BNPB Catat 178 Kali Kejadian Bencana hingga Akhir Januari 2024, Didominasi Cuaca Ekstrem
Senin, 29 Januari 2024 - 18:09 WIB
loading...
A
A
A
“Apakah dalam bahasa masyarakatnya disebut angin puting beliung, angin kencang dan lain-lain. Pada dasarnya ini bisa disertai hujan bisa didahului hujan atau tidak disertai hujan sama sekali. Jadi ada beberapa tipe kejadian angin cuaca ekstrem ini,” jelasnya.
Sementara itu, Aam mengatakan secara spasial kejadian bencana di Sumatera masih dominan banjir, di Riau juga masih ada dampak banjir dan ikutannya. “Kemudian sempat kering banjir di beberapa tempat yang sudah sempat dikunjungi juga oleh Bapak Kepala BNPB, ini kemudian tergenang lagi. Di Aceh juga demikian Sumatera Utara sampai Bengkulu,” paparnya.
Selanjutnya, kata Aam, paling signifikan terlihat ada di Jawa yakni kejadian cuaca ekstrem. “Jawa kita lihat kalau dari jenis bencananya paling signifikan itu adalah cuaca ekstrem. Nah ini menjadi fokus bahasan kita di minggu ini sangat banyak dan merata di seluruh provinsi ya Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur meskipun ada kejadian banjir ada tanah longsor tapi yang paling dominan di sini adalah cuaca ekstrem.”
Baca juga: Rasakan Kepedihan Korban Bencana Longsor, Caleg Partai Perindo Teteskan Air Mata
“Nah, cuaca ekstrem ini sebenarnya meskipun kejadiannya itu tiba-tiba dan biasanya tidak berlangsung lama, paling-paling mungkin sekitar 1 menit, 2 menit, atau maksimal 5 menit kemudian selesai. Meskipun kalau biasanya itu disertai atau pada saat hujan itu bisa lebih lama,” pungkasnya.
Sementara itu, Aam mengatakan secara spasial kejadian bencana di Sumatera masih dominan banjir, di Riau juga masih ada dampak banjir dan ikutannya. “Kemudian sempat kering banjir di beberapa tempat yang sudah sempat dikunjungi juga oleh Bapak Kepala BNPB, ini kemudian tergenang lagi. Di Aceh juga demikian Sumatera Utara sampai Bengkulu,” paparnya.
Selanjutnya, kata Aam, paling signifikan terlihat ada di Jawa yakni kejadian cuaca ekstrem. “Jawa kita lihat kalau dari jenis bencananya paling signifikan itu adalah cuaca ekstrem. Nah ini menjadi fokus bahasan kita di minggu ini sangat banyak dan merata di seluruh provinsi ya Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur meskipun ada kejadian banjir ada tanah longsor tapi yang paling dominan di sini adalah cuaca ekstrem.”
Baca juga: Rasakan Kepedihan Korban Bencana Longsor, Caleg Partai Perindo Teteskan Air Mata
“Nah, cuaca ekstrem ini sebenarnya meskipun kejadiannya itu tiba-tiba dan biasanya tidak berlangsung lama, paling-paling mungkin sekitar 1 menit, 2 menit, atau maksimal 5 menit kemudian selesai. Meskipun kalau biasanya itu disertai atau pada saat hujan itu bisa lebih lama,” pungkasnya.
(kri)
Lihat Juga :