alexametrics

BNPT dan Malaysia Perkuat Kerja Sama Penanggulangan Terorisme

loading...
BNPT dan Malaysia Perkuat Kerja Sama Penanggulangan Terorisme
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komisaris Jenderal Polisi Suhardi Alius. Foto/Istimewa
A+ A-
JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) terus menggalang kerja sama dengan negara-negara di kawasan Asia Tenggara untuk menaggulangi aksi terorisme.

Hal tersebut terungkap dalam pertemuan Kepala BNPT Komisaris Jenderal Polisi Suhardi Alius  dengan Director of Malaysia Special Branch/Pengarah Cawangan Khas yang baru, Commisioner Police Dato Abdul Hamid bin Bador, di Malaysia Special Branch Office Kompleks Bukit Aman, Kuala Lumpur, Malaysia.

Dalam pertemuan itu Kepala BNPT berharap kerja sama penanggulangan terorisme yang sudah terjalin baik selama ini lebih ditingkatkan.

“Tentunya dengan pertemuan ini kami berharap bahwa kerja sama penanggulangan terorisme yang baik antara kedua negara dapat lebih ditingkatkan agar lebih baik lagi di masa yang akan datang,” ujar Suhardi Alius dalam keterangan tertulisnya, usai pertemuan tersebut, Selasa 12 Juni 2018.

Dalam pertemuan tersebut, Suhardi menyampaikan ucapan selamat atas pelantikan Dato Hamid sebagai Director of Malaysia Special Branch. "Semoga tuan Dato Hamid dapat sukses dalam menjalankan tugas barunya ini," ucap mantan Kepala Badan Reserse Kriminal Polri ini.

Sementara itu, Dato Hamid mengatakan, hubungan kedua negara antara Malaysia dan Indonesia selama ini sudah sangat baik. Begitu juga dalam kerja sama penanggulangan terorisme.

“Diharapkan akan semakin baik lagi dan semakin mudah untuk melakukan koordinasi di antara kedua negara,” tuturnya.

Pertemuan tersebut diakhiri dengan saling bertukar cinderamata dan foto bersama. Dalam petemuan tersebut Kepala BNPT didampingi Direktur Bilateral BNPT, Brigadir Jenderal Polisi Kris Erlangga Adi Wijaya.
(dam)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak