alexametrics

Hilangkan Ketimpangan

KAHMI Siapkan Sejumlah Terobosan

loading...
KAHMI Siapkan Sejumlah Terobosan
KAHMI Siapkan Sejumlah Terobosan. (Ilustrasi).
A+ A-
JAKARTA - Korps Alumni HMI (KAHMI) menegaskan akan terus berjuang bagi ketimpangan kehidupan manusia. Tidak hanya di Indonesia, kepedulian KAHMI juga ditujukan untuk berbagai konflik di belahan dunia.

Presidium Majelis Nasional KAHMI Kamrusammad menegaskan, sikap KAHMI terhadap berbagai ketimpangan sektor kehidupan manusia sangat jelas. Seperti konflik Timur Tengah, telah melahirkan kesengsaraan rakyat berkepanjangan. Begitu juga konflik Rohingya me lahirkan krisis kemanusiaan.

”Hal ini yang membuat kami tidak bisa tinggal diam, sehingga harus mengambil sikap yang jelas dan tegas,” kata Kamrusammad dalam keterangan persnya kemarin.



Arah kebijakan KAHMI, yaitu melahirkan terobosan program inspiratif berupa KAHMI Preneur fokus pada penciptaan entrepreneur muda bidang ekonomi, KAHMI Care fokus pada pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang terdampak gizi buruk, KAHMI LAZIS yang bertugas menghimpun potensi alumni HMI untuk mengatasi kesenjangan sosial, KAHMI Institute untuk mempercepat pemerataan pendidikan berkualitas dan terjangkau, KAHMI LBH merupakan pelayanan, pelindungan, dan penegakan keadilan serta advokasi bagi yang tertindas hak-hak hukum.

”Jadi, KAHMI untuk kemanusiaan adalah reorientasi arak kebijakan organisasi dari elitis aristokrat menjadi publik service for humanity,” ujarnya.

Dia menegaskan, apa yang dilakukan KAHMI adalah membentuk sosial entrepreneur dengan tujuan membuat perubahan sosial, bukan membuat unit usaha.

Menurutnya, social entrepreneurship bukan melakukan kapitalisasi atas modal sosial untuk perubahan pendapatan ekonomi, melainkan memanfaatkan teknik bisnis untuk mencari solusi atas masalah sosial. ”Jadi, arahnya meningkatkan ekonomi masyarakat,” ujarnya. (Neneng Zubaidah)
(nfl)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak