Kunjungi Rumah Pengasingan Banda Neira, Ganjar Kagum dengan Perjuangan Bung Hatta
Selasa, 30 Januari 2024 - 14:15 WIB
loading...
Calon presiden (capres) nomor urut 3 Ganjar Pranowo mengunjungi Pulau Banda Neira di Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku, Selasa (30/1/2024) pagi. Foto/MPI
A
A
A
JAKARTA - Calon presiden (capres) nomor urut 3 Ganjar Pranowo mengunjungi Pulau Banda Neira di Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku, Selasa (30/1/2024) pagi. Pada kesempatan itu, Ganjar turut mengunjungi rumah pengasingan Mohammad Hatta atau yang akrab disapa Bung Hatta.
Setibanya di rumah dengan pagar bercorak warna kuning itu, Ganjar langsung memasuki area ruang depan. Di sana, ia melihat satu per satu foto Bung Hatta yang terpampang di dinding bewarna putih.
Kemudian, Ganjar langsung masuk pada area tengah yang terbuka. Di situ, Ganjar melihat kamar Bung Hatta yang di dalamnya terdapat satu buah kasur lengkap ditutupi kelambu.
Baca juga: Kampanye di Banda Neira, Ganjar Diberi Buku dan Didoakan Terpilih Jadi Presiden
Setelah itu, Ganjar beranjak ke paviliun satunya lagi. Di paviliun itu, terdapat tujuh pasang meja dan bangku. Pada sisi lainnya, terdapat papan tulis bewarna hitam.
Tempat itu, digunakan Bung Hatta untuk mengajar sekolah bagi anak-anak pribumi setiap sore pada era kolonialisme Belanda. Di situ, Ganjar kagum dengan perjuangan Bung Hatta.
Setibanya di rumah dengan pagar bercorak warna kuning itu, Ganjar langsung memasuki area ruang depan. Di sana, ia melihat satu per satu foto Bung Hatta yang terpampang di dinding bewarna putih.
Kemudian, Ganjar langsung masuk pada area tengah yang terbuka. Di situ, Ganjar melihat kamar Bung Hatta yang di dalamnya terdapat satu buah kasur lengkap ditutupi kelambu.
Baca juga: Kampanye di Banda Neira, Ganjar Diberi Buku dan Didoakan Terpilih Jadi Presiden
Setelah itu, Ganjar beranjak ke paviliun satunya lagi. Di paviliun itu, terdapat tujuh pasang meja dan bangku. Pada sisi lainnya, terdapat papan tulis bewarna hitam.
Tempat itu, digunakan Bung Hatta untuk mengajar sekolah bagi anak-anak pribumi setiap sore pada era kolonialisme Belanda. Di situ, Ganjar kagum dengan perjuangan Bung Hatta.
Lihat Juga :