OTT di Tulungagung dan Blitar, KPK Amankan Pimpinan Daerah

Rabu, 06 Juni 2018 - 23:51 WIB
OTT di Tulungagung dan...
OTT di Tulungagung dan Blitar, KPK Amankan Pimpinan Daerah
A A A
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di dua wilayah Jawa Timur (Jatim). Kali ini tim KPK menangkap beberapa pihak di Kabupaten Tulungagung dan Kota Blitar.

Seorang sumber internal Bidang Penindakan K‎PK membeberkan OTT itu. Kata dia, sejak beberapa hari lalu tim KPK diterjunkan ke Jawa Timur setelah sebelumnya KPK menerima informasi dan laporan dari masyarakat. Pada Rabu (6/6/2018) tim KPK dibagi beberapa bagian ke Kabupaten Tulungagung dan Kota Blitar.

Pada Rabu malam, setelah seluruh target terkunci dan terjadi dugaan transaksi atau serah terima uang, kemudian sejumlah pihak diciduk di Kabupaten Tulungagung dan Kota Blitar. Dari tangan para pihak, tim KPK sudah menyita uang sebagai barang bukti.‎

"Benar memang ada OTT di Kabupaten Tulungagung dan di Kota Blitar. Ada uang yang kita sita, masih kita hitung jumlahnya. ‎Dari para pihak itu ada kepala daerah dan pejabat dinas PU yang diamankan," ujar sumber tersebut kepada KORAN SINDO, Rabu (6/6/2018) malam.

Dia membeberkan, saat ini para pihak yang sudah ditangkap sedang menjala‎ni proses pemeriksaan di Polres setempat. Dari informasi awal, dugaan suap berhubungan proyek. Hanya saja, dugaan ini akan dipastikan saat para pihak diperiksa.

"Dugaan awalnya memang uang yang dikasi itu karena sudah dekat Lebaran Idul Fitri, ya buat kebutuhan THR (Tunjangan Hari Raya)‎. Nanti mereka (yang ditangkap) akan dibawa ke Jakarta setelah pemeriksaan di sana," katanya.

Sumber kedua membeberkan, saat penangkapan di Kota Blitar salah satunya yang diangkut adalah Wali Kota Blitar ‎periode 2016-2021sekaligus Ketua DPC PDIP Kota Blitar Muhammad Samanhudi Anwar.

"Ya ada MSA (Muhammad Samanhudi Anwar), Wali Kota Blitar," tegas sumber kedua.

Sementara itu, Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, dirinya belum bisa memberikan keterangan secara detil. Pasalnya Febri mesti mencari informasi dulu ke tim KPK.

"Nanti akan saya informasikan," ujar Febri saat dikonfirmasi.
(mhd)
Berita Terkait
KPK Prihatin Belasan...
KPK Prihatin Belasan Tahun OTT, Kepala Daerah Tak Kapok Korupsi
KPK Umumkan 3 OTT, 25...
KPK Umumkan 3 OTT, 25 Orang Ditangkap
Breaking News! KPK OTT...
Breaking News! KPK OTT Bupati di Tulungagung
Penjabat Wali Kota Pekanbaru...
Penjabat Wali Kota Pekanbaru Terjaring OTT KPK
Breaking News! KPK OTT...
Breaking News! KPK OTT Pejabat Pekanbaru Riau
KPK OTT Pejabat Daerah...
KPK OTT Pejabat Daerah di Kuansing Riau
Berita Terkini
Mahfud MD Ungkap Alasan...
Mahfud MD Ungkap Alasan KPK Harus Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah, Singgung Asas Konflik Kepentingan
3 Tersangka Kasus Suap...
3 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jatim Beri Rp6,9 M agar Dapat Jatah
Penjelasan Menteri PU...
Penjelasan Menteri PU Dody Hanggodo tentang Isu Tak Mau Salaman dengan Bawahan dan Pakai Private Jet
Kuntadi Jadi Jampidsus,...
Kuntadi Jadi Jampidsus, Yusril: Tugas Pokoknya Selesaikan Kasus Febrie Adriansyah
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Jaksa Agung Mutasi 8...
Jaksa Agung Mutasi 8 Kepala Kejaksaan Tinggi, Ada Kajati Aceh hingga Sulsel
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved