Gibran: Indonesia Punya Energi Luar Biasa, Energi Anak Muda
Minggu, 28 Januari 2024 - 17:10 WIB
loading...
A
A
A
Komitmen Gibran kedua adalah mendorong hilirisasi digital. Menurutnya, generasi muda yang hidup di tengah disrupsi teknologi menjadi kelompok masyarakat yang paling diuntungkan dari perkembangan zaman.
“Hilirisasi membuka peluang sangat besar bagi masyarakat Indonesia. Dengan hilirisasi kita akan memiliki peran strategis dalam rantai pasok dunia. Hilirisasi anak muda yang ahli di bidang data scientist, artificial intelligence, video game designer, UX designer, blockchain engineer, cyber security, robotic engineer, fintech. Hilirisasi bisa menciptakan hingga 19 juta lapangan kerja. Ini adalah peluang yang sangat luar biasa, khususnya bagi generasi milenial dan Gen Z,” beber Gibran.
Hal terakhir yang Gibran sampaikan kepada anak muda Indonesia adalah pembangunan infrastruktur. Menurut dia, pengembangan sumber daya manusia (SDM) menjadi kunci agar Indonesia bisa menikmati puncak bonus demografi dari 2030 hingga berakhir pada 2045.
Infrastruktur yang dimaksud Gibran terbagi menjadi dua, yaitu infrastruktur sosial dan infrastruktur fisik. Tujuan akhir dari infrastruktur sosial adalah terciptanya ekosistem yang mampu menekan angka stunting, yang berarti target dari kebijakan ini adalah para perempuan, ibu-ibu, dan anak-anak.
“Surplus sumber daya manusia adalah berkah untuk bangsa. Maka, kita perhatikan betul dari kebutuhan mendasar seperti makan siang dan susu gratis untuk ibu hamil, siswa, dan santri. Kesehatan gizi rakyat harus terpenuhi karena kita ingin menghindari stunting, terutama sejak dalam kandungan sampai usia 2 tahun,” ujar dia.
“Hilirisasi membuka peluang sangat besar bagi masyarakat Indonesia. Dengan hilirisasi kita akan memiliki peran strategis dalam rantai pasok dunia. Hilirisasi anak muda yang ahli di bidang data scientist, artificial intelligence, video game designer, UX designer, blockchain engineer, cyber security, robotic engineer, fintech. Hilirisasi bisa menciptakan hingga 19 juta lapangan kerja. Ini adalah peluang yang sangat luar biasa, khususnya bagi generasi milenial dan Gen Z,” beber Gibran.
Hal terakhir yang Gibran sampaikan kepada anak muda Indonesia adalah pembangunan infrastruktur. Menurut dia, pengembangan sumber daya manusia (SDM) menjadi kunci agar Indonesia bisa menikmati puncak bonus demografi dari 2030 hingga berakhir pada 2045.
Infrastruktur yang dimaksud Gibran terbagi menjadi dua, yaitu infrastruktur sosial dan infrastruktur fisik. Tujuan akhir dari infrastruktur sosial adalah terciptanya ekosistem yang mampu menekan angka stunting, yang berarti target dari kebijakan ini adalah para perempuan, ibu-ibu, dan anak-anak.
“Surplus sumber daya manusia adalah berkah untuk bangsa. Maka, kita perhatikan betul dari kebutuhan mendasar seperti makan siang dan susu gratis untuk ibu hamil, siswa, dan santri. Kesehatan gizi rakyat harus terpenuhi karena kita ingin menghindari stunting, terutama sejak dalam kandungan sampai usia 2 tahun,” ujar dia.
Lihat Juga :