Di Hadapan Masyarakat Deli Serdang, Ganjar Komitmen Sikat Korupsi dan Sejahterakan Petani Sawit
Minggu, 28 Januari 2024 - 19:19 WIB
loading...
Capres Ganjar Pranowo berorasi dalam Hajatan Rakyat yang digelar di Lapangan Astaka Pancing, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Minggu (28/1/2024). FOTO/MPI/DINAR FITRA
A
A
A
DELI SERDANG - Gelaran bertajuk Hajatan Rakyat bersama Ganjar Pranowo di Lapangan Astaka Pancing, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Minggu (28/1/2024), tak kalah ramai dengan kota lain. Puluhan ribu warga tampak antusias saat menyambut kedatangan calon presiden (capres) nomor urut 3 itu.
Warga meneriakkan dukungan sambil mengangkat tiga jari, mengiringi Ganjar saat naik ke panggung utama. Banyak dari mereka mengabadikan momen itu dengan kamera ponselnya. Di hadapan ribuan pendukungnya, mantan Gubernur Jawa Tengah dua periode itu menyatakan komitmennya untuk memberantas korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN). Ia juga menggelorakan semangat menjaga demokrasi.
"Maka tugas kita adalah menjalankan pemerintahan yang baik itu yang pertama; sikat KKN, sikat korupsi, sikat kolusi, sikat nepotisme. Kita kawal demokrasi ini dengan baik, yang berikutnya berikan layanan kepada masyarakat yang terbaik agar pendidikannya baik, kesehatannya baik, dan rakyat mencari pekerjaan dengan mudah," kata Ganjar.
Selain itu, Ganjar bersama Mahfud MD akan terus memperjuangkan kemajuan pertanian kelapa sawit. Ada tiga poin yang akan dilakukan untuk mewujudkan Indonesia sebagai produsen sawit terbesar dunia. Pertama, implementasi tentang pemanfaatan undang-undang reformasi agraria harus dijalankan secara optimal, serta membereskan masalah kepastian lahan sawit.
"Kami juga mendapatkan masukan dari para petani sawit mereka berharap reforma agraria jalan, memastikan status tanahnya, sehingga tidak berkonflik berkepanjangan," kata Ganjar.
Kedua, memproteksi harga tandan buah segar (TBS) untuk mencegah penurunan harga yang dilakukan secara sepihak oleh perusahaan perkebunan pemilik pabrik kelapa sawit (PKS). Selain itu, perlindungan memang sudah menjadi kewajiban pemerintah bersamaan dengan pemberdayaan masyarakat.
Warga meneriakkan dukungan sambil mengangkat tiga jari, mengiringi Ganjar saat naik ke panggung utama. Banyak dari mereka mengabadikan momen itu dengan kamera ponselnya. Di hadapan ribuan pendukungnya, mantan Gubernur Jawa Tengah dua periode itu menyatakan komitmennya untuk memberantas korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN). Ia juga menggelorakan semangat menjaga demokrasi.
"Maka tugas kita adalah menjalankan pemerintahan yang baik itu yang pertama; sikat KKN, sikat korupsi, sikat kolusi, sikat nepotisme. Kita kawal demokrasi ini dengan baik, yang berikutnya berikan layanan kepada masyarakat yang terbaik agar pendidikannya baik, kesehatannya baik, dan rakyat mencari pekerjaan dengan mudah," kata Ganjar.
Selain itu, Ganjar bersama Mahfud MD akan terus memperjuangkan kemajuan pertanian kelapa sawit. Ada tiga poin yang akan dilakukan untuk mewujudkan Indonesia sebagai produsen sawit terbesar dunia. Pertama, implementasi tentang pemanfaatan undang-undang reformasi agraria harus dijalankan secara optimal, serta membereskan masalah kepastian lahan sawit.
"Kami juga mendapatkan masukan dari para petani sawit mereka berharap reforma agraria jalan, memastikan status tanahnya, sehingga tidak berkonflik berkepanjangan," kata Ganjar.
Kedua, memproteksi harga tandan buah segar (TBS) untuk mencegah penurunan harga yang dilakukan secara sepihak oleh perusahaan perkebunan pemilik pabrik kelapa sawit (PKS). Selain itu, perlindungan memang sudah menjadi kewajiban pemerintah bersamaan dengan pemberdayaan masyarakat.
Lihat Juga :