Dukung RUU Cipta Kerja, NasDem Beberkan Sejumlah Fakta

Rabu, 12 Agustus 2020 - 18:26 WIB
loading...
Dukung RUU Cipta Kerja,...
Massa dari Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menggelar aksi damai menolak Omnibus Law RUU Cipta Kerja, di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (3/8/2020). NasDem tegas mendukung RUU Cipta Kerja. Foto/SINDOphoto/Yulianto
A A A
JAKARTA - Partai NasDem tegas mendukung RUU Cipta Kerja Omnibus Law. Banyak alasan mengapa Nasdem mendukung RUU tersebut.

Saat ini RUU tersebut tengah digodok di DPR setelah diusulkan oleh pemerintah beberapa bulan lalu. “Ya kita pasti dukung RUU Cipta Kerja Omnibus Law. Inikan program pemerintah yang banyak gunanya untuk mempermudah investasi di Indonesia. Pasti kita dukung program itu. Jangan khawatir,” kata Ketua Fraksi Partai Nasdem di DPR RI, Ahmad Ali kepada wartawan, Rabu (12/08/2020).

Menurut Ahmad Ali, Omnibus Law adalah RUU yang dibuat pemerintah untuk membuat ease of doing bussines di Indonesia semakin baik. “Jika banyak investasi di Indonesia, maka akan semakin banyak tenaga kerja yang bisa diserap,” ujarnya. (Baca juga: DPR dan Serikat Buruh Bentuk Tim Bersama Bahas Klaster Ketenagakerjaan RUU Ciptaker)

Sebagai partai pendukung pemerintah dan tergabung dalam koalisi pemerintah, Nasdem akan selalu mendukung program-program pemerintahan Jokowi. Apalagi program yang diusung ditujukan untuk membuat lapangan kerja yang lebih banyak. (Baca juga: Gairahkan Sektor Padat Karya, Serapan Tenaga Kerja IHT Capai 6,4%)

Tentang pro dan kontra atau adanya beberapa silang pendapat diantara beberapa organisasi buruh, Ahmad Ali melihat sebagai dinamika yang muncul di masyarakat. Selama ini memang ada sejumlah pasal yang dipertanyakan organisasi buruh menyangkut perlindungan tenaga kerja.

Namun pasal- pasal tersebut juga sudah dibahas dengan melibatkan organisasi dan perwakilan buruh serta anggota parlemen.“Kami mendorong teman-teman di Nasdem mendukung ini,” tuturnya.

Dia juga menilai Omnibus Law dapat menyehatkan iklim investasi yang ada di Indonesia bahwa menjadi solusi untuk menghadapi krisis global pasca pandemi Covid-19 saat ini. "Bagi kami di Fraksi Partai Nasdem Omnibus law merupakan jalan keluar yang paling tepat dilakukan pemerintah dan solusi menghadapai krisis ekonomi secara global pasca pandemi. RUU Ciptaker ini menjadi jawaban yang tepat," tuturnya.

Menurut Ali, ada banyak alasan-alasan mengapa NasDem mendukung pemerintah mendorong Omnibus Law. Misalnya tumpang tindihnya persoalan regulasi selama ini, perlunya penyederhaan birokrasi agar mempermudah perizinan investasi. “Menyehatkan iklim investasi juga harus menjadi perhatian,” katanya.

Untuk itu, pembahasan Omnibus Law memang perlu segera diselesaikan karena menjadi terobosan ekonomi secara nasional dan harus direspon secara cepat. "Fokus utama dalam pembahasan RUU tersebut bagaimana bertujuan menyehatkan iklim investasi dengan kemudahan perizinan yang ada dalam RUU Ciptaker," imbuhnya.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Evaluasi Harga BBM Non-Subsidi Pascaanjloknya Harga Minyak Dunia
Singgung Peran KPRP,...
Singgung Peran KPRP, Pakar: Kritik Mahfud MD Terhadap UU Polri Sangat Aneh
Pakar Hukum: Pernyataan...
Pakar Hukum: Pernyataan Mahfud MD Soal UU Polri Abaikan KPRP Membingungkan
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Perkuat Gerak Pelayanan,...
Perkuat Gerak Pelayanan, PKB Jabar Gelar PKBFest
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Kaesang Kaget Foto Jokowi...
Kaesang Kaget Foto Jokowi Lebih Banyak di Rakorwil PSI Kaltim
Bidik Penguatan Basis...
Bidik Penguatan Basis Distrik, Wakil Bupati Yan Kiraklak Resmi Pimpin DPD Partai Perindo Yalimo
Ratusan Mahasiswa Trisakti...
Ratusan Mahasiswa Trisakti Bergerak dari Tugu 12 Mei Reformasi Menuju Gedung DPR
Rekomendasi
IHSG Menghijau di Awal...
IHSG Menghijau di Awal Pekan, Pagi Ini Sentuh Level 6.217
Kartu Merah Piala Dunia...
Kartu Merah Piala Dunia 2026 Lampaui Edisi 2018 dan 2022
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
Berita Terkini
Keluar dari RS Polri,...
Keluar dari RS Polri, Roy Suryo Kepalkan Tangan, dr tifa Dipegang 2 Polisi
135.872 Jemaah Haji...
135.872 Jemaah Haji dan Petugas Telah Kembali ke Tanah Air
Stabilitas Harga Rupiah...
Stabilitas Harga Rupiah Pasca BI Rate Naik (Lagi)
Prabowo Minta Aset Negara...
Prabowo Minta Aset Negara Dikelola Maksimal untuk Masyarakat
Bos Blueray Cargo Jalani...
Bos Blueray Cargo Jalani Sidang Tuntutan Korupsi Bea Cukai Hari Ini
Kondisi Roy Suryo dan...
Kondisi Roy Suryo dan Dokter Tifa Belum Pulih, Refly Harun Ungkap Penyebabnya
Infografis
6 Fakta Garda Revolusi...
6 Fakta Garda Revolusi Iran, Pasukan Elite Pendukung Ali Khamenei
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved