Dewan Guru Besar UI Tetap Kritisi Pemerintah Jelang Pemilu 2024 Meski Ada Intimidasi

Jum'at, 02 Februari 2024 - 16:23 WIB
loading...
Dewan Guru Besar UI...
Ketua Dewan Guru Besar Universitas Indonesia (UI) Prof. Harkristuti Harkrisnowo. Foto/MPI/M Refi Sandi.
A A A
JAKARTA - Dewan Guru Besar Universitas Indonesia (U) hari ini menyuarakan keresahan mereka tentang hukum dan demokrasi di Indonesia jelang Pemilu 2024 .

Ketua Dewan Guru Besar Universitas Indonesia (UI) Prof. Harkristuti Harkrisnowo mengungkapkan sempat ada dugaan intimidasi dari seorang oknum saat hendak mengkritisi pemerintah era Presiden Joko Widodo (Jokowi) melalui pesan kebangsaan.

Ia menceritakan intimidasi diduga dari seorang alumni UI melalui aplikasi pesan Whatsapp (WA). Hal itu didasari ketidaksepakatan sikap UI yang sama seperti Universitas Gajah Mada (UGM) dan Universitas Islam Indonesia (UII)

Baca juga: Dewan Guru Besar UI: Jangan Rusak Demokrasi dengan Kepentingan Politik Sesaat dan Nepotisme

"Kami ada intimidasi juga, kami mendapat WA dari salah seorang mahasiswa kami (alumni Fakultas Hukum) yang mengatakan kecewa kenapa UI ikut UGM dan UII, karena kita bisa pergi ke pejabat berwenang untuk menyampaikan ide," kata Harkristuti kepada media di Halaman Rektorat UI, Depok, Jawa Barat pada Jumat (2/2/2024).

Harkristuti menambahkan intimidasi dilakukan alumnus diduga oknum aparat berseragam.

Baca juga: Guru Besar UI Soroti Negeri Kehilangan Kemudi Akibat Kecurangan dalam Perebutan Kekuasaan

"Kebetulan dia dari angkatan pakai seragam walau tak menyebut nama, tapi dia berusaha agar kita tidak melakukan saat ini," ujarnya.

Lebih lanjut, Harkristuti mengimbau mahasiswa generasi muda untuk berusaha melawan segala bentuk intimidasi yang terjadi saat ini.

"Kami mengimbau mahasiswa generasi muda yang mereka belum mengetahui sejarah masa lalu perlu mengetahui bahwa Indonesia sudah lama berbenah menjadi negara demokratis," ujarnya.

"Saat ini mereka juga harus berusaha untuk memastikan bahwa itu yang akan terjadi di Indonesia, mereka harus melawan jika ada intimidasi," pungkasnya.bac
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Guru Besar Kedokteran...
3 Guru Besar Kedokteran Bakal Jadi Saksi Ahli Dokter Tifa
UI Sanksi 15 Mahasiswa...
UI Sanksi 15 Mahasiswa Fakultas Hukum terkait Pelecehan Chat Mesum, Skorsing 1-3 Semester
Produk Tembakau Alternatif,...
Produk Tembakau Alternatif, Guru Besar Unpad: Bukan Pintu Masuk bagi Non-Perokok
Update Kasus Pelecehan...
Update Kasus Pelecehan di FHUI: 16 Terlapor Diperiksa, Bukti Chat 2024–2026 Ditelaah
Guru Besar Universitas...
Guru Besar Universitas Jayabaya Tekankan Pentingnya Pergeseran Paradigma dalam Hukum Kepailitan
Pelecehan Verbal 16...
Pelecehan Verbal 16 Mahasiswa FHUI, Selly DPR: Miris Calon Praktisi tapi Nggak Paham Hukum
QS WUR 2027: UI Kembali...
QS WUR 2027: UI Kembali Jadi Universitas Terbaik di Indonesia, Bertahan di Top 200 Dunia
QS WUR 2027, Ini 20...
QS WUR 2027, Ini 20 Universitas Terbaik di Indonesia yang Masuk Peringkat Dunia
Rencana Aksi Lagi di...
Rencana Aksi Lagi di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ingin Dobrak Kemacetan Mobilitas Sosial
Rekomendasi
ONDA Bidik Kebutuhan...
ONDA Bidik Kebutuhan Renovasi Rumah dengan Sistem Terintegrasi
Gandeng Mitra Global,...
Gandeng Mitra Global, PT WCS Dorong Ekosistem Pertanian Berbasis Digital
Logo Koperasi dalam...
Logo Koperasi dalam Iklan Air Mineral Dinilai Bisa Membingungkan Konsumen
Berita Terkini
PAMA Group Tanam 2.000...
PAMA Group Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Pesisir Semarang: 'Jadi Benteng Alami dari Perubahan Iklim'
Buku Sang Arsitek Presisi...
Buku Sang Arsitek Presisi Polri Ulas Kepemimpinan Kapolri Listyo Sigit Prabowo
Dokter Tifa: Dakwaan...
Dokter Tifa: Dakwaan Jaksa Penuntut Umum Berisi Pasal Lemah
Dokter Tifa Mulai Disidang...
Dokter Tifa Mulai Disidang 2 Juli: Insya Allah Kami Siap
Gus Yaqut Sakit, KPK...
Gus Yaqut Sakit, KPK Bantarkan Penahanannya ke RS Polri Kramatjati
1 Lagi Calon Manajer...
1 Lagi Calon Manajer Kopdes Merah Putih Meninggal Dunia saat Latsarmil, Total 3 Orang
Infografis
10 Negara Tetap Pakai...
10 Negara Tetap Pakai Iron Dome Meski Dinilai Kurang Efektif
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved