Istana Akui Jokowi Tak Ajak Mensos Risma saat Berikan Bansos, Begini Alasannya

Senin, 29 Januari 2024 - 21:38 WIB
loading...
Istana Akui Jokowi Tak...
Koordinator Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana. Foto/Raka Dwi Novianto
A A A
JAKARTA - Istana Kepresidenan mengakui Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak mengajak Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini saat membagikan bantuan sosial (bansos) beberapa waktu belakangan ini. Koordinator Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana memberikan menjelaskan.

Ari mengatakan bahwa bansos tersebut terkait cadangan pangan. Menurutnya, Presiden Jokowi lebih mengikutsertakan Bulog dan Badan Pangan Nasional.

"Karena terkait dengan cadangan pangan ya. Ada bulog dan badan pangan. Jadi lebih pada hal itu, termasuk juga mengecek mengenai keberadaan pangan di setiap daerah. Jadi yang diajak tentu berkaitan dengan itu," kata Ari dalam keterangannya, Senin (29/1/2024).

Ari menegaskan bahwa ketidakikutsertaan Mensos Risma bukan dikarenakan alasan status pada partai politik dalam hal ini PDIP. "Enggak, enggak ada status kepartaian," tegas Ari.

Ari mengatakan bahwa pemberian bansos merupakan bagian dari kebijakan afirmatif pemerintah kepada masyarakat. "Seperti yang sudah saya jelaskan sebelumnya bahwa bansos itu kan kebijakan afirmatif dari pemerintah menghadapi situasi tertentu ya. Terutama saat ini kita berhadapan dengan fenomena El Nino,” katanya.

Dia menuturkan, fenomena El Nino ini menimbulkan dampak di mana musim tanam dan juga musim panen akan bergeser. “Dampaknya tentu pada kesulitan untuk mendapatkan bahan-bahan pokok terutama beras ya. karena memang situasi iklimnya tidak memungkinkan," kata Ari.

Alasan lainnya, kata Ari, situasi global saat ini mengakibatkan harga pangan menjadi naik. Hal tersebut akan memberikan beban kepada masyarakat, dan katanya, salah satu caranya pemerintah memberikan dengan membagikan bansos.

"Karena memang kelompok-kelompok sosial yang berada di lapisan bawah memang harus dibantu dalam menghadapi situasi yang sulit ini. Jadi ini sebenarnya kebijakan afirmatif pemerintah yang sumber dananya dari APBN, anggaran pendapatan belanja negara yang juga dari rakyat juga," ungkapnya.

Diketahui, pemerintah memberikan bantuan pangan berupa beras seberat 10 kilogram per bulan kepada sekitar 22 juta penerima manfaat. Bantuan tersebut akan diterima hingga Juni 2024 dan bisa diperpanjang jika anggaran negara mencukupi.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Silmy Karim dan Dadan...
Silmy Karim dan Dadan Hindayana Terjerat Korupsi, Istana Hormati Proses Hukum
Kepala BGN Diganti,...
Kepala BGN Diganti, Istana Pastikan Program MBG Tidak Terganggu
Istana soal Polemik...
Istana soal Polemik 1.098 Sapi Kurban Presiden: Bantuan Pemerintah ke Masyarakat
Besok Prabowo Hadiri...
Besok Prabowo Hadiri Rapat Paripurna DPR, Istana: Momentum Menyatukan Pandangan
Ratusan Pelajar dan...
Ratusan Pelajar dan Mahasiswa Antusias Ikuti Istana untuk Anak Sekolah
Prabowo Instruksikan...
Prabowo Instruksikan Sinkronisasi Data Bansos, 88 Daerah Jadi Prioritas Pengentasan Kemiskinan
Digitalisasi Bansos...
Digitalisasi Bansos Diperluas ke 42 Daerah Mulai Juni 2026, Begini Penjelasan Komdigi
Belanja Pemerintah per...
Belanja Pemerintah per Januari 2026 Tembus Rp227,4 Triliun, Buat Apa?
Penerima Bansos 2026...
Penerima Bansos 2026 Wajib Tahu! Ini Penjelasan Desil yang Jadi Penentu Kelayakan Bantuan
Rekomendasi
Norwegia Lolos ke 16...
Norwegia Lolos ke 16 Besar usai Singkirkan Pantai Gading 2-1
5 Putusan Rasulullah...
5 Putusan Rasulullah SAW tentang Hak Asuh Anak Setelah Perceraian
Tak Hanya Andalkan Teknologi,...
Tak Hanya Andalkan Teknologi, KAI Bangun Loyalitas via Pelayanan Berkualitas
Berita Terkini
Pastikan Jokowi Hadiri...
Pastikan Jokowi Hadiri Sidang Roy Suryo dan Dokter Tifa, Andi Azwan: untuk Buktikan Keaslian Ijazah
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: JPU Abaikan Sejumlah Laporan Pelapor dalam Dakwaan
Presiden Prabowo Jadi...
Presiden Prabowo Jadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Bhayangkara di Cikeas
Badan Siber PP GP Ansor...
Badan Siber PP GP Ansor Kritik Ketertutupan Pembahasan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber
OTT Kuansing, Bupati...
OTT Kuansing, Bupati Suhardiman Amby dan Sekda Zulkarnain Menyerahkan Diri ke KPK
Apartemen Disita Jelang...
Apartemen Disita Jelang Sidang Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Buka Suara
Infografis
3 Negara yang Teguh...
3 Negara yang Teguh Tak Akui Taiwan, Salah Satunya Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved