawal Demokrasi dan Pendidikan
Rekomendasi
3 Mantan Kapolda Jabar...
3 Mantan Kapolda Jabar yang Duduk di Kabinet Prabowo, 1 di Antaranya Wakapolri
Profil Julian Quinones,...
Profil Julian Quinones, Pencetak Gol Pertama di Piala Dunia 2026
Dhoho International...
Dhoho International Airport Jadi Gerbang Baru Wisata Selatan Jawa Timur
Berita Terkini
World Giving Report...
World Giving Report 2026: Donasi Global Turun, Indonesia Bertahan di Atas Rata-rata Dunia
Bareskrim Tangkap Kartel...
Bareskrim Tangkap Kartel Narkoba Asal Australia sebelum Terbang dengan Jet Pribadi
Dewan Pers dan Konstituen...
Dewan Pers dan Konstituen Matangkan Usulan Pengaturan Karya Jurnalistik dalam RUU Hak Cipta
Mensesneg Sebut Bakal...
Mensesneg Sebut Bakal Ada Pengurangan Anggaran MBG
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved