Hasto: Ada Menteri PDIP Siap Angkat Koper dari Kabinet Jokowi tapi Ditahan Megawati demi Stabilitas
Selasa, 23 Januari 2024 - 20:08 WIB
loading...
Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto mengungkapkan, bahwa ada menteri dari PDIP siap mundur dari Kabinet Indonesia Maju Pemerintahan Jokowi. Foto/MPI/Jonathan Simanjuntak
A
A
A
JAKARTA - Sekjen DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto mengungkap ada menteri dari PDIP siap mundur dari Kabinet Indonesia Maju Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) . Hal itu berkaitan dengan situasi politik di tengah Pemilu 2024.
Kendati demikian, niat mundur itu harus urung dilakukan lantaran ditahan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Menurut Hasto, Megawati tidak menginginkan ada gangguan pada stabilitas pemerintahan.
"Jadi meskipun ada yang pernah mengatakan 'kami siap angkat koper', tapi buat Ibu (Megawati) stabilitas pemerintahan itu kan sangat penting," kata Hasto di kediaman Megawati, Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (23/1/2024).
Baca juga: Sangkal 15 Menteri Jokowi Mundur, Moeldoko: Kabinet Tetap Solid Bekerja
Sebaliknya, menurut Hasto, Megawati menginginkan menteri dari PDIP harus melihat kepentingan bangsa dan negara. Sehingga, kata dia, kerja nyata terhadap rakyat tidak boleh terganggu hanya karena kontestasi Pemilu.
"Karena ujung-ujungnya kan rakyat. Pemilu itu kan sudah biasa kita ikuti, setiap lima tahun. Sehingga yang penting adalah bagaimana meningkatkan kualitas Pemilu itu," ungkapnya.
"Menteri bertanggung jawab kepada rakyat, bangsa dan negara sebagai pembantu Presiden. Kepentingan rakyat akan diutamakan," tegas dia.
Kendati demikian, niat mundur itu harus urung dilakukan lantaran ditahan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Menurut Hasto, Megawati tidak menginginkan ada gangguan pada stabilitas pemerintahan.
"Jadi meskipun ada yang pernah mengatakan 'kami siap angkat koper', tapi buat Ibu (Megawati) stabilitas pemerintahan itu kan sangat penting," kata Hasto di kediaman Megawati, Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (23/1/2024).
Baca juga: Sangkal 15 Menteri Jokowi Mundur, Moeldoko: Kabinet Tetap Solid Bekerja
Sebaliknya, menurut Hasto, Megawati menginginkan menteri dari PDIP harus melihat kepentingan bangsa dan negara. Sehingga, kata dia, kerja nyata terhadap rakyat tidak boleh terganggu hanya karena kontestasi Pemilu.
"Karena ujung-ujungnya kan rakyat. Pemilu itu kan sudah biasa kita ikuti, setiap lima tahun. Sehingga yang penting adalah bagaimana meningkatkan kualitas Pemilu itu," ungkapnya.
"Menteri bertanggung jawab kepada rakyat, bangsa dan negara sebagai pembantu Presiden. Kepentingan rakyat akan diutamakan," tegas dia.